
"ku katakan sekali. apa kau ingin ayah mu kemari dan menikah kan mu bersama kakek tua itu. dan apakah kau ingin ibu dan adik laki laki mu itu dalam keadaan bahaya!!" ucap Alex benar benar sangat serius
naisa benar benar sangat terkejut sekali, bagaimana bisa Alex tau tentang keluarga nya. padahal selama di sana naisa tidak pernah memberitahu siapa siapa tentang keluarga nya.
"maaf bos tam-fan, jangan pernah bawa keluarga saya, kan aku tidak ingin menikah dengan tuan!!" ucap naisa ingin keluar dari mobil Alex, tapi sialnya pintu mobil itu telah di kunci oleh Alex.
"baiklah, besok akan ku suruh semua anak buah ku untuk menghabisi ibu mu dan juga adik mu itu!!" ucap Alex tersenyum miring
"jangan pernah sentuh mereka!!" ucap naisa dengan suara tinggi. kini naisa sudah sangat emosi dan kesal terhadap Alex.
"jika kau tidak mau aku menyentuh mereka, maka nikah lah bersama ku!!" ucap Alex
"aku tidak mau!!" ucap naisa dengan suara tinggi lagi.
Alex langsung mendekati naisa secara perlahan, naisa langsung saja menelan salivanya, ia benar benar takut sekali.
"jangan pernah menolak permintaan ku!!" ucap Alex penuh penekanan. Alex menatap tajam ke arah naisa membuat bulu kuduk naisa langsung berdiri seketika. ia menelan salivanya beberapa kali dari tadi bahkan hembusan nafas Alex kini ia rasakan.
entah kenapa kini air mata naisa langsung jatuh, ia benar benar merasa dia adalah wanita yang tidak beruntung sama sekali.
Alex yang melihat itu langsung sedih, tapi ia berpura pura sangat di hadapan naisa agar naisa takut kepadanya.
"ku mohon jangan sakiti ibu ku, jangan sakiti adik ku. dan jangan panggil ayah ku kemari!!" ucap naisa mengeluarkan air matanya
"aku bisa melakukan apa yang kau inginkan, tapi menikah lah dengan ku!!" ucap Alex
"beri aku waktu untuk memikirkan hal itu!!" ucap naisa masih dalam keadaan menangis
"baiklah, aku tunggu itu!!" ucap Alex duduk kembali. Alex langsung melajukan mobilnya menuju ke kantor lagi.
Alex sebentar turun dari mobil untuk membeli nasi untuk nya dan juga untuk naisa.
"ini makan siang mu!!" ucap Alex dingin. naisa masih dalam keadaan menangis, tapi ia tetap menerima apa yang di berikan oleh Alex.
sesampainya di kantor naisa tidak berbicara sepatah kata pun, saat di kantor naisa juga menahan tangisnya.
__ADS_1
sore pun telah tiba akhirnya semua karyawan di sana sudah pulang, begitu juga dengan naisa tengah bersiap siap untuk pulang.
"apa perlu di Anter?" tanya Alex
"tidak perlu bos tam-fan!!" ucap naisa tidak melihat ke arah Alex
Alex langsung pergi dari saja, begitu juga dengan joki. joki benar benar heran kenapa bos nya itu ingin mengantar naisa dan kenapa naisa menolak nya.
naisa langsung pulang dengan jalan kaki, ia langsung saja menangis saat perjalanan pulang, ia benar benar tidak sanggup menahan ini semua.
sesampainya di rumah Alex langsung membersihkan diri, tadinya joki ingin bertanya tapi melihat raut wajah Alex akhirnya ia tidak jadi bertanya.
panggilan lewat telepon
"kalian jaga wanita itu, jangan sampai lecet sedikit pun dan ingat jangan sampai dia kabur. Poto dan alamat nya sudah ku kirim lewat WhatsApp!!" ucap Alex dingin
"Baim tuan!!" ucap anak buah Alex mengakhiri panggilan tersebut.
"semoga saja dia tidak kabur!!" gumam Alex di dalam kamar.
"ibu, naisa ingin pulang hiks.....hiks....hiks.... Bim Rara di mana?" ucap naisa menangis semakin keras.
perlahan naisa merebahkan dirinya, ia benar benar sangat lelah badan dan juga lelah pikiran.
"apa aku menikah saja dengan nya?" gumam naisa
"tapi pasti aku akan menjadi babunya, dan akan menjadi bahan pelampiasan nya!" ucap naisa lagi
"lagian kan aku gak cinta sama dia!!" ucap naisa lagi. naisa Benar benar tidak bisa tertidur malam itu ia hanya memikirkan perkataan Alex tadi. jika di tolak keluarga akan bahaya jika di terima maka dia lah yang akan sengsara.
malam ini Alex ke tempat riko lagi, ia juga pusing jika di rumah saja.
"hei bro!!" sapa Alex
"hei, pas banget Lo Dateng. bantuin ya!!" ucap riko
__ADS_1
"kan udah ada pelayan Lo tu, ngapain pula gue bantuin Lo!!" ucap Alex
"maksud gue, Lo bantuin gue liatin naisa. siapa tau dia lewat nanti tolong panggilin ya!!" ucap riko
seketika mood Alex langsung hilang, seperti nya Riko juga menyukai naisa begitu juga dengan joki yang tidak cukup dengan satu pacar.
"buat apa Lo nunggu in naisa?" tanya Alex dingin
"sumpah di imut banget, cantik, manis, semuanya ada di dia deh!!" ucap riko membayangkan naisa
"Lo jauhi dia, karna di pacar gue!!" ucap Alex santai
"what? pacar? Lo kok malah ngerebut sih. mana ada tipe seorang presedir seperti naisa!!" ucap riko tidak suka dengan berita hoax yang ia dengar.
"Lo gak percaya? kita liat aja nanti. trus kalau gue suka sama naisa memang kenapa?" ucap Alex.
"gak mungkin Lex, Lo kan presedir. sedangkan naisa hanya cewek biasa. biasanya presedir itu suka sama cewek yang berkelas!!" ucap riko
"asal Lo tau, naisa adalah wanita yang sangat berkelas!!" ucap Alex
"tau dari mana Lo?" tanya Riko tidak percaya dan pastinya Riko sedang mengejek Alex
"kan gue pacar nya, mangkanya gue tau. dan ingat malam ini dia tidak akan datang kemari!!" ucap Alex langsung pergi dari sana
"buset dah, gue di tikung teman!!" ucap riko geleng geleng kepala. sebenarnya Riko tidak terlalu suka dengan naisa ia hanya suka karna naisa itu orang yang baik.
Riko sudah bisa menebak semenjak hari tu pasti Alex suka kepada naisa. tapi walau pun hanya sekedar suka dengan sikap baiknya entah kenapa hati Riko malah sakit saat dengar berita kalau Alex berpacaran dengan naisa.
Alex tau dan yakin bahwa nisa tidak akan pergi ke taman malam itu. karna Alex tadi menghubungi anak buahnya. dan naisa di rumah dan sedang menangis bahkan anak buah Alex mendengar bahwa naisa sedang berbicara sendiri di dalam kamar nya. Alex bahkan mendengar naisa sedang mengeluh tentang apa. Alex malah terkekeh saat naisa bilang dirinya akan menjadi babu jika nikah bersama Alex.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote, like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1