
"tidak ada kah yang menyayangi!!" ucap pria itu sambil menangis
"kamu kenapa?" tanya naisa heran
"tidak ada yang menyayangi ku, bahkan kamu juga tidak mau dengan ku!!" ucap pria itu duduk di atas ranjang, ia memeluk kedua kakinya dengan tangan dan menenggelamkan kepalanya.
naisa yang berbaring di sana langsung Hera. dengan pria yang ada di depan nya itu.
"kenapa kamu menangis?" tanya naisa masih heran
"aku ingin hidup bersama mu!!" ucap pria itu menatap naisa
"tidak bisa, aku sudah bersuami bahkan aku mencintainya begitu juga dengan dia yang mencintai ku!!" ucap naisa
pria itu menghempaskan nafas kasarnya, dan ia pun menghapus semua air matanya.
"bisa kah kau membantuku?" tanya pria itu
"membantu apa?" tanya naisa
"jika kau tak mau dengan ku, bisa kah kamu meluruskan hubungan ku dengan mantan pacar ku!!" ucap pria itu
semakin lama naisa merasa lelaki itu aneh, tapi sepertinya lelaki itu tidak lah jahat.
"cerita kan pada ku, tapi bisakah lepaskan tali ini, aku sangat pegal!!" ucap naisa. pria itu langsung saja membuka kan tali yang di ikat di tangan dan kaki naisa
"maaf ikatnya terlalu kuat hingga tangan mu terluka!!" ucap pria itu
"jika suami ku tau, pasti kamu akan di hajar olehnya!!" ucap naisa
"kalau suami mu menghajar ku maka aku tidak akan mengembalikan mu!!" ucap pria itu
"sekarang itu tidak penting, katakan kenapa kamu menculik ku, dan kenapa harus aku yang membantu mu untuk balikan dengan mantan mu!!" ucap naisa
"maaf jika telah menculik mu, awal aku berjumpa denganmu jujur saja aku sangat suka kepada mu, aku diam diam mengikuti mu dan aku lihat kau bersama dengan 3 laki laki, awalnya aku berpikir kamu adalah seorang pelacur tapi setelah bertemu lagi di Indonesia aku baru tau jika kamu istri seorang presedir!!" ucap pria itu
"lanjut cerita aku tidak ingin ada iklan!!" ucap naisa
"sebenarnya aku sangat mencintai mantan pacarku, tapi aku ingin melampiaskan semuanya kepada seorang pelacur, tapi sekarang kau tau mau dengan ku dan kamu bukan pelacur. aku lihat seperti nya kamu orang baik, bisa kah membantu ku!!" ucap pria itu
"cara mu sangat salah, kau menculik ku pasti semua keluarga ku akan panik mencari ku!!" ucap naisa
"aku tidak peduli!" ucap pria itu
__ADS_1
"aku ingin pergi dari sini!!" ucap naisa ingin pergi dari ranjang tersebut tapi dengan cepat pria itu langsung menarik naisa dan kini naisa berada di bawahnya
"jika kamu berani pergi, aku akan menikahi mu Secara paksa, tapi jika kamu membantu ku, aku akan mengembalikan mu ke Indonesia!!" ucap pria itu menatap wajah naisa
"jadi sekarang aku ada di mana?" tanya naisa heran
"kamu ada di Jepang!!" ucap pria itu. pria itu pun langsung mengambil tali dan mengikat naisa lagi. pria itu batu ingat jika naisa membawa ponsel.
setelah mengikat naisa pria itu langsung pergi dari rumah nya, ia melemparkan ponsel naisa di semak semak yang agak jauh dari rumah pria tersebut.
-------------------------
Alex juga sudah sampai di negara Jepang itu, mereka langsung melacak keberadaan Ponsel naisa, mereka langsung mengikuti petunjuk yang ada di sana.
"kenapa di semak semak!!" ucap joki merasa aneh saat ponsel naisa berada di semak semak.
