
"Mesum Endita mencubit pinggang suaminya
"Auw sakit sayang, tapi mesum sama istri sendiri gak apa kan. Arwan mengedipkan sebelah matanya menatap Endita.
"Ar ingat hati-hati kandungannya baru 8 Minggu. Kalian menunggu lama untuk sampai ke momen sebahagia ini, dokter Jenny mengingatkan.
"Iya kak Jen becanda.
"Udah Delapan Minggu aja kok aku gak rasa ya?
Endita berkata sambil mengelus perutnya.
"Itu tandanya anak ayah sayang banget sama bundanya jadi dia gak rewel gak mau nyusahin bundanya. kata Arwan mengelus perut istrinya sambil mengecup pucuk kepala Endita.
"Masih ada orang di sini, anda main nyosor saja dokter Arwan yang terhormat, Dokter Jenny berkata dengan gaya bahasa formal.
"Anda jangan iri dengan keromantisan kami dokter Jenny yang terhormat, jika anda menginginkan, panggil juga suami anda yang gantengnya kayak saya, tapi lebih gantengan saya sih, agar suami Anda datang kesini menemani anda, canda Arwan
"Hahahaha ada ada aja lu Ar PD amat lebih gantengan Laki gue dari pada lu, Jenny berkata sambil mengetok kepala adik iparnya dengan polpen yang di pegangnya.
"Udah ah... nih resep vitaminnya di tebus ya dan di minum teratur kata dokter Jenny menyerahkan resepnya ke Endita.
"Siap, makasih ya kak Jen. eh iya kak, jangan bocorin ini ke mama dan yang lain ya, kami mau buat surprise nanti bertepatan dengan anniversary pernikahan kami. Keta endita dengan wajah berbinar penuh bahagia
"Apa pun untuk Adek cantik ku ini. dokter Jenny berkata sambil mencolek hidung mancung Endita.
"Dijaga ya ponakan aunty ini, kata Jenny sambil mengelus perut Endita sesaat sebelum Endita keluar dari ruangan Dokter jenny.
"Pasti.... Makasih kak Jen kami permisi dulu pamit Endita.
Di luar ruangan para sahabat sudah sangat penasaran menunggu hasilnya.
Begitu pintu ruangan praktek dibuka...
"Bang Arwan gimana hasilnya.... Erina dan Riyanti menghampiri Arwan dan Endita sambil menarik-narik lengan baju Arwan.
"gak sabaran amat sih... Wani Piro tantang Arwan.
"Infonya entar aja ya soalnya... kata Endita sambil menundukkan wajahnya.
"En... sabar ya jangan sedih gitu dong hibur kedua sahabatnya.
__ADS_1
"Suatu saat pasti akan di kasih deh, jadi klu belum dapat sekarang, bikin aja teroooss gampang kan, kata Ricko sambil menepuk bahu Arwan
"Ngomong apa Sik kak Ricko gak liat tuh wajah Endita dan Bang Arwan sedih gitu, Dengan berbisik, dengan kesal Riyanti berkata sambil mencubit pinggang Ricko yang gak peka.
"Sakit Sayang... kata Ricko sambil mengusap pinggang nya.
" Sayang Sayang, pala lu peyang. Serius dikit Napa, jangan becanda terus. Riyanti berkata kesal dengan Ricko yang tidak mengerti becanda di saat kondisi saat ini.
"Cie udah sayang sayangan aja, padahal status masih di gantung kayak jemuran Erina.
"Elu lagi, apaan sih Er ikut-ikutan lagi becanda nya, Erina juga dapat semprotan maut dari Riyanti
"Iya maaf. Maafin kita ya Bang Arwan, Endita.
"Gak pa pa kok. bener kata Ricko, Kalau gagal, bikin lagi aja, masih banyak waktu dan kesempatan iya kan Sayang, Kata Arwan yang berkata sambil merengkuh pundak istrinya.
Endita hanya mengangguk dengan wajah yang di buat sesedih mungkin ngerjai teman-teman nya
"Yang sabar ya, kamu wanita kuat Ken juga memberi dukungan.
