Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
Yanto menemui ririn


__ADS_3

keesokan harinya seperti biasa, Ririn berjualan kue di pinggir jalan, hari itu Budiman tidak datang menemani Ririn.


"ehem......apa kabar?" sapa Yanto tiