
"sayang kamu kenapa?" tanya Alex langsung memeluk naisa
Alex benar benar di panik sekali begitu juga dengan joki yang masih ngos ngosan.
"sayang kamu kenapa? jawab dong!!" ucap Alex kesal karena naisa tidak menjawab pertanyaan nya
"justru adek ingin tanya, Abang ngapain lari lari kek anak kecil!!" ucap naisa kini merasa senang karena ternyata Alex datang ke rumah sakit
"tadi bik uni bilang adek di rumah sakit, ya pasti khawatir lah sayang!!" ucap Alex masih dengan suara ngos ngosan nya
"ya udah Abang minum dulu biar tenang dulu ya!!" ucap naisa. sebenarnya Alex kesal sekali karena naisa bikin dia khawatir
Alex dan joki duduk dan minum untuk menenangkan diri dulu. naisa malah tertawa melihat joki dan Alex yang datang seperti di kejar setan
"kenapa ketawa?" tanya Alex kesal
"gak ada kok!!" ucap naisa tidak ingin jujur
setelah tenang Alex mendekati naisa lagi, ingin rasanya Alex mengigit naisa karena menurut Alex naisa telah menipu dirinya.
"kamu kenapa sayang?" tanya Alex sudah mendekati naisa
"sini adek bisikin!!" ucap naisa. Alex langsung mendekatkan telinganya ke mulut naisa
"adek hamil bang!!" ucap naisa tersenyum
Alex masih setengah sadar dengan perkataan naisa itu, ia langsung berdiri tegap lagi.
"apa yang di bilang naisa?" tanya joki penasaran
"apa ya?" ucap Alex merasa ini adalah mimpi
"gimana sih tuan!!" ucap joki kesal karena Alex mempermainkan nya
"bisa di ulang sekali sayang!!" ucap Alex mendekatkan telinganya lagi ke Mulut naisa
"adek hamil bang!!" ucap naisa lembut tapi tidak bisa di dengar oleh joki dan bik uni tapi bik uni sudah bisa menebak
"serius?" tanya Alex lembut masih dalam posisi yang sama
"iya Abang!!" ucap naisa. Alex langsung mencium pipi naisa dengan lama
"tuan joki keluar yuk!!" ajak bik uni
"kenapa bik?" tanya joki
"memang tuan joki mau lihatin adegan yang seperti itu, nanti tuan malah ingin menikah!!" ucap bik uni bercanda
sekilas joki melihat lagi ke arah naisa dan benar saja joki langsung mengusap wajahnya dan mengajak bik uni untuk keluar dari ruangan. bik uni langsung menutup pintu tersebut
__ADS_1
"bik sebenarnya naisa kepada sih?" tanya joki saat sudah berada di luar ruangan
"non naisa hamil tuan!!" ucap bik uni
"what? serius?" tanya joki tak percaya
"iya tuan, tadi non naisa mual mual jadi kami langsung melarikan non naisa ke rumah sakit karena takut terjadi apa apa kepada nya!!" ucap bik uni
"Alhamdulillah, gue senang banget!!" ucap joki terharu.
di dalam ruangan Alex masih saja dengan posisi yang sama mencium pipi naisa. sampai sampai Alex mengeluarkan air matanya hingga mengenai pipi naisa
"makasih banyak ya Allah, makasih sayang!!" ucap Alex senang sekali
Alex langsung mencium kening naisa sampai berulang kali malah naisa tersenyum saat Alex asik menciumi pipinya. karena naisa sangat senang sekali jika selalu di cium oleh Alex.
"Abang senang gak?" tanya naisa
"senang banget!!" ucap Alex. naisa ingin duduk langsung di bantu oleh Alex, Alex juga langsung duduk di dekat naisa.
