Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
melayani sang suami


__ADS_3

~mengandung unsur 18+


yang bocil jangan di baca~


malam itu adalah malam pertama bagi Alex, ia sudah tidak sabar lagi menunggu waktu isya. mereka melaksanakan shalat dulu baru Alex akan melaksanakan rencana nya.


kini Alex dan naisa sedang shalat isya berjamaah, bahkan Alex sendiri hampir tidak khusuk karena sesuatu yang sudah menghantui pikiran nya. setelah shalat naisa langsung mencium tangan suaminya, dengan cepat Alex langsung menggendong naisa ke atas ranjang.


naisa langsung deg deg gan dengan perbuatan Alex yang menurutnya sangat mengerikan.


"bang kan masih pakek kain sholat ni!!" ucap naisa protes. tanpa banyak bicara Alex langsung membuka kain shalat naisa tinggal lah baju tidurnya saja.


Alex langsung me********dih naisa dengan lembut, ia langsung mencicipi b****r sang istri, naisa hanya mengikuti permainan Alex saja karena ini juga sudah janjinya kepada Alex.


sudah puas bermain di sana, Alex langsung menciumi leher naisa bahkan meninggalkan tanda di sana. saat Alex mencium leher naisa tak sengaja naisa langsung me********sah.


Alex langsung membulat kan matanya, bagi dia suara yang barusan sangat lah merdu sekali.


"sayang bisa kah me*******ah sekali lagi!!" ucap Alex menatap naisa. naisa langsung merasa sangat malu sekali, ia merasa itu lah pengalaman yang memalukan.


naisa tidak menjawab apa apa, Alex seakan akan paham dengan keadaan naisa yang pasti sangat malu


"sayang, aku suami mu. ingat kalau istri melayani suaminya dengan baik pasti dapat pahala yang banyak!!" ucap Alex dengan suara lembut nya.


"iya, lakukan lah bang!!" ucap naisa malu malu tapi mau


Alex langsung saja membuka baju naisa, pemandangan yang ada di depan matanya sangat indah sekali, karena naisa memiliki tubuh yang cantik dan putih mulus.


tak sengaja naisa menutup b***h dada nya ia merasa malu di lihat oleh Alex seperti itu


"jangan di tutup sayang!!" ucap Alex menyingkirkan tangan naisa dari asetnya sendiri.


"aku malu!!" ucap naisa langsung jujur


"tidak boleh malu. istri ku ini terlalu polos!!" ucap Alex geleng geleng sendiri.

__ADS_1


Alex langsung membuka baju nya sendiri, naisa langsung menelan salivanya, tubuh Alex benar benar sangat menggoda iman naisa.


Alex mencium leher naisa lagi, dan ia juga menyelusuri a***t milik naisa, tak sengaja lagi naisa m*******ah lagi, naisa sudah menahannya tapi suara itu tetap saja keluar sendirinya.


"jangan di tahan sayang, keluar kan saja. aku sangat suka dengan suara merdu mu!!" ucap Alex


setelah itu Alex langsung membuka celana milik naisa, dan pemandangan itu membuat a***et Alex berdiri sendiri. bahkan kini Alex sudah bermain di aset paling penting milik naisa.


kini nafsu naisa sudah naik 100%, ia tidak bisa lagi menahan suara itu, ia langsung saja mengeluarkan nya. suara naisa yang sangat merdu membuat Alex sangat bersemangat sekali.


Alex me****kan miliknya ke milik naisa dengan pelan, saat itu naisa langsung merasa sangat sakit.


"apa terlalu sakit?" tanya Alex khawatir jika menyakiti naisa


"tidak, tidak apa apa bang, lanjut saja!!" ucap naisa masih merasa perih.


malam itu adalah malam yang berharga bagi Alex sendiri, ia sangat senang sekali mengetahui jika naisa masih ank gadis dan masih perawan.


sudah beberapa jam mereka melakukan hal tersebut, kini mereka ingin istrirahat. Alex langsung memeluk naisa dengan hangat.


