Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
naisa tertabrak


__ADS_3

semakin lama kelakuan Alex semakin membuat riko geram, tapi Riko menebak jika Alex sedang mempunyai masalah dengan naisa. dengan cepat Riko langsung menghubungi joki untuk mencari informasi kenapa Alex seperti itu.


Alex merasa bahagia berkumpul dengan para wanita wanita seksi yang ada di sana, bahkan ia merasa tidak ada beban hidup.


Beberapa menit Riko berbicara dengan joki Lewat telepon akhirnya Riko tau akan permasalahan Alex beberapa hari ini, tadi Riko tetap kesal dengan tingkah Alex yang terlalu tidak pantas.


malah beberapa wanita itu semakin nyaman bersama Alex, bahkan sampai jam 12 malam wanita wanita itu belum pulang sama sekali.


Riko sudah bosan menunggu wanita itu untuk pulang, akhirnya Riko memutuskan untuk mengusir mereka dari sana.


"wahai wanita wanita ini sudah malam, kalian sudah bisa pulang!!" ucap riko menegur mereka. Alex langsung melihat ke arah Riko.


"kami tidak ingin pulang, suami kami juga belum pulang!!" ucap salah satu wanita itu bermanja manja di lengan Alex


"pulang dia bukan suami kalian, pulang lah sebelum aku marah!!" ucap riko kesal


"tidak akan!!" ucap salah satu wanita yang ada di sana.


"pulang!!! aku tak suka melihat kalian di sini!!" teriak Riko marah. semua wanita itu langsung terkejut begitu juga dengan Alex yang baru kali ini mendengar Riko semarah itu. semua wanita itu langsung pulang karena takut dengan Riko.


--------------------------------------


di tempat lain naisa keluar dari rumah Alex Secara diam diam, ia sangat khawatir karena Alex belum kembali hingga tengah malam, naisa memutuskan untuk mencari Alex, sebenarnya bik uni dan pak satpam tidak mengizinkan naisa untuk keluar malam, maka dari itu naisa keluar dari rumah secara diam diam.


bik uni yang belum tidur sedang asik menonton tv di dalam kamarnya, dan tiba tiba ada suara tangisan anak bayi.


"apa itu suara jein?" ucap bik uni bertanya tanya


semakin lama tangisan itu semakin keras, bik uni memutuskan untuk mencari suara anak bayi itu, dan benar saja jein yang menangis.


tok.....


tok....


tok....


bik uni mengetok kamar naisa, bik uni heran kenapa naisa tidak menggendong jein dan menenangkan jein


"non, baby jein sedang menangis!!" ucap bik uni

__ADS_1


tidak ada Jawa akhirnya bik uni membuka pintu karena tidak ada Alex di sana mangkanya ia berani bertemu dengan naisa.


bik uni melihat tidak ada siapa siapa di dalam kamar, bik uni langsung mengecek ke kamar mandi di sana juga tidak ada naisa.


dengan cepat bik uni langsung menenangkan jein yang sedang menangis, bik uni memanggil naisa tapi tidak ada sautan sama sekali.


"apa non naisa benar benar mencari tuan Alex?" ucap bik uni bertanya tanya


bik uni langsung turun ke lantai satu untuk memberitahu kan satpam dan sopir pribadi naisa bahwa naisa keluar tanpa sepengetahuan mereka.


pak satpam dan pak sopir langsung panik, pak sopir langsung mencari naisa sedangkan pak satpam tetap menjaga bik uni dan jein.


---------------------------


"kenapa kau mendekati wanita tidak jelas itu?" tanya Riko dengan kesal. malah Alex tidak menjawab apa apa, ia hanya diam saja sebenarnya ia sangat kesal dengan naisa.


"bukan urusan mu!!" ucap Alex dengan suara dingin


"kalau kau memang tak suka lagi dengan naisa serahkan saja untuk ku!!" ucap riko. Alex langsung terdiam mendengar pertanyaan Riko itu


"kenapa diam? apa kamu tidak iklas? aku tak suka jika kau menduakan naisa!!" ucap riko sudah menganggap naisa sebagai adiknya sendiri. lagi lagi Alex hanya diam saja


di tengah tengah perkelahian mereka ada seorang pria yang langsung memisahkan keduanya.


"kenapa kalian berantem?" tanya pria itu


"buka urusan mu!!" teriak Alex


"sabar bro, jangan seperti itu!!" ucap pria itu. saat Alex melihat wajah pria itu ia langsung mengenalinya. pria itu adalah orang yang telah membawa naisa ke Jepang


"ada perlu apa lagi kau ke sini!!" teriak Alex kesal


"ngomong nya biasa saja, oh ya sebenarnya aku ke sini hanya ingin memberikan undangan pernikahan ku!!" ucap pria itu memberikan undangan pernikahan


Alex langsung bingung, karena ia berpikir jika pria itu ada hubungannya dengan naisa


"aku harap kau dan naisa datang di acara spesial ku ini!!" ucap pria tersebut


"bukan kah kau berhubungan dengan naisa?" tanya Alex ragu ragu

__ADS_1


"tidak, aku hanya butuh bantuan nya!!" ucap pria itu


"oh ya aku pulang dulu masih banyak urusan yang harus ku kerjakan!!" ucap pria itu langsung pergi dari sana


seketika Alex langsung terdiam, ia melihat undangan tersebut, ia malah merasa bersalah dengan naisa yang telah berburuk sangka. Alex langsung ingin pulang saat itu juga


"kau ingin kemana?" tanya Riko


"aku ingin pulang!!" ucap Alex langsung pulang saat itu


Riko hanya mengerutkan keningnya saat mobil Alex mulai tak terlihat di matanya.


kini Alex sudah sampai di rumah, ternyata di depan rumah ada bik uni yang sedang menggendong jein.


"ya Allah tuan, tuan dari mana saja?" tanya bik uni mengkhawatirkan naisa


"maaf bik tadi ada urusan, naisa di mana bik?" tanya Alex


"naisa keluar untuk mencari tuan, tadi saya lihat wajah non naisa merah seperti orang baru nangis gitu tapi tak tau dia kenapa, tadi saya tidak mengizinkan nya untuk keluar ternyata non naisa keluar diam diam tuan!!" ucap bik uni menjelaskan


Alex langsung panik saat tau naisa keluar tengah malam, tanpa basa basi Alex langsung kembali ke mob dan mencari naisa.


--------------------------


naisa yang sedang mencari Alex ia kelelahan karena ia perginya jalan kaki, ia ingin menjelaskan lagi kepada Alex bahwa dia tak punya hubungan dengan pria itu.


di tempat lain Alex juga sedang berusaha untuk mencari naisa, ia ingin menghubungi naisa tapi malah ponsel Alex tertinggal di rumah, Alex sangat khawatir dengan naisa yang keluar tengah malam.


di saat naisa ingin menyebrangi jalan, naisa tak melihat ada mobil yang sedang melaju kencang.


brak .............


naisa langsung terlempar ke depan, naisa bahkan tak sadarkan diri akibat tabrakan tersebut. Alex yang terkejut langsung keluar dari dalam mobil, ia sangat panik saat menabrak seseorang awalnya Alex tak tau bahwa yang ia tabrak adalah istri nya sendiri.


di rumah jein malah menangis lebih kencang lagi, entah apa yang terjadi bik uni pun tidak tau.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw

__ADS_1


~happy reading~


__ADS_2