TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)

TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)
54 Bukan hanya 1 tapi 3


__ADS_3

Di parkiran...


"Kalian mau kemana tanya Arwan menatap yang lain mengikutinya dari belakang persis seperti anak bebek yang mengikut induknya.


"Mau ikut kalian kerumah sakit kata Riyanti yang di angguki yang lain.


"Nagapain juga kalian ngikut kita ? tanya Arwan heran.


"Penasaran siapa tau si Bu Bos beneran hamil, beberapa hari ini di kampus lemah letih lesu lunglai, kata Riyanti dengan gaya yang sangat lebai membuat mereka semua tertawa.


"Bukan hanya itu, si bawel ini juga kelihatan semakin gembul, pipi semakin chubby, perut juga semaki menonjol, tapi menurutku sobat ku ini semakin cantik. Erina tak mau kalah memberi komentar sambil mengetuk jari di dagu sambil berjalan mengelilingi Endita.


"Apaan sih lu Er, ngeliat gue sampe segitunya, ngatain gue gembul lagi Endita seolah-olah marah dan memasang wajah bete.


"Abang aku di Katain gembul nanti Abang pasti ngelirik yang lebih kurus dan cantik dari aku kalau aku semakin gembul, aku harus dien.


Endita menggelayut manja ke suaminya, tapi awas aja kalau berani selingkuh, Endita berkata sambil memegang wajah membunuh.


"Kamu ngomong apa sih sayang, gak bakalan lah, eh kita mau di sini terus nih... ayuk segera kerumah sakit yang mau ikut ayuk.


"Mau gabung bareng mobil ku? tanya Arwan.


"Mana cukup Bambang, mobil lu mobil sport kecil banget. Ricko sewot dengan tawaran Arwan.


"Aku tadi bawa mobil sendiri bareng sama Jojo kata Erina.


"Ken Lu bawa mobil? Erina masih melanjutkan.


"Enggak tadi gue ikut numpang temen kesini, mobil gue lagi masuk salon perawatan bareng sama sopir. jawab Ken


"Kalau gitu lu sama di mobil gue aja, nih kuncinya Erina melempar kunci ke Ken yang dengan cekatan di tangkap oleh Ken.


"Kuy lah ayuk let's Goo kata Ken.


"Gue ikut lu kangen gue sama Ken, Riyanti berkata dengan santainya tanpa melihat bagaimana raut wajah Ricko yang sudah memerah menahan marah dan cemburu.


"Cie yang kangen sama gue. emang hanya Riri yang merindukan ketampanan gue, Endita sama Erina kagak? tanya Ken dengan santainya

__ADS_1


"Najis... kata Erina dan Endita bersamaan. sambil tertawa Arwan juga tertawa.


Yang lain tertawa, Ricko merana, cemburu buta, karena memang Ricko tak tau apa-apa, wajah Ricko berubah merah membara, sambil mengepalkan telapak tangannya.(asyik e 😁)


"Santai Rick, entar gue jelasin siapa Ken Arwan berbisik di samping Ricko sambil menepuk bahu sahabatnya.


Sementara yang lain menyaksikan perubahan raut wajah Ricko hanya tertawa.


"Emang lu Jo gak peka kata Arwan. noh sini ikut mobil calon laki lu.


"Bener kamu sama aku aja kata Ricko.


"Colon laki gue, emang gue udah Nerima lamaran kak Ricko? kata Riyanti.


"Au ..ah ayuk keburu kesorean nih. kata Endita lalu masuk ke mobil suaminya.


***


Rumah sakit


Jenny yang sekarang sudah menjadi dokter spesialis kandungan yang Arwan percaya memeriksa istrinya.


Arwan mengambil jurusan dokter kandungan juga saat kuliah, karena berharap dia lah yang akan merawat sendiri istrinya saat mengandung dan melahirkan, tapi nyatanya Arwan tidak mampu menerapkan ilmunya pada Cicak cantiknya istri kecil kesayangannya.


Jangankan memeriksa kandungan istrinya, Endita demam saja, Arwan harus memanggil dokter lain memeriksa istrinya.


