Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
Celine dan jein kembali


__ADS_3

pagi hari itu Alvin sangat cepat mendapatkan bangku angkutan umum untuk Celine dan juga jein. untung nya Alvin sudah membeli beberapa roti untuk makan mereka


Celine juga sudah membuat kan susu tadinya untuk jein, kini Alvin dan Celine sedang makan di dalam mobil tersebut. pakaian mereka yang seperti gembel membuat penumpang yang ada di sana tidak merasa nyaman.


tapi Celine diam aja, memang ia sudah beberapa hari tidak mandi pasti bau badannya sangat menyengat, tapi malah Alvin tidak suka dengan tatapan mata sinis dari penumpang yang ada di sana.


 


perlahan mata Alex mulai terbuka, ia melihat naisa yang tertidur nyenyak di dekapan nya, Alex menatap dalam wajah naisa nampak jelas sekali ada kesedihan di sana.


"maaf kan aku sayang!!" ucap Alex mengelus pipi naisa


tak terasa air mata Alex sudah menetes, ia tidak bisa jika melihat naisa selalu bersedih padahal mereka kemarin sangat bahagia mendengar kabar jika naisa hamil lagi tapi semua titipan allah.


"ya Allah berikan lah kami kebahagiaan setelah ini!!" ucap Alex bersedih. hari itu malah Alex malas sekali untuk berangkat ke kantor, ia memilih untuk menemani naisa saja di rumah.


hari itu papa Rendi dan istri nya datang ke rumah Alex untuk menjenguk naisa. mereka merasa sangat sedih dengan naisa yang selalu ketimpa musibah, mama Alex menemani naisa di dalam kamar sedangkan Alex di ruang tamu bersama Rendi. Alex memberitahu Rendi tentang penculikan jein dan juga Celine, seketika papa Rendi langsung marah besar ia tidak pernah menyangka jika anak sahabat nya itu melakukan hal yang seperti itu.


"tapi papa tenang saja, semua anak buah sudah ku suruh untuk mencari Celine dan juga jein, masalah nya naisa belum tau pa, aku takut dia tambah sedih jika aku memberitahu hal tersebut!!" ucap Alex


"lebih baik jangan di beritahu dulu!!" ucap papa Rendi


"iya pa!!" ucapnya


di dalam kamar naisa masih menangis, mama Alex langsung memeluk naisa dengan erat


"sayang jangan nangis lagi ya!!" ucap mama Alex


"ma, maafin naisa gak bisa jadi mantu yang baik, maafin naisa gak bisa kasih cucu buat mama!!" ucap naisa merasa sangat sedih


"sayang jangan gitu dong, naisa harus kuat, semua yang ada di sini sayang sama naisa. jadi naisa jangan sedih lagi ya!!" ucap mama Alex berusaha menyemangati naisa walaupun sebenarnya mama Alex juga merasa sedih.

__ADS_1


Budiman dan Ririn juga datang ke rumah Alex untuk melihat keadaan naisa. sebenarnya Ririn dan Budiman akan mengadakan nikah sederhana tapi karena keadaan naisa yang seperti itu jadi mereka undur, mereka tidak mau bahagia tapi anak mereka sedang bersedih.


"sayang jangan nangis ya, ada ayah di sini!!" ucap Budiman memeluk naisa, naisa juga membalas pelukan ayah nya hingga naisa tertidur di dalam dekapan ayah nya.


semua yang ada di rumah itu merasakan apa yang di rasakan oleh naisa, bahkan Ririn tak henti hentinya menangis melihat putri kesayangannya selalu bersedih.


------------------------


pukul 2 siang Alvin, Celine dan juga jein telah sampai di depan rumah naisa dan juga Alex.


Celine langsung menangis saat berada di depan rumah kakaknya itu, penampilan yang seperti gembel, ia tidak menyangka bisa kembali ke rumah itu lagi.


Celine tak henti hentinya menangis hingga ia terduduk di depan gerbang rumah Alex. Celine juga melihat ada mobil ayah nya dan mobil Budiman di sana.


Alvin yang melihat itu juga menangis, ia terharu dengan Celine yang akhirnya bisa pulang ke rumahnya. jein hanya diam saja tapi nampak dari wajah jein yang seperti nya kelelahan karena baru pertama kali jein menaiki mobil atau angkut umum.


"Celine kita masuk ya, jagan sedih kamu sudah selamat sampai sini!!" ucap Alvin mengajak Celine untuk masuk karena Alvin tidak berani masuk Luan ke dalam rumah yang besar itu


Celine langsung berdiri dan memeluk Alvin dengan erat, seketika jantung alvin langsung berdegup kencang. Alvin merasakan senang dan gugup.


"maksudnya?" tanya Alvin gugup


"ku mohon jangan kembali lagi ke hutan, aku ingin melihat mu setiap hari di sini!!" ucap Celine melepaskan pelukannya


Alvin hanya mengangguk saja walaupun ia masih setengah sadar dengan perkataan Celine itu. Celine langsung tersenyum ke arah Alvin, setelah itu Celine memegang tangan Alvin dan menarik Alvin untuk masuk ke dalam rumah.


di dalam rumah masih kacau karena barusan naisa terbangun dari tidurnya dan menangis histeris lagi di pelukan ayahnya.


saat Celine dan Alvin sudah di depan pintu, Celine mendengar naisa yang menangis histeris memanggil nama jein dan juga Celine. Celine langsung menangis ia tidak pernah menyangka jika kakak iparnya akan seperti itu


"jangan menangis, ada aku di sini kamu harus kuat!!" ucap Alvin menyemangati Celine. Celine mengangguk dan masuk ke dalam rumah tersebut

__ADS_1


di ruang tamu hanya ada Alex dan juga papa Rendi yang sedang memegang kepala mereka masing masing lebih jelasnya mereka berdua seperti orang yang sedang pusing.


"papa, kak Alex!!" ucap Celine memanggil kedua pria itu


Alex dan papa Rendi langsung melihat ke arah suara. ekspresi mereka hanya biasa saja saat melihat Celine ada di depan mata mereka yang jelas mereka setengah sadar.


Celine tau akan hal itu ia memilih diam hingga papa dan kakaknya itu sadar akan kedatangan dirinya.


"apa aku sedang bermimpi Lex?" tanya Rendi melihat ke arah Celine


"papa mimpi apa?" tanya Alex juga melihat ke arah Celine


"aku melihat ada putri ku di dekat pintu itu, apa karena aku rindu mangkanya bayangan datang!!" ucap papa Rendi meneteskan air matanya


Celine langsung menangis, ia langsung mendekati papanya dan memeluk papanya dengan erat.


"papa tidak mimpi, Celine kembali pa!!" ucap Celine menangis di dekapan papanya


"Celine!!" ucap Alex mulai sadar


"Celine masih hidup kak, Celine udah kembali!!" ucap Celine. Alex langsung memeluk Celine juga, mereka bertiga berpelukan karena rindu


malah papa Rendi menangis histeris saat memeluk putrinya itu, ia melihat putri nya yang sudah kurus, berpakaian jelek, dan juga bau asem.


Alvin hanya menjadi penonton di sana, yang jelas Alvin juga merasa sangat senang akhirnya Celine bisa kembali ke rumah nya.


"ma....... Celine kembali!!" ucap papa Rendi teriak dari ruang tamu


yang ada di kamar langsung terkejut dengan teriakan Rendi tapi mama Alex dengar jelas apa yang di katakan oleh suami nya, ia langsung saja turun ke lantai satu.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~


__ADS_2