-------


"Andi, apakah Andi ada merasa di ikuti oleh orang beberapa hari ini?" tanya ibu Ririn


"tidak buk, memang nya kenapa?" tanya andi penasaran


"ibu merasa beberapa hari ini ada yang ngikutin ibu, jadi siapa tau Andi juga di ikutin?" tanya ibu Ririn


"enggak ada buk. mungkin itu perasaan ibu saja!!" ucap andi berpikir positif


"iya nak seperti nya gitu!!" ucap ibu Ririn


tapi Ririn masih percaya sekali pasti memang ada orang yang telah mengikuti nya, ia tidak akan tinggal diam. tapi Ririn malah mengkhawatirkan putrinya yaitu naisa, ia takut jika naisa tidak di perlakukan baik oleh mertua dan suaminya. ia ingin sekali menghubungi naisa tapi ia belum sempat meminta nomor naisa saat itu.


sebelum tidur Ririn masih mengenang kamar itu, baginya di sana sangat bersejarah sekali, ia masih sangat ingat sekali kisah cintanya bersama Budiman. tak terasa kini air mata Ririn sudah menetes.

__ADS_1


"di mana dia? apakah dia sudah bahagia dengan wanita itu?" ucap Ririn bertanya tanya. Ririn selalu berdoa jika Budiman bahagia dengan pilihan orang tuanya, walau pun tidak bahagia bersama Ririn berharap Budiman bahagia bersama orang lain.


sambil menangis akhirnya Ririn langsung tertidur lelap saat itu.


-------


saat adzan subuh naisa langsung terbangun, ia melihat di depan matanya aada Alex, naisa langsung tersenyum ke arah Alex. ia merasa Alex sangat tampan jika sedang tidur. bahkan tadi malam adalah momen bahagia juga naisa, ia selalu berdoa semoga saja Alex memang yang terbaik untuk nya.


"kenapa senyum senyum gitu!!" ucap Alex dengan suara parau nya, perlahan Alex langsung membuka matanya, ia tau jika naisa pasti sedang tersenyum ke arahnya.


saat Alex membuka mata naisa masih saja tersenyum ke arah Alex, dan naisa langsung menenggelamkan wajahnya ke dada bidang milik Alex. Alex langsung memeluk naisa dengan erat.


"suara Abang membuat ku tergila gila!!" ucap naisa yang masih berada di dada bidang milik Alex.


"benar kah? masak iya gara gara suara istri ku ini langsung tergila gila!!" ucap Alex tersenyum sendiri. naisa langsung menatap Alex lagi. entah kenapa naisa sangat senang sekali jika Alex berbicara saat bangun pagi.


"suara Abang bikin adek ingin selalu di peluk!!" ucap naisa tersenyum. entah kenapa kali ini rasa malu naisa sudah hilang terhadap Alex. Alex langsung memeluk naisa ia sangat senang sekali jika melihat naisa senang.


"bang apakah yang tadi malam itu di sebut pemerkosaan?" tanya naisa tanpa bersalah. Alex langsung terkejut pastinya sejak kapan Alex mau memperkosa seorang wanita.


"kenapa ngomong gitu? siapa yang mengajarkan istri ku berkata seperti itu?" tanya Alex serius.


"maaf bang, kan naisa hanya bertanya!!" ucap naisa. Alex langsung menghempaskan nafas kasarnya


"kalau memperkosa itu dengan pemaksaan, semalaman kan adek juga ngikut apa yang Abang bilang. dan itu buka. pemerkosaan tapi itu kewajiban istri kepada suami!!" ucap Alex


"oooooo maaf bang istri mu ini terlalu polos!!" ucap naisa tertawa lepas sendiri. Alex hanya bisa geleng-geleng melihat tingkah naisa yang aneh itu, tapi Alex sangat senang jika naisa tertawa lepas seperti itu.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


maaf gaes kalau ceritanya kurang hot😂🙏


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~

__ADS_1


__ADS_2