
naisa sangat senang sekali, ia tidak menyangka jika ibu dan Andi sudah berada di rumah. ia langsung masuk ke dalam kamar bersama Alex. Alex sangat senang jika melihat naisa senang seperti itu
"adek udah ngantuk?" tanya Alex kepada naisa
"sudah bang, lagian ini udah tengah malam!!" ucap naisa memang benar benar sangat ngantuk
"aduh......" ucap Alex memegang kepalanya
"kenapa bang? oh ya makasi buat suprise nya, naisa senang banget!!" ucap naisa langsung memeluk Alex. Alex sangat terkejut kenapa naisa sudah mulai berani nyosor Luan tapi Alex juga senang jika naisa seperti itu.
"iya sama sama!!" ucap Alex
"tidur yuk!!" ucap naisa ingin tidur
"tapi....." ucap Alex
"tapi kenapa?" tanya naisa
"Abang pengen seperti semalam lagi belum puas, bentar aja ya!!" ucap Alex dengan manjanya.
naisa langsung menelan salivanya, ia langsung deg deg gan ia takut akan seperti semalam lagi, ia merasakan sangat sakit sekali. tapi bagaimana pun itu sudah menjadi kewajiban naisa sebagai seorang istri.
"ya sudah, tapi Abang yang mulai!!" ucap naisa malu malu
"yes!!" ucap Alex sangat senang langsung melepaskan bajunya. naisa tersenyum sendiri melihat Alex yang menurut naisa sangat lucu.
Alex langsung menindih pelan ke arah naisa, naisa tidak berani sama sekali menatap mata Alex.
"tatap aku sayang!!" ucap Alex lembut
"gak bisa bang!!" ucap naisa jujur. Alex hanya tersenyum saja melihat tingkah naisa. Alex langsung mulai me********mi bibir naisa, naisa hanya mengikuti permainan Alex saja.
Alex juga langsung me********um leher naisa dan meninggalkan bekas tanda di sana. seperti biasa suara indah naisa sudah mulai keluar, Alex tambah bersemangat sekali.
mereka melakukan pemanasan beberapa menit, sekarang tubuh mereka tidak ada lagi sehelai kain pun, naisa masih malu malu jika seperti itu di hadapan Alex.
akhirnya mereka langsung bertempur malam itu, kali ini naisa tidak terlalu merasakan sakit lagi.
setelah selesai Alex langsung berbaring di samping naisa, Alex langsung memeluk naisa dengan hangat. mereka belum memakai satu pakaian pun mereka hanya menutup tubuhnya dengan selimut.
"terima kasih sayang, maaf membuat capek!!" ucap Alex dengan lembut
"tidak apa apa bang, itu sudah tugas ku!!" ucap naisa
__ADS_1
"kalau memang itu tugas mu, kenapa tidak dari pertama nikah saja kita lakukan itu!!" ucap Alex lagi
"masih takut, masih malu!!" ucap naisa sangat jujur.
Alex langsung mencium naisa sebelum tidur, entah kenapa dengan ciuman itu naisa merasa sangat bahagia sekali. tak lama kemudian akhirnya mereka tidur terlelap.
-------
pagi harinya, Ririn langsung memasak dengan pembantu yang ada di sana. sudah seperti biasa ia memasak untuk sarapan pagi.
naisa masih saja tertidur lelap bahkan tidak bergeser sedikit pun. perlahan Alex membuka matanya, ia langsung melihat naisa yang cantik. saat membuka mata Alex langsung mengucek kedua matanya, ia melihat dekat wajah istri nya itu.
tidur aja cantik banget, batin Alex senyum senyum sendiri
Alex tidak berhenti menatap naisa, naisa begitu cantik kalau sedang tidur, bahkan kini Alex senyum senyum sendiri mengingat pertempuran semalam.
"seperti nya istri ku ini capek banget!!" ucap Alex langsung mengecup kening naisa. perlahan Alex turun dari ranjang, ia turun dengan hati hati agar naisa tidak terbangun.
