TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)

TERNYATA DIA JODOHKU (Dokter Arwan & Endita)
Kerja keras


__ADS_3

"Percaya diri tingkat tinggi nih anak orang, untung tanteng, kagak ganteng gue lelepin ke laut lu kak Ricko biar dimakan hiu.... kata Riyanti bercanda untuk menetralkan perasaan canggung yang melanda hatinya.


Riyanti heran, ada apa dengan hatinya, biasanya dia tidak pernah merasakan gemuruh bagai ribuan petir di dalam hatinya, tapi kini saat mendapat pujian dari Ricko ia merasakan ada getar-getar aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


"Jangan ceburin gue kelaut dong Ri, entar gue mati penasaran. kata Ricko sambil menaik turunkan alisnya.


"Penasaran???? maksudnya??? Riyanti gak ngerti maksud Ricko.


"Penasaran karena belum halalin kamu udah keburu mati aja... kata Ricko sambil mengedipkan matanya sebelah. jiwa ke palpoy-an Ricko mulai beraksi


Glek.. susah payah Riyanti menelan salivanya. Ada ribuan kupu-kupu terbang dihatinya, rasa canggung pasti ada, canggung banget malah.


Tapi bukan Riyanti namanya kalau tidak bisa mengatasi semuanya


"Gombal aja teroooss, udah berapa banyak gadis yang kak Ricko gombalin dengan kata-kata yang sama? Tanya Riyanti sambil menautkan kedua alisnya dan melipat kedua tangan di depan dada.


"Untuk kata-kata ini spesial hanya untuk kamu kata Ricko.


"Au ah gue masuk dulu ya kak, kata Riyanti berbalik meninggalkan Ricko, sebenarnya Riyanti segera berbalik badan agar Ricko tidak melihat wajah memerahnya.


"Ri, entar dulu cegah ricko. Kamu ngapain ke kontrakan aku? kok anak gadis main ke kontrakan cowok sih.


"GR siapa juga yang main ke kontrakan cowok, aku cuma parkir aja di sini, mau kesitu, kata Riyanti sambil menunjuk rumah yang lumayan besar di samping rumah kontrakan petak-petak itu.


"Emang kamu...? sambil menunjuk rumah pemilik kontrakan lalu menunjuk Riyanti dengan wajah melongo penuh tanda tanya


Riyanti hanya mengangguk. memberi jawaban bahwa itu rumah orang tuanya, dan orang tuanya adalah pemilik kontrakan tersebut


***


Tanpa terasa hampir 2 tahun sudah pernikahan Arwan dan Endita, Namun sampai detik ini, Endita dan Arwan belum dikaruniai momongan.


Endita, Riyanti, dan Erina kuliah di satu kampus yang sama dan jurusan yang sama, menekuni bidang desain.


Dan mereka bertiga masih mengelola house of Queen bersama.


Sedangkan Kenzo, setelah mengetahui bahwa Endita sudah menikah dan melihat betapa bahagianya Endita saat di resepsi pernikahan beberapa bulan setelah lulus SMA, Kenzo sudah menerima kenyataan, dan dia berjanji akan move on, walau itu sulit.


Untuk membantu nya move on, Kenzo memilih kuliah di luar negeri bersama kakak perempuannya yang juga tinggal di luar negeri.

__ADS_1


****


Sore hari.. saat Arwan pulang dari rumah sakit.


"Assalamualaikum... My Queen... sayang.


Biasanya istrinya selalu menunggunya pulang tapi ini kok istrinya gak ada.


"Eh mas Arwan udah pulang, sambut bibi yang berjumpa dengan majikannya di ruang keluarga saat bibi lagi beres-beres.


"Bibi, My Queen mana.


"Mbak Endita di kamar mas Arwan, tadi pas pulang dari kantor mas Arwan, murung terus, entah bibi juga gak tau, tadi bibi tengok ke kamar mbak En lagi tidur, bibi gak berani masuk nanti mengganggu. Kata si bibi yang sudah mengasuh Endita dari kecil


"Makasih Bi, aku naik dulu.. Arwan berkata sambil berlalu meninggalkan bibi menuju kamarnya.


