
keesokan harinya naisa benar benar sangat lelah akibat semalam tidak bisa tidur dan asik menangis saja. pagi ini naisa pergi ke kantor tidak ada semangat sama sekali, ia langsung pergi saja dengan jalan kaki ke kantor.
joki dan Alex juga sudah sampai Luan di kantor, joki melihat tidak ada naisa di sana.
"naisa!!" sapa joki, tapi ia tidak menemukan naisa di sana
"apa dia sakit?" gumam naisa
"joki, aku suruh kau siap kan yang tadi. tolong jangan lama!!" ucap Alex
joki hanya mengangguk dan pergi dari sana.akex juga bingung kenapa naisa belum datang saat itu seharusnya dia lah yang luan datang di kantor tersebut.
saat di perjalanan ada sebuah mobil yang berhenti di hadapan naisa, naisa sangat kaget pastinya. beberapa orang memakai topeng langsung saja membawa naisa masuk ke dalam mobil. naisa memberontak tapi tidak bisa karna kekuatan pria itu sangat kuat. anak buah Alex yang menjaga naisa sangat terkejut kenapa naisa di culik.
mobil yang membawa naisa langsung pergi dari sana. anak buah Alex diam diam mengikuti mobil yang telah menculik naisa tadi.
pembicaraan lewat telepon
"hello tuan!!" sapa anak buahnya
"iya ada apa?" tanya Alex
"maaf menganggu waktunya tuan, tadi saat nona naisa ingin berangkat ke kantor tiba tiba ada sebuah mobil dan pria telah menculik nona naisa tuan!!" ucap anak buahnya melaporkan hal tersebut
Alex langsung kaget pastinya, siapa yang menculik naisa pagi pagi itu.
"baiklah kamu ikuti mobil itu, tunggu aku datang. berikan di mana alamat mu sekarang!!" ucap Alex mulai panik
"Baik tuan!!" ucap anak buahnya mengakhiri telepon tersebut.
Alex langsung saja bergegas ke ruangan joki.
"joki berikan kunci mobil!!" ucap Alex dingin
"buat apa?" tanya joki heran
"tida usah banyak tanya, ada hal penting yang ingi. ku kerjakan. kau kerjakan trus apa yang aku suruh!!" ucap Alex. joki langsung saja memberikan kunci mobil kepada Alex
__ADS_1
Alex langsung pergi dari kantor tersebut, entah kenapa Alex sangat khawatir sekali dengan naisa.
di dalam mobil naisa tidak pingsan sama sekali, kaki dan tangan nya di ikat dan mulutnya di tutup oleh kain.
Tak lama dari situ mobil yang di tumpangi oleh naisa tiba di rumah yang besar dan juga memiliki gerbang yang sangat tinggi sekali.
naisa sangat takut sekali, karna di dalam mobil tersebut terdapat 4 pria yang berbadan sangat besar sekali.
Alex langsung saja menghubungi anak buahnya yang lain, ia tidak mau tidak naisa kenapa napa. mobil anak buah Alex masih saja mengikuti jejak naisa. mereka hanya bisa melihat dari luar karna mereka tidak berani gegabah dalam hal tersebut.
naisa langsung di bawa ke sebuah ruangan yan bisa di bilang itu adalah ruang tamu di rumah tersebut. sampai di sana bahkan masih banyak sekali pria yang berbadan kekar.
naisa sudah beberapa kali menelan saliva nya, ia benar benar sangat takut sekali, bahkan ia berpikir mungkin di sana lah ajal menjemput nya
naisa langsung saja di duduk kan di sebuah sofa dengan tangan dan kaki yang masih terikat. ia tidak bisa berbicara di Karenakan mulut nya di tutup oleh kain. salah satu pria itu langsung saja membuka kain yang ada di mulut naisa.
"kenapa kalian menculik ku?" tanya naisa dengan suara tinggi
"karna kau cantik nona, bahkan aku ingin mencicipi mu!!" ucap salah satu pria di sana dan mereka malah tertawa mesum bersama
"siapa juga yang bilang kamu makanan!!" ucap salah satu seorang pria itu.
"ku mohon lepaskan aku, aku tidak punya apa apa, bahkan uang saja tidak ada!!" ucap naisa mengeluarkan air matanya. pria di sana tidak berani lagi berkata kata karna bos mereka akan ke situ sebentar lagi.
Tak lama kemudian akhirnya datanglah seorang pria paruh baya dengan menggunakan jas hitam dan celana hitam mendekati ke arah mereka.
naisa sangat kaget sekali karna lelaki paruh baya itu tidak asing baginya.
"apa kabar mu nak?" tanya pria tersebut Duduk di hadapan naisa.
"apa mau mu??" teriak naisa. naisa benar benar sangat benci dengan lelaki Yang ad di hadapan nya saat ini
"aku hanya ingin kau menikah!!" ucap pria tersebut
"aku menikah tapi kau yang mendapat kan uang!!" ucap naisa tidak suka
"aku adalah ayah mu kenapa kau tidak sopan sama sekali!!" ucap pria tersebut bernama Yanto. iya ternyata yang menculik naisa adalah anak buah dari Yanto. Yanto tidak akan membiarkan naisa bebas, ia harus menjual naisa kepada orang kaya agar dia mendapatkan keuntungan yang sangat banyak.
__ADS_1
"kau tidak pantas di panggil ayah, mana ada ayah yang mau menjual anaknya demi uang.apa kau kir aku bodoh!!" teriak naisa di ruangan tersebut.
"terserah kau saja, di sini tidak akan ada lagi yang menolong mu. bahkan ibu mu juga tidak tau kau di sini. aku sangat yakin tidak akan ada lagi yang menyanyangi mu!!" ucap Yanto tertawa lepas memikirkan Navis naisa yang tidak seberuntung putri kecilnya yaitu indah.
naisa hanya diam dan menunduk, memang benar saja yang di katakan oleh Yanto, ibunya tidak tau dia di sini bahkan saat itu juga tidak akan ada yang menyelamatkan nya lagi.
naisa menatapi nasibnya ia tidak tau apa yang terjadi kedepannya, tapi di dalam hatinya ia sangat berharap jika ada yang menolongnya saat itu.
Alex sudah sampai di tempat tersebut. Alex banyak sekali membawa bawahan nya.
"bagaimana perkembangan di dalam?" bisik Alex kenapa anak buahnya yang sudah sampai Luan di lokasi tersebut.
"tidak ada tuan, mereka di dalam semua. dan seperti nya mereka tidak ada senjata yang kita takut ti tuan!!!" ucap anak buahnya
"bagus kalau gitu, kau silahkan bagi posisi semua anak buah ku!!" ucap Alex
"Baik tuan!!" ucap nya langsung mengarahkan posisi mereka semua
dengan cepat rumah tersebut sudah di kepung oleh anak buah Alex, Alex sudah tidak tahan lagi, ia ingi. sekali menghabisi orang yang telah menculik naisa.
tak sengaja naisa melihat ke arah jendela dan tadi ia melihat ada yang melintas, seperti nya ada orang di sana, itu adalah kesempatan naisa untuk berteriak agar ada yang menolongnya saat itu.
"tolong.......!!"teriak Naisa dari dalam rumah
Yanto malah tertawa lepas melihat naisa yang minta tolong.
"teriak lah sekuat tenaga mu, tidak akan ada orang yang mendengar nya!!" ucap Yanto tertawa bersama anak buahnya.
naisa sangat kesal sekali, ia masih melihat ke arah jendela seperti nya ia salah lihat jika ada orang di sana. jadi percuma ia berteriak.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote, like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
ありがとう🤗
__ADS_1