Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
papa juga khawatir


__ADS_3

"keluar kalian!!" teriak pria itu. naisa ingin membuka pintu mobil itu tapi mama malah menahan nya.


brak......


salah satu pria itu langsung memecahkan kaca mobil hingga serpihan kaca tersebut kena ke kening naisa.


"aaaaaaaaaaa tolong" teriak naisa dan mama.


brak.....


dengan cepat anak buah Alex Langsung saja memukul leher pria tersebut dari belakang, pria itu langsung jatuh tersungkur. akhirnya di sana terjadilah perkelahian antara pria tak di kenal dengan anak buah Alex. di karenakan anak buah Alex banyak akhirnya semua pria tak di kenal itu langsung jatuh tersungkur.


mama masih tetap memeluk naisa, ia sangat ketakutan sekali, begitu juga naisa, ia merasa perih di bagian keningnya akibat sepuhan kaca mobil tadi.


tak lama kemudian akhirnya Alex datang ke lokasi, ia memegang salah satu pria tak di kenal itu.


"siapa yang menyuruh kalian menyerang istri dan mama ku hah!" teriak Alex marah. pria tak di kenal itu hanya diam saja, karena ia tidak ingin membongkar hal tersebut


"cepat katakan!!" teriak Alex lagi.


"aku hanya begal, aku hanya ingin mencuri perhiasan mereka!!" ucap pria tersebut. akhirnya Alex menyuruh anak buahnya untuk melaporkan pria tak di kenal itu kepada pihak yang berwajib. Alex langsung berlari kecil ke arah mobil. ia langsung membuka pintu mobil itu.


Alex sangat panik sekali melihat kening naisa yang mengeluarkan darah segar, walau pun tidak banyak tapi itu pasti sakit.


"Alex, cepat bawa naisa ke rumah sakit!!" ucap mama dengan gemetar. Alex langsung mengangguk, ia juga membawa mama untuk pergi dari sana.


di dalam mobil naisa masih ketakutan begitu juga dengan mama, Alex juga sangat panik sekali. joki yang masih di lokasi Langsung mencari Alex tapi tidak ada di sana.


"buset dah, mobil gue gak ada lagi, trus Alex mana? naisa mana? trus mama Alex mana?" ucap joki berbicara sendiri. ia sangat kesal sekali pasti Alex sudah pergi meninggalkan dia.


 


tak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah sakit, naisa langsung saja di tangani oleh dokter di sana. mama dan Alex menunggu di kursi tunggu.


mama langsung memeluk alex ia masih takut sekali dengan kejadian tadi.


"mama jangan takut lagi ya, ada aku di sini!!" ucap Alex. mama mengangguk tapi jujur saja ia masih takut.


tak lama kemudian akhirnya dokter nya keluar menemui Alex dan mama


"gimana keadaan istri saya dok, apa ada yang parah?" tanya Alex


"dia tidak apa apa tuan muda, hanya luka kecil saja. tapi sepertinya ia ketakutan tuan!!" ucap dokter itu. wajar saja naisa ketakutan, ia takut jika Yanto lah yang menculiknya.

__ADS_1


dokter itu langsung pergi, mama dan Alex langsung masuk ke dalam Untuk melihat keadaan naisa.


"apa masih ada yang sakit?" tanya mama mendekati naisa


"tidak mah, gak sakit cuman perih aja!!" ucap naisa. Alex sangat lega untung saja anak buahnya datang lebih awal hingga naisa tidak terlalu luka berat.


 


papa Alex sudah di hubungi oleh joki, ia langsung saja cepat untuk pulang ke rumah ia takut terjadi apa apa kepada istri dan menantunya itu.


"bi, mana istri ku!!" ucap papa panik masuk ke dalam rumah


"tadi ibu sudah pergi bersama naisa ke mall pak!!" ucap bibi


"tadi kata joki ada yang ingin mencelakai istri ku dan menantu ku!!" ucap papa masih panik. bibik benar benar tidak paham dengan apa yang di katakan oleh majikannya itu.


bibik langsung ke dapur dan membawakan air putih hangat untuk tuannya


"tuan coba minum dulu, jangan panik seperti itu ya!!" ucap bibik memberikan minum tersebut. papa langsung minum dan duduk di sofa.


