
"Kamu tidak bisa membantah papi lagi, pokoknya kamu harus pulang dan bersiap untuk acara lamaran kamu, papi, mami, ayah bunda dan mama sudah mempersiapkan semuanya 2 hari lagi kita berangkat melamar gadis itu...
Jederrr seperti di sambar petir Riyanti mendengar perkataan papi Ricko dari balik tembok pemisah Ruang tamu dan ruang keluarga.
"Belum pernah jatuh cinta, Ternyata bisa sesakit ini saat lagi sayang-sayangnya tapi harus berpisah. batin Riyanti.
"**Aku harus kuat gak boleh nangis, gak boleh cengeng.
"Ibu aku ingin peluk ibu... batin Riyanti**.
Walau sudah berusaha menahan, Tanpa sadar air mata nya sudah mengalir.
"En Tolong panggil Riyanti kesini, Papi mau bicara.
Endita hanya mengangguk lalu berlalu dari ruang keluarga menuju ruang tamu memanggil Riyanti.
Endita sebenarnya juga tidak tega melihat sahabatnya yang baru mengenal cinta harus merasakan sakit.
"Jo...
Hening... Riyanti tidak mendengar panggilan Endita, menunduk dengan kedua telapak tangan menutup wajahnya.
"Jo... Jojo ulang Endita sembari menghampiri Riyanti yang masih berada di pelukan Erina.
"En kasian Jojo... Erina berbisik gak tega melihat sahabat nya teramat sangat bersedih.
"hhmm hanya itu yang di ucapkan Endita, sambil mengangguk.
"Aku yakin kamu kuat, kita kedalam mami dan papi kak Ricko pingin bicara sama kamu.
Endita berkata dengan lembut ke Riyanti sambil membawa Riyanti dalam pelukannya.
"Entah lah En aku gak tau... Riyanti berkata sambil berusaha menghentikan tangisnya sambil mengusap air mata.
"Bismillah aku bisa... kata Riyanti sambil menarik nafas panjang dan menghembuskan nya perlahan lalu berdiri dan memegang lengan Endita.
Tiba di ruang keluarga, Riyanti duduk di samping Endita di samping Endita ada suaminya.
Ricko duduk di sofa tunggal di samping Arwan
Tepat di depan Riyanti yang hanya di batasi meja kaca, kedua orang tua Ricko menatapnya dengan tatapan tak bersahabat, Membuat atmosfir di Ruangan itu semakin mencekam bagi Riyanti.
"Riyanti.. Sudah lama kamu pacaran sama Ricko apa saja yang sudah kalian lakukan, apakah kalian sudah melakukan hal terlarang hingga Ricko tidak mau melepas mu hah..? Tanya papa Ricko
"Apa lagi saya tau gaya pacaran Ricko sejak dulu sudah tidak pernah benar saya rasa kalian sudah pernah ini... kata papi Ricko sambil merapatkan jari kanan dan jari kirinya sambil di ketuk ketukan mengisyaratkan orang sedang berc*Uman.
Sakit yah itulah yang Riyanti rasakan, seburuk itu kah pandangan papi dan mami Ricko terhadapnya.
Yang dia tau selama kenal dengan Ricko, Ricko selalu menghormati dan menjaga kehormatannya.
__ADS_1
"Papi... papi ngomong apa sih, Riyanti wanita baik-baik jangankan melakukan hal di luar batas, kami bergandengan tangan juga gak pernah.
Pergi berduaan juga gak pernah, kamu selalu pergi ramai-ramai.
Riyanti senang karena Ricko membelanya.
tapi dia juga harus membela diri.
"Maaf pak, Bu, saya tidak pernah melakukan hal-hal yang melampaui batas dengan kak Ricko, kak Ricko selalu menjaga dan menghormati saya, dan saya pun juga menjaga dan menghormati kak ricko.
"Kami gak peduli yang jelas, Ricko sudah kami jodohkan dengan wanita pilihan kami, wanita baik-baik, cantik, mandiri, pekerja keras dan pastinya dia wanita Sholehah, menantu idaman kami. Mami Ricko menambahkan ucapan suaminya tadi.
"Dan kamu Ricko harus menerima perjodohan dan pernikahan yang sudah kami atur jauh-jauh hari. Jika kamu menolak maka kamu akan melihat mami masuk rumah sakit mami berkata sambil memegang dadanya.
"Ricko hanya mau nikah nya sama Riri mi, Pi, bukan yang lain, ayok Ri kita pergi dari sini, pria gak butuh wali untuk menghalalkan mu.
Ricko berdiri seraya menghampiri Riyanti dan akan menarik tangan Riyanti.