"Sayang... My Queen... kamu sakit kata Arwan saat masuk. melihat istrinya meringkuk di tempat tidur menghampiri istrinya duduk di pinggir tempat tidur.


Sebelum masuk ke kamar, Arwan menuju ruang kerjanya untuk menyimpan tasnya


"Udah pulang bang, kata Endita lalu bangun bersandar di kepala tempat tidur, meraih tangan suaminya lalu mencium punggung tangan nya, lalu Arwan mengecup dahi istrinya.


Endita hanya menggeleng sambil tersenyum.


"Abang mandi dulu gih, aku buatin teh anget ya.


"Gak usah aku mau minum air putih anget aja.


Sekalian susu anget juga bole, tapi minum langsung dari sumbernya. kata Arwan sambil mengerling manja.


Endita hanya memutar bole matanya sambil manyun.


"Mesum aja pikirannya. Sudah sana mandi, Endita mendorong suaminya agar segera ke kamar mandi.


"Mesum sama istri sendiri boleh dong yang penting gak mesum sama istri tetangga. kata Arwan.


Setelah selesai mandi dan memakai pakaian santai. mereka berdua kini bersantai di sofa dalam kamarnya.


"Kamu kenapa sih, kok gak semangat banget, sakit juga kagak kata Arwan. Sambil posisi merebahkan badannya berbaring berbantalkan paha istrinya.

__ADS_1


"Enggak sayang, aku hanya kepikiran, kita udah hampir 2 tahun nikah tapi kok aku belum hamil juga ya. Endita menarik nafas panjang, lalu menghembuskan nya kasar.


Tangannya sambil terus memijat kepala suaminya.


"Nanti kalau aku gak bisa hamil dan kasih Abang anak, Abang akan ninggalin aku gak?kata Endita sambil matanya yang sudah berkaca-kaca


"Sayang... Anak itu yang ngasih Allah, kita cuma usaha aja untuk proses pembuatannya jadi gak usah terlalu di pikirin ya, kita bisa punya anak atau tidak, aku tetap sayang kamu ko. jadi udah gak usah sedih-sedih.


"Ayok usah produksi lagi, kata Arwan sambil mendusel-duselkan hidungnya di perut istrinya.


"Abang, aku serius, Abang malah becanda ih sebel. Endita manyun sambil memukul bahu suaminya.


"Kamu serius, aku lebih serius.


"Jangan terlalu di pikirkan, kalau kamu setres, kecapean kamu akan semakin susah buat hamil sayang.


"Gini aja, gimana kalau kamu sekarang, gak usah terima job desain baju yang rumit dan terburu-buru. Banyak istirahat akan buat kamu lebih mudah hamil.


"Kita kan udah pernah periksa, kita berdua sehat dan subur hanya kita terlalu kelelahan.


Abang sudah ngurangin jam kerja dan selalu pulang sore, kecuali ada Pasien anak yang gawat.


"Sekarang kamu juga harus ngurangin terima pesanan di butik ya. kamu kan terlalu lelah, habis ngampus, kerja tugas masih juga kerja desain pesanan klien.


Arwan berkata panjang lebar.


"Iya bang aku juga berpikir begitu.


"tadi juga banyak yang mau pesen gaun pengantin tapi aku gak bisa, mereka pada kecewa sih, tapi aku jelasin alasan ku, dan mereka bisa terima. Dan mereka akhirnya memilik koleksi gaun pengantin yang sudah ada. Tanpa harus di desainkan khusus.


"Maafkan aku ya bang, seharusnya aku mengurangi aktivitas ku di butik dari dulu.


"Udah jangan di pikirin. kita harus semangat kerja keras, usaha pantang menyerah, insya Allah akan membuahkan hasil.


"Ayuk sekarang kita mulai kerja kerasnya Produksi nya jangan kasih kendor....


kata Arwan sambil tersenyum jahil menggoda istrinya.


"Apa an sih. udah mau magrib nih yuk buru siap- siap ke masjid.

__ADS_1


"Habis kamu menggemaskan kata Arwan bangkit sambil mengecup sekilas Bibis manis istrinya.


__ADS_2