"Kalian tunggu bentar di sini ya, atau mau nunggu di kantin juga boleh, aku yang traktir.


"Kita nunggu di sini saja. kata Riyanti yang di angguki oleh yang lain dengan memberi jempol tanda setuju.


"Kak Jen, aku takut takutnya aku penyakitan dan gak bisa ngasih bang Arwan keturunan kata Endita setelah duduk di kursi berhadapan dengan dokter Jenny.


Jenny hanya hanya tersenyum tadi pagi sudah Benyak mendengar cerita Arwan adik iparnya, yang mulai merasa kalau istrinya hamil namun belum yakin.


"Santai aja En jangan tegang, jangan setres. aku sama bang Alvin kurang lebih 6 tahun baru putri kecil kami lahir, pasti akan indah pada waktunya.


Dokter Jenny berkata sambil mengoleskan gel di perut bagian bawah Endita, sesaat setelah Endita berbaring.

__ADS_1


"Ar liat nih, atau kamu sendiri aja deh yang periksa istrimu, rugi sekolah kalau ilmunya beku. kata dokter Jenny sambil menyerahkan alatnya.


"Masya Allah Alhamdulillah kak Jen liat nih... kata Arwan memekik penuh kegembiraan Memberi tahu kakak iparnya yang sekaligus salah satu dokter kandungan andalan di rumah sakit milik nya.


"Kak Jenny aja yang periksa aku gak kuat kak, terharu banget gemeter pengen nangis. kata Arwan menyerahkan kembali alatnya ke dokter Jenny.


"Masya Allah, Alhamdulillah... Selamat ya En, Ar hanya itu yang bisa dokter jenny ucapkan.


"Kalian berdua apaan sih, kata Endita bingung. Endita tidak mengerti yang dia lihat di layar monitor.


"Sayang lihat nih, kamu hamil bukan hanya satu kantung janin tapi tiga kantung sekaligus, kata Arwan sambil memberi kecupan bertubi-tubi ke dahi dan wajah istrinya.


"Beneran sayang ada 3 bayi di rahim ku?


Tapi due bulan ini aku masih datang bulan, walau Memeng gak seperti biasanya datang bulan ku dua bulan terakhir ini hanya sedikit-sedikit dan hanya 2 hari saja.


"Dan aku juga kok gak muntah dan mual, hanya rasanya lemas saja, malah bawaannya laper Mulu.


"Sebenarnya memang kadang terjadi keluarnya bercak darah di awal kehamilan, dan biasanya hanya dalam kurun waktu singkat, yaitu sekitar satu atau dua hari saja, dan darah yang dikeluarkan juga tidak sebanyak pada saat datang bulan pada umumnya, Kondisi ini disebut Pendarahan implantasiĀ ini terjadi saat sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim dan masih banyak penyebabnya yang lain. Tapi untuk kondisi kehamilan mu Endita, ini tidak membahayakan untuk janin.


Tapi tetap saja harus berhati-hati, jangan stres, kurangi aktivitas berat, makan-makanan bergizi.


"Dan tidak semua ibu hamil mengalami morning sickness. Kata dokter Jenny serius menjelaskan, seperti pada pasien-pasien nya yang lain.


"Au ah... Enak banget lu Ar kok gue yang jelasin, tanya sama suami lu aja dia kan juga dokter kandungan, nyusahin banget sih lu Ar


Kata dokter Jenny kembali ke mode santai, setelah menyadari bahwa suami pasiennya adalah adik iparnya yang juga seorang dokter spesialis anak dan dokter spesialis kandungan namun ilmunya sebagai dokter kandungan tidak di terapkan, hanya spesialis anak saja yang dia terapkan di rumah sakit miliknya.


"Terimakasih kak Jen, iya nanti aku konsultasi pribadi sama Abang. iya kan sayang Endita menatap penuh cinta ke suaminya.


"Tapi gak gratis kalau Konsul ke Abang mah.


"Pelit amat, udah kaya juga masih itung-itungan sama bini sendiri. mau di beliin apa? Endita bertanya


"Gak mau apa-apa hanya mau makan kamu aja Doble nanti malam kata Arwan.


"Mesum Endita mencubit pinggang suaminya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2