Alex langsung turun dari mobil dan mencari keberadaan naisa di sana, semak yang tak terlalu tinggi hingga nampak lah sebuah ponsel di sana. Alex langsung mengambil ponsel tersebut. ponsel itu pun tidak asing di mata Alex!! ponsel itu milik naisa, Alex mencari naisa di sekitaran itu tapi tidak ketemu.
"naisa!!!" teriak Alex di sana. tak terasa air mata naisa sudah menetes, ia merasa bersalah karena tidak bisa menjaga naisa, ia berjanji akan mencari pria brengsek itu.
akhirnya mereka memutuskan untuk menginap di negara Jepang itu, mereka akan mencari naisa dengan cara lain lagi.
----------------------
"apakah kamu tidak punya teman hingga tidak ada yang membantu mu untuk balikan dengan mantan mu?" tanya naisa di sela sela makan nya
"tidak, aku sangat gengsi jika bercerita cinta kepada teman teman ku!!" ucap pria itu
"dasar kamu, cepat lepaskan talinya!!" ucap naisa
"aku akan melepaskan nya setelah kamu makan habis ini semua!!" ucap pria itu menunjukkan ke arah piring
akhirnya naisa langsung menghabiskan makanan tersebut, yang jelas pria itu yang menyuapinya.
setelah makan pria itu langsung membuka kan tali tersebut, dan memberikan obat ke tangan naisa yang luka akibat tali tersebut.
"memang nya kenapa kamu putus dengan mantan mu?" tanya naisa
"karena aku orang yang gengsi untuk mengajak seorang wanita untuk menikah!!" ucap pria itu
"tapi kenapa tadi kamu mengajak ku menikah?" tanya naisa
"masalah nya mantan pacar ku itu harus romantis!!" ucap pria itu
__ADS_1
"kamu seperti nya orang kaya, bahkan kamu tampan juga. tapi kenapa soal percintaan kamu kalah!!" ucap naisa meledek pria itu
"karena aku tidak ada les percintaan mangkanya aku pandai!!" ucap pria itu. naisa langsung tertawa mendengar perkataan pria itu
"apa kamu tidak ingin mengetahui nama ku?" tanya pria itu
"tidak, aku tidak ingin mengenali mu lebih dalam, karena aku sudah bersuami!!" ucap naisa
"kamu memang istri yang baik, bahagia banget ya Alex menemukan mu, bahkan aku jadi iri!!" ucap pria itu
"jika kamu mau, kamu juga bisa langsung melamar mantan mu itu!!" ucap pria itu
"bagaimana caranya?" tanya pria itu
"tenang saja biar aku yang memikirkan nya!!" ucap naisa
"oke terima kasih banyak, kamu istirahat lah!!" ucap pria itu
"dan ini, kunci kamarnya dari dalam!!" ucap pria itu menyerahkan kuncinya Kepada naisa
"baik, selamat malam!!" ucap naisa
"malam juga!!" ucap pria itu keluar dari dalam kamar naisa.
------------------------
di rumah utama tampak jein yang asik menangis, bahkan Celine juga tidak bisa menghentikan tangisan jein.
"gimana kalau vc tuan Alvin saja non, karena tadi dia bisa mengehentikan tangisan jein!!" usul bik uni
tanpa basa basi Celine langsung menghubungi Alvin saat itu juga, semua ya ga da di rumah tampak less dan juga cemas dengan naisa, karena kabar bahwa ponsel naisa dapat di semak semak.
pembicaraan lewat vc
"bagaimana cara menghentikan tangisan nya!!" ucap Celine
"ajak saja dia jalan jalan, dan katakan bahwa padanya jika papanya sedang mencari mamanya!!" ucap Alvin. Celine langsung mematikan vc tersebut, ia pun mempraktekkan apa yang di katakan Alvin. Celine jalan di jalan di dekat kolam berenang dan ia pun berbicara dengan jein. Celine juga bershalawat agar jein tidak menangis lagi. dan Tak lama dari situ jein sudah tertidur pulas.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1