Alex langsung ke kamar mandi dan membersihkan diri, saat setelah mandi naisa masih saja dengan posisi tadi. seperti nya naisa benar benar sangat capek sekali hingga telat bangun. Alex sengaja tidak membangun kan naisa.
Alex langsung siap siap memakai baju kantor, istri nya masih saja tertidur pulas. sebelum berangkat ia mencium kening naisa dulu setelah itu ia pergi.
"naisa mana nak?" tanya Ririn Kepada Alex
"ooooo kalau gitu sarapan dulu ya Alex!!" ucap ibu Ririn
"gak usah buk, biar Alex bungkus aja sarapan di kantor. soalnya ada sesuatu yang penting pagi ini buk!!" ucap Alex
"kalau gitu ibu siapkan dulu ya!!" ucap Ririn langsung ke dapur. Ririn langsung menyiapkan bekal sarapan pagi untuk Alex.
"nih makanan nya!!" ucap Ririn memberikan bekal tersebut kepada Alex
"baik, terima kasih buk. Alex pergi dulu!!" ucap Alex mencium punggung tangan mertua nya itu.
joki sudah menanti di sana, mereka berdua langsung berangkat kerja.
"semoga Alex memang yang terbaik untuk naisa!!" gumam Ririn.
-------
pukul sembilan pagi, perlahan naisa membuka matanya, masih dalam keadaan rabun ia tidak melihat siapa pun di depannya. naisa langsung mengucek matanya benar saja tidak ada siapa siapa di sana
"Abang!!" sapa naisa
__ADS_1
hening, tidak ada Jawaban. naisa langsung mengambil ponselnya, ia sangat terkejut sekali ternyata sudah pukul 9 pagi.
"ya Allah kok bisa telat bangun!!" ucap naisa kesal
"bang bang, bang!!" sapa naisa lagi. naisa langsung bangun dari atas ranjang dan saat itu ia terkejut lagi karena ia tidak memakai apa apa
"ya Allah!!" ucap naisa langsung berlari ke kamar mandi.
---------
hari itu Budiman ingin sekali bertemu naisa lagi, entah kenapa kalau melihat naisa rindu Budiman terhadap Ririn sudah hilang sedikit. tapi hari ini Budiman sedang sibuk dan lagian ia tidak tau di mana rumah Alex.
--------
siang harinya, Rendi sudah berada di rumah begitu juga dengan Celine yang sudah pulang sekolah. hari itu memang papa Alex ingin memberi tahu berita tentang naisa kepada istrinya dan juga putrinya.
"pa, cepat cerita mama penasaran banget nih!!" ucap mama memang sangat penasaran
"benar pa, Celine juga penasaran!!" ucap Celine
"ya sudah kalian diam dulu, jadi gini setelah di selidiki naisa itu adalah anak pertama dari ketiga bersaudara. dia memiliki adik laki laki dan adik perempuan. jadi sebelum menikah dengan Alex naisa sempat kabur dari rumahnya karena dia hendak di jual oleh ayahnya kepada kakek kakek yang sudah tua, ayah nya pemain judi dan selalu kalah jadi hutangnya sangat banyak mangkanya dia ingin menjual naisa. ternyata ibu naisa tidak terima jika naisa di jual trus naisa kabur deh!!" jelas Rendi kepada istri dan anaknya
"buset dah, ayah apa an tu jual jual anak!!" ucap Celine tidak menyangka
"makannya papa juga heran, mana ada seorang ayah ingin menjual anak nya sendiri!!" ucap Rendi juga tidak habis pikir dengan ayah naisa.
"jangan jangan naisa bukan anak kandung nya pa!!" tebak mama
"kalau itu papa juga gak tau sih!!" ucap Rendi
"trus apa lagi pa!!" ucap Celine
"naisa baru lulus dari sekolah SMA, trus dia itu anak yang pintar sekali, ia ingin melanjutkan kuliah tapi karena kejadian tadi akhirnya ia kabur!!" ucap papa
"waduh gila tu ayah Kak naisa!!" ucap Celine.
mereka bertiga malah geram kepada ayah naisa yang sangat jahat dan kerja nya gak benar sama sekali.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1