Namun di tolak oleh Riyanti
"Jangan kak, aku gak akan menikah tanpa restu orang tua kak Ricko.
Aku gak mau memulai hubungan dengan menjauhkan kak Ricko dari mami yang sudah melahirkan dengan bertaruh nyawa dan membesarkan kak Ricko dengan susah payah, dan...
Riyanti menjeda ucapannya sambil menghapus air mata yang tidak bisa berhenti mengalir.
"Dan aku gak mau kalau kak Ricko melawan papi kak Ricko yang sudah susah payah mencari nafkah untuk membesarkan kak Ricko.
Senyum yang buat Ricko tak bisa berpaling.
"Tapi Ri aku cinta banget sama kamu, aku gak bisa tanpa kamu sayang. Ricko tampak sangat prustasi
"Kamu gak cinta sama aku kamu gak sayang sama aku Ri,? tanya Ricko
"Aku sayang sama kak Ricko tapi mami papi kak Ricko juga sayang makanya mereka ingin memberi kan jodoh yang terbaik sama kakak, memilihkan yang cocok dan sepadan buat kak Ricko, sudah ya aku gak pa-pa. kita masih bisa jadi bestie kok.
Riyanti berusaha menghibur Ricko mengatakan semua itu dengan senyum padahal hatinya remuk.
Ditengah adegan romantis Ricko dan Riyanti Tiba-tiba HP Bunda berdering.
"Maaf aku mau ngangkat telfon dulu, dari ibu nya Riyanti.
"Di sini aja Bun biar sekalian bisa ngomong kalau Ricko mau lamaran lusa iyakan papi Ricko?
"Iya benar, Lusa kita mau lamaran, dan kami harap ibu nya Riyanti harus ikut serta dalam acara lamaran Ricko. kata papi Ricko mantap sambil menekan setiap kata yang di ucapkan.
Hal ini membuat Riyanti dan semakin sakit.
"Ri aku gak bisa kayak gini Ri.. kita pergi aja yuk. sambil setengah berbisik dengan posisi masih duduk sofa yang berbeda di samping Riyanti
__ADS_1
"Jangan bikin orang tua kak Ricko semakin membenci ku, jika kak Ricko membawa ku kabur. Liat aku Riri kak aku wanita kuat. Berkata sambil tersenyum dan menepuk bahu Ricko
"Halo assalamualaikum,
...
"Riyanti oh iya ada... mau ngomong sama Riri?
"Ri ibu kamu mau ngomong kata bunda sambil menyerahkan smartphone nya.
Saat Riyanti bercakap melalui telfon dengan ibunya yang lain saling tatap sambil tersenyum penuh arti, termasuk Erina dan Ken yang tadi juga di minta bergabung di ruang keluarga.
Sedangkan Ricko fokus melihat ekspresi di wajah cantik Riyanti yang berubah masam dan air mata yang tadi sudah mulai mengering kini mengalir lagi.
"Apa... !!! Nggak Bu, Riri gak mau Nikah sama pria pilihan ibu, Riri gak cinta sama dia Bu, jangankan cinta wajah dan namanya saja Riri gak tau.
....
"Enggak pokonya riri kak mau pulang. ibu tega sama Riri Bu
"Hiks hiks hiks... tangis Riyanti kembali pecah.
Dan tanpa Riyanti sadari smartphone yang di pegang nya jatuh terhempas kelantai, (untung ponsel mahal jadi gak gampang rusak )🤭
Lalu Endita meraih ponsel tersebut dan menyerahkan ke bunda
Bukan hanya ponsel yang lepas dari genggaman Riyanti, tapi tubuhnya juga lemas serasa tak bertulang
"Riri ada apa Ri... Ricko panik.
"Kak Ricko... hiks hiks...
"Ternyata Aku di jodihin juga dan lamara nya Lusa bersamaan dengan lamaran kak Ricko.
"Mungkin takdir kita emang gak bisa bersatu kak. Semoga kak Ricko bahagia bersama gadis pilihan mami dan papi kak Ricko, dan aku pun bisa bagia dengan pria pilihan ibu.
"Aku gak bisa membantah ibu, aku takut ibu sakit jika aku tidak menuruti kamauannya.
"Maaf kan aku kak, aku harus pulang sekarang... ibu menunggu ku...
BERSAMBUNG.
Tragis ya ternyata mereka berdua sama-sama di jodohkan.
Siapakah jodoh Ricko dan Riyanti
simak kelanjutan nya.
Bantu Like komen dan Favorit kan dengan klik ❤️ gratis kok.
__ADS_1
makasih untuk yang sudah Like, komen,vote, favorit love you