"Maafin aku ya bro semua akan indah pada waktunya Ricko berkata sambil menepuk bahu Arwan.
"Ya udah.. jangan sedih sedih lagi. sekarang kalian mau kemana, ikut pulang ke rumah gue atau mau pulang ke rumah masing-masing? Tanya arwan
"Sensi amat yang masih di gantungin balas Arwan sambil menunjuk lengan sahabatnya.
"Jo, jangan terlalu lama ngegantunin Ricko, Kasin dia anak baik walaupun dulu suka Gonta ganti pacar Arwan berkata sambil menepuk bahu Riyanti.
Riyanti hanya mengangguk.
Setelah itu mereka berpisah menuju ke tujuan masing-masing.
***
Suasan meriah dan ramai di kediaman Arwan Endita, sebenarnya Arwan dan Endhita akan melaksanakan syukuran 3 Tahun pernikahan sekaligus mengumumkan kepada semua keluarga besarnya kabar gembira atas kehamilan Endita yang sudah mereka tunggu beberapa tahun ini.
Endita dan Arwan tampil menawan dengan pakaian warna senada.
Acara di mulai dengan Pengajian dan doa bersama. Setelah itu Arwan mengumumkan pada semua orang, bahwa Endita sedang mengandung, hanya Arwan dan istrinya tidak memberi tahu keluarga besarnya bahwa Endita sedang hamil bayi kembar.
"Akhirnya kita jadi Eyang ya ayah Bunda dan ayah saling berpelukan sambil menangis haru.
__ADS_1
"Alhamdulillah Cucuku akan bertambah, mama Arwan gak kalah bahagia.
"Alhamdulillah akhirnya gak lama lagi kita punya ponakan Mak, kata Riyanti sambil memeluk Erina.
"Bener Jo kita mau punya ponakan, seneng nya.
Ricko dan Ken serta yang lainya gak kalah bahagia mendengar berita kehamilan Endita
"Kamu juga bisa kok sayang punya bayi sendiri, Aku dengan senang hati kok jadi partner kamu buat bayi, dan aku sudah siap menghalalkan kamu.
Ricko berbisik kearah Riyanti.
"Ngomong nya ya gak pake mikir, pake ngomong buat bayi segala lah, kata Riyanti sambil mencubit pinggang Ricko
"Aduh sakit Ri, kejam amat kata Ricko dengan wajah memelas.
"Kalau kak Ricko mau pulang dan ketemu sama mami dan papi kakak, aku siap di halalin kata Riyanti sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Baiklah aku akan segera pulang dan membawa mu menemui mami dan papi. sambil membalas kedipan Riyanti dan tersenyum hangat.
Riyanti ingin sekali agar Ricko pulang, karena dengar dari Arwan bahwa orang tua Ricko sangat merindukan Ricko, mami Ricko selalu meminta Ricko untuk pulang, tapi ricko keras kepala dan tidak mau pulang.
Riyanti bertekat harus bisa membawa Ricko pulang, walau sebenarnya Riyanti takut tidakendapat restu, jika harus bertemu dengan orang tua Ricko
Saat acara selesai yang lain pulang ke rumah masing-masing, hanya ayah dan bunda, mama, Erina, Riyanti, Ken, dan Ricko yang masih di rumah Arwan Endita. Sedangkan Kakak Arwan dan istrinya sudah pulang karena putri mereka sudah sangat lelah bermain.
"Sayang kenapa tidak memberi tau mereka kalau kita akan dapat 3 bayi sekaligus. Endita bertanya kepada suaminya
" Biar ini jadi kejutan yank... Cukup mereka tau kalau istri cantik ku hamil iya kan, sambil mendaratkan kecupan singkat di bibir istrinya.
"Apa an sih, entar ada yang liat.. kata Endita
Arwan hanya cuek bebek.
"Sayang... kok tamu kita masih ada yang belum datang ya kata Arwan ...
"Akan datang kok Bang tunggu aja, macet kali.
Siapa tamu yang di tunggu Arwan dan Endita?
Bersambung
__ADS_1
Maaf kemaren sempet Hiatus.... lagi banyak kerjaan.