Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
Ririn melihat Budiman


__ADS_3

setelah mandi Alex langsung menikmati teh buatan naisa. naisa juga menemani Alex di sana, entah kenapa naisa tidak terlalu takut lagi dengan Alex bahkan naisa mulai jatuh cinta kepada Alex. begitu juga dengan Alex yang tidak ingin jauh dari istrinya itu.


"sayang jangan lupa nanti malam 5 ronde!!" bisik Alex ke telinga naisa. naisa langsung merinding sendiri, ia malu tapi mau.


"kelamaan bang, gak sanggup!!" ucap naisa


"sok gak sanggup, semalam dia yang paling ganas!!" ucap Alex terkekeh. lagi lagi naisa malah malu sendiri.


naisa tidak menjawab apa apa lagi, karena yang di katakan Alex benar semua.


"malam ini jalan kemana?" tanya Alex


"ke taman, mau makan es cream milik Abang!!" ucap naisa ingin makan es cream


"oke sayang, jangan lupa ajak ibu dan Andi!!" ucap Alex


"okay!!" ucapnya.


-------


malam itu mereka sedang bersiap siap, mereka berencana untuk makan di luar malam itu. saat ganti baju naisa sangat merasa risih dengan Alex yang sedari tadi memeluk dirinya dari belakang.


"bang, naisa mau cari cari baju dulu!!" ucap naisa sedang memilih milih baju untuk pergi malam itu


"pakai saja yang kamu suka dek, istri ku sangat wangi membuat ku ingin lengket di belakang mu dek!!" ucap Alex asik menciumi leher naisa. lama kelamaan naisa malah lemas sendiri jika Alex terus menerus mencium leher naisa.


"sudah bang, nanti aja kita sambung plisssss!!" ucap naisa. akhirnya Alex langsung melepaskan pelukannya


"ya sudah pokonya nanti malem harus puas!!" ucap Alex tersenyum tipis ke arah naisa


naisa malah tidak menghiraukan Alex, ia langsung memilih baju dan mengganti bajunya. begitu juga dengan Alex yang langsung mengganti bajunya.


saat balik badan ke belakang naisa sangat terkejut dengan penampilan Alex yang sangat elegan. naisa langsung menelan salivanya ia merasa sangat insecure jika berjalan bersama Alex.


"ada apa? kenapa gitu cara lihat nya dek?" tanya Alex heran tatapan naisa sangat aneh atau bisa di bilang seperti orang terkejut


"gak ada bang!!" ucap naisa bohong

__ADS_1


"pasti ada, jujur saja!!" ucap Alex


"Abang tampan banget!!" ucap naisa menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan ia langsung berlari kecil menuju kamar mereka


tiba tiba Alex langsung merasa sangat bahagia saat istri nya memuji dia tanpa Alex harus menyuruhnya. Alex langsung berdiri di depan kaca ia melihat penampilan dirinya yang memang sangat elegan.


"akhirnya istri ku jujur jika aku memang tampan!!" ucap Alex terkekeh sendiri, ia benar benar sangat senang sekali saat itu.


Alex langsung keluar dari kamar ganti, kali ini Alex lagi yang terkejut melihat naisa yang sudah berdandan sangat cantik.


"Ayuk berangkat!!" ucap naisa. Alex hanya mengangguk saja tapi ia masih fokus dengan penampilan naisa yang sangat cantik sekali


Alex mengandeng tangan naisa di lantai satu sudah ada ibu anda, dan juga bik uni yang ingin ikut juga.


"aduh...... tuan nyonya romantis banget sih!!" ucap bik uni


"jelas sekali!!" ucap Alex singkat.


mereka langsung menuju mobil saat itu, Alex yang mengendarai mobil, dan naisa di sebelah nya pastinya.


"siap tuan!!" ucap bik uni


tak lama kemudian akhirnya mereka sudah sampai di restoran yang baru buka itu, mereka langsung keluar dari mobil dan mereka langsung masuk ke dalam restoran tersebut.


mereka langsung memesan makanan, ibu Ririn baru kali ini masuk ke dalam restoran yang sangat besar itu begitu juga dengan Andi ia tidak menyangka jika masuk ke restoran yang besar itu.


setelah memesan makanan mereka langsung makan bersama di sana. Ririn sangat Senang sekali makanan di sana sangat lezat.


tak sengaja mata Ririn melihat ke arah luar, dan ia sangat terkejut saat dari jauh ia melihat seperti seorang yang ia kenal.


Ririn langsung memerhatikan lelaki itu, Ririn seperti nya memang sangat kenal sekali. tapi saat di tengah jalan ada seorang wanita yang menghampiri lelaki itu.


dan mereka berdua langsung masuk juga ke restoran tersebut, Ririn masih saja memperhatikan kedua orang itu. entah kenapa Ririn ingin menangis tapi ia tahan, ia tidak ingin menangis di depan anak anak dan menantunya.


sudah jelas sekali Ririn barusan melihat Budiman, sudah lama sekali ia tidak melihat Budiman bahkan Ririn sangat rindu sekali tapi apa lah daya seperti nya Budiman sudah memiliki istri baru itu lah yang ada di pikiran Ririn.


tadinya Ririn sangat bersemangat sekali makan di restoran itu tapi entah kenapa kini ia malah tidak nafsu makan lagi. setelah siap makan mereka langsung pergi dari restoran itu, Ririn masih menahan tangisnya, ia sangat rindu sekali dengan Budiman.

__ADS_1


kini mereka sudah berada di dalam mobil lagi, kali ini mereka akan ke taman, malam itu naisa ingin memakan es cream.


dan tak lama kemudian mereka telah sampai di taman tersebut, mereka langsung ke kedai kecil milik Alex dan duduk di sana.


"bagaimana pengantin baru, kalian mau pesan apa?" tanya Riko kepada mereka


"aku mau rasa coklat kak!!" ucap naisa


"aku juga kak!!" ucap andi


"aku mau rasa strawberry!!" ucap bik uni


"ibu mau rasa apa?" tanya naisa


"coklat saja nak!!" ucap Ririn masih saja memikirkan hal yang tadi.


Ririn langsung memasang wajah bahagia nya ,ia tidak mau jika mereka yang ada di sana tau jika dirinya sedang sedih.


mereka makan es cream sambil jalan jalan di sana, bahkan mereka menaiki Beberapa wahana yang ada di sana. Andi sangat senang sekali sudah lama ia tidak jalan jalan seperti ini.


pukul 11 malam akhirnya mereka pulang, kini mereka sudah sampai di rumah. Andi langsung masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat begitu juga dengan Ririn


saat memasuki kamarnya, Ririn tidak bisa lagi menahan tangisnya, ia langsung mengunci pintu kamar dan langsung menangis sejadi jadinya.


ia sangat rindu, dan cinta di dalam hatinya tidak bisa bohong. ia masih tetap mencintai Budiman walau pun Budiman telah memiliki istri baru lagi.


"sudah lama aku tak melihat nya, aku tidak bisa menahan rasa rindu ku dan aku tidak bisa menahan rasa cemburu ku, aku masih mencintaimu mas!!" ucap Ririn masih saja menangis.


ia tidak menyangka jika Budiman berada di sekeliling nya, tapi selama ini memang ia tidak pernah melihat sosok Budiman bahkan yang mirip saja tidak pernah ia lihat.


perlahan Ririn langsung merebahkan badannya di atas ranjang, ia masih saja menangis tapi lama kelamaan akhirnya ia bisa tertidur lelap.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~

__ADS_1


__ADS_2