Alex yang sangat senang langsung mengecup bibir naisa, mereka malah melakukan ciuman panas di rumah sakit itu.
lama kelamaan ciuman itu semakin panas bahkan Alex sudah menjelajahi leher naisa, saat Alex hampir memegang b******h d****a naisa, naisa langsung mendorong Alex pelan
"ini rumah sakit bang, jangan sempat kita viral karena berbuat mesum di rumah sakit!!" ucap naisa tidak suka
"iya sayang abang minta maaf!!" ucap Alex mengelus rambut naisa.
------------------------
beberapa jam di perjalanan Celine sudah merasa sangat capek sekali, tapi Alvin selalu menyemangati nya agar Celine tidak terlalu kecapean.
"kira kira orang yang culik kamu, apa mereka akan mencari mu?" tanya Alvin
"aku rasa dia akan mencari ku!!" ucap Celine sangat yakin
"nanti kalau sampai di perkampungan kita nyamar aja ya!!" ucap Alvin
"apa perkampungan masih jauh?" tanya Celine
"tidak jauh lagi, jadi tenang saja. jangan menyerah pasti kamu ingin pulang kan!!" ucap alvin. Celine langsung mengangguk dan tersenyum ke arah Alvin, senyuman Celine langsung membuat hati Alvin berbunga bunga.
mereka langsung melanjutkan perjalanan nya, walau pun capek tapi semangat mereka tidak akan pernah turun.
tak lama kemudian mereka sudah dekat dengan perkampungan, Alvin langsung merias Celine untuk memakai hijab karena Alvin sudah menyiapkan semuanya.
"jadi kalau di tanya bilang saja kita suami istri, apa kamu keberatan?" tanya Alvin
deg........
__ADS_1
seketika jantung Celine langsung berdegup kencang bahkan sudah beberapa kali menelan salivanya karena terkejut dengan kata kata Alvin barusan.
"hello kenapa diam, apa kamu keberatan?" tanya Alvin lagi
"ee eh....gak kok!!" ucap Celine
"bagus lah!!" ucap alvin
Alvin langsung memegang tangan Celine, sebelah tangannya mengendong jein yang sedang tertidur.
"kenapa tangan kamu dingin? apa kamu sakit?" tanya Alvin kepada Celine
Celine langsung menelan salivanya, ia tidak tau ingin menjawab apa yang jelas ia sanga deg deg gan sekali.
"iya aku merasa tidak enak badan!!" ucap Celine berbohong
"apa kita berhenti saja?" tanya Alvin
"tidak usah, aku masih sanggup berjalan!!" ucap Celine. akhirnya mereka langsung melanjutkan perjalanan lagi, sedari tadi Celine hanya menunduk saja karena ia merasa sangat malu.
tak lama kemudian mereka telah sampai di perkampungan yang lumayan besar, Alvin sengaja mengajak Celine untuk ke pasar karena ingin membeli Sendal untuk Celine.
"aku punya uang 10 ribu apa cukup untuk membeli Sendal mu?" tanya Alvin
Celine langsung terkejut mana ada Sendal yang seharga 10 ribu
jangan kan sendal untuk makan gue aja gak cukup tuh, tapi sepertinya di pasar ini ada deh sendal yang harga seperti itu, batin Celine
"bagaimana kalau kita tanya dulu!!" ucap Celine
"ya sudah Ayuk!!" ucap Alvin. saat bertanya tanya benar saja ada sendal yang harga nya 10 ribu, Celine langsung membeli nya setidaknya Celine merasa nyaman dengan sendal tersebut.
"terima kasih banyak!!" ucap Celine tersenyum ke arah Alvin
"sama sama!!" ucap Alvin
setelah membeli Sendal mereka langsung jalan lagi untuk mencari angkutan agar bisa ke kota. Alvin yakin jika Celine pasti berasal dari perkotaan dari penampilan Celine Alvin sudah bisa menebak.
-----------------
naisa sudah di bawa pulang ke rumah malah Alex tidak ingin lagi kembali ke kantor ia akan tetap menjaga naisa agar tidak di ganggu oleh siapa pun.
akhirnya joki sendirian pulang ke kantor. joki juga menyuruh anak buah Alex untuk selalu siap siaga di rumah Alex.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1