
pagi itu Alex sangat bersemangat sekali untuk berangkat ke kantor, naisa langsung menyiapkan sarapan pagi untuk Alex. para pembantu Alex suka sangat heran kenapa naisa ingin ikut masak.
saat di kamar naisa langsung memasang dasi Alex, setelah itu mereka langsung turun ke lantai satu. Alex langsung duduk dan sarapan di siapkan oleh naisa sendiri.
"bik uni, jadi sekarang aku udah punya istri, jadi kalau istri ku ingin memasak biarkan saja jangan di larang tapi kalian tetap awasi istri ku ya!!" ucap Alex kepada para pembantunya
"baik tuan!!" ucap mereka serempak
Alex langsung makan begitu juga dengan naisa, hari ini naisa ingin menjelajahi rumah Alex bersama para pembantu di sana.
"apa obat mu sudah habis dek?" tanya Alex
"gak perlu di obati lagi kok, udah gak sakit lagi!!" ucap naisa
"baiklah kalau gitu, Abang ingin berangkat dulu ya!!" ucap Alex. naisa langsung mengantar sang suami ke depan pintu rumah. naisa langsung Salim kepada Alex dan Alex langsung menciumi naisa saat itu.
kini Budiman telah sampai di rumah sahabat nya yaitu Rendi, sejak masa SMA mereka selalu bersama tapi karena sudah memiliki keluarga jadi mereka sudah jarang untuk bertemu.
Budiman langsung menaiki lift menuju ruangan Budiman. Budiman pergi ke sana bersama satu anak buahnya atau sopir pribadi nya.
tok....
tok...
tok..
"masuk saja!!" ucap Rendi (papa Alex)
Budiman langsung membuka pintunya dan masuk bersama anak buahnya.
"Budiman!!" ucap papa Alex
"Rendi!!" ucap nya juga. papa Alex langsung berdiri dan memeluk sahabatnya itu, sudah lama sekali mereka tidak bertemu sama sekali.
"apa kabar mu?" tanya Rendi
"aku baik saja! bagaimana kabar mu?" tanya Budiman lagi
"aku sangat baik sekali!!" ucap Rendi sangat senang sekali bisa bertemu lagi dengan Budiman
"ayo silahkan duduk!!" ucap Rendi mempersilahkan Budiman dan anak buahnya untuk duduk.
"bagaimana keadaan putra mu?" tanya Budiman
__ADS_1
"dia sudah dewasa, bahkan sudah memiliki adik lagi. dan Alex juga sudah menikah!!" ucap Rendi. Budiman langsung termenung memang sudah lama sekali ia tidak bertemu dengan sahabat nya ini, ia ingin sekali bercerita banyak dengan Rendi.
"kapan Alex menikah? dan aida bagaimana?" tanya Budiman
"aida sudah menikah dan sudah memiliki anak laki laki yang berumur sekitar 4 tahun, Alex baru menikah seminggu yang lalu!!" ucap Rendi
"aduh jadinya aku pengen banget ni jumpa dengan cucu mu!!" ucap Budiman tersenyum
"tenang saja, kita akan atur jadwal. malam ini kita makan bareng saja di rumah ku, aku akan mengajak anak anak ku dan menantu ku!!" ucap Rendi. Budiman hanya tersenyum saja jujur ia juga sangat ingin seperti Rendi yang hidup bahagia dengan istri nya bahkan sudah mempunyai anak dan cucu juga.
---------
naisa dan bik uni sudah mengelilingi rumah Alex, bik uni memberi tahu tentang apa saja yang ada di rumah itu.
"oh ya, Bik naisa bisa tanya sesuatu?" ucap naisa
"jelas boleh dong non!!" ucap bik uni
"apa makanan kesukaan Alex?" tanya naisa
"kalau tuan muda sangat suka nasi goreng, setelah itu seblak tapi sepertinya tuan muda sudah jarang makan itu tapi dia suka, setelah itu tuan muda juga suka kimbab, mango sticky rice, pad Thai, kaeng khiao!!" ucap bik uni. naisa malah menunjukkan ekspresi aneh nya, naisa memiringkan sebelah bibir atasnya dan matanya sangat sayu melihat bik uni. ekspresi itu membuat bin uni tertawa lepas
"kok bik uni tertawa sih!!" ucap naisa
"lagian kesukaan Alex aneh banget bik, naisa baru dengar loh!!" ucap naisa
"ya makanan yang bibik ucap tadi kebanyakan dari Thailand!!" ucap bik uni
"pantesan naisa tidak tau!!" ucap naisa
"tenang saja, kalau non naisa ingin masak makanan kesukaan tuan muda, nanti bibik ajarin kok!!" ucap bik uni.
"iya bik, makasi ya!!" ucap naisa. naisa akan memperbaiki diri agar cocok menjadi istri seorang presedir.
----
Ririn sedang berjalan untuk berjualan, dan tiba tiba sebuah mobil berhenti di belakang Ririn, ia ingin lari tapi seorang pria langsung cepat untuk menangkapnya, Ririn bahkan kini sudah pingsan. Andi yang melihat itu sangat terkejut karena Ririn baru saja pulang dari sekolah Andi, dan Andi masih saja berdiri di sana.
Andi langsung lari ke arah mobil tersebut, karena kelamaan akhirnya mobil itu sudah berjalan. dengan cepat Andi langsung menulis nomor mobil itu. setelah itu ia masih tetap mengejar mobil yang menculik ibunya itu.
lama kelamaan akhirnya Andi tidak sanggup untuk mengejar mobil itu, tak terasa air matanya kini sudah membasahi pipi Andi, ia sangat kesal tidak bisa menyelamatkan ibunya
"siapa mereka? kenapa mereka menculik ibu!!" ucap andi menangis. Andi sudah tidak tau lagi ingin berbuat apa, tapi ia berencana untuk melaporkan kejadian tadi kepada polisi tapi Andi tidak memiliki bukti sama sekali.
----------
__ADS_1
brak.....
tak sengaja naisa menjatuhkan piring ia sedang ia bawa, ia langsung mengambil piring yang sudah pecah itu.
"aaaaa...!!" teriak naisa tak sengaja melukai jarinya sendiri. Alex yang baru sampai di rumah langsung datang ke tempat naisa.
"kenapa tangannya?" tanya Alex khawatir
"loh kok Abang di sini!! tadi gak sengaja kenak jarinya!!" ucap naisa. Alex langsung mengambil p3k untuk mengobati tangan naisa.
"Bik Tolong bersihkan piring yang pecah itu!!" ucap Alex
"baik tuan!!" ucap nya
tiba tiba naisa langsung terdiam saat Alex sedang mengobati lukanya, entah kenapa rasa khawatir terhadap ibu nya langsung bergejolak di hatinya.
"kenapa sayang?" tanya Alex heran saat melihat naisa hanya bengong saja
"bang kok aku tiba tiba khawatir sama ibu ya!!" ucap naisa
"khawatir kenapa?" tanya Alex
"enggak tau bang, tapi khawatir aja gitu!!" ucap naisa. Alex langsung memeluk naisa agar naisa tidak terlalu mencemaskan ibunya
"jangan khawatir ya, besok kita ke tempat ibu!!" ucap Alex. memang Alex sudah berencana ingin mengunjungi mertuanya lagi setelah menikah.
"benarkah?" tanya naisa
"benar sayang, tenang saja ya, jadi sekarang jangan khawatir lagi!!" ucap Alex
"iya bang, tapi Abang kenapa ada di rumah?" tanya naisa
"ada berkas yang tinggal dan Abang mau kasih tau kalau malam ini kita makan bareng di rumah papa, karena sahabat papa datang!!" ucap Alex
"ooooo iya bang!!" ucap naisa. pelukan Alex sangat nyaman sekali bagi naisa, bahkan kini naisa tidak terlalu cemas lagi, Karena besok ia akan bertemu dengan ibu langsung.
saat itu Alex langsung menyuruh naisa untuk istirahat, dan Alex kembali ke kantor lagi.
maaf ni teman teman author pengen nanya ni, kira kira di bab sebelumnya author udah pernah gak bilang siapa nama ayah Alex, kalau sudah ada tolong komen di bawah ya🙏, soalnya author lupa ni😅
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1