"tuan jangan panik lagi ya, biar saya aja yang telpon nyonya!!" ucap bibik langsung mengambil telepon nya.


pembicaraan lewat telepon


"iya ada apa?" tanya mama


"ini tuan sudah pulang, dan dia sangat panik katanya nyonya di ganggu oleh orang!!" ucap bibi


"oh ya, bilang aja sama dia aku tidak apa apa cuman naisa saja yang luka di kening nya, sebentar lagi kami pulang!!" ucap mama


"lah kok bisa nyonya?" apa yang terjadi?" tanya bibik ikutan panik, tadinya ia pikir tuannya itu hanya bercanda saja ternyata memang benar kenyataan nya


"sudah nanti saja ya, ni kami mau pulang!!" ucap mama langsung menutup telponnya.


"lah kok main mati aja sih!!" ucap bibi kesal


"kenapa bik? istri ku gak papa kan? bagaimana dengan menantu ku?" tanya papa


"kata nyonya sih dia gak papa tuan, tapi non naisa ada luka di kening nya, tapi sebentar lagi mereka akan pulang!!" ucap bibik. lagi lagi papa masih saja panik.


 


Alex sudah siap membawa obat untuk naisa setelah itu mereka sudah bisa untuk pulang

__ADS_1


"ada apa sih?" tanya mama kepada Alex, sedari tadi mama memperhatikan Alex seperti ada sesuatu yang ia pikirkan


"itu mah, kok Alex merasa ada yang kurang ya!!" ucap Alex masih saja berpikir.


mama langsung melihat ke arah Alex dan melihat ke arah naisa, di sana tidak ada yang kurang apa pun.


"yang kurang itu cucu mama, mangkanya buat trus yang banyak!!" ucap mama langsung jalan Luan ke arah mobil


naisa dan Alex sangat terkejut, apalagi naisa yang langsung keringat dingin saat mertua nya berkata seperti itu.


naisa dan Alex tidak berbicara apa apa mereka langsung juga pergi ke arah mobil, tapi Alex masih saja merasa ada yang kurang.


saat berad di dalam mobil Alex juga masih linglung, ia ingin sekali mengingat sesuatu yang kurang itu.


"aduh Alex, Ayuk kita pulang mama masih takut nih. mama harus di peluk papa mu dulu biar mama tenang!!" ucap mama


"ma tunggu dulu, kayaknya ada yang kurang!!" ucap Alex masih saja berpikir


"apanya yang kurang?" tanya naisa yang juga heran dengan Alex


"Allahu Akbar, joki mana ma?" tanya Alex panik


"joki? dari tadi gak ada joki di sini!!" ucap mama


"iya bang, dari kita pergi ke rumah sakit memang tidak ada kak joki!!" ucap naisa


"berarti joki tinggal di lokasi dong, tadi aku dan joki datang ke lokasi kejadian setelah itu aku lupa padanya!!" ucap Alex


"aduh putra mama, belum punya anak tapi ingatannya kayak kakek tua!!" ucap mama terkekeh, naisa juga ikutan terkekeh dengan mama.


Alex hanya diam saja, memang dia yang salah. ia langsung melajukan mobil ke arah rumah nya untuk mengantarkan naisa dan juga mamanya.


tak Lama kemudian mereka sudah sampai di rumah utama. mama langsung masuk ke dalam rumah jujur saja ia masih saja takut dengan kejadian tadi.


"papa!!" teriak mama dari luar, saat papa mendengar suara istri nya ia pun langsung memeluk sang istri.


"apa ada yang terluka? ada yang sakit?" tanya papa Sangat khawatir


"sudah pa, mama gak papa kok, mama cuma takut aja!!" ucap mama langsung bermanja manja di dekapan suami nya itu.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


jangan lupa vote, like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw

__ADS_1


~happy reading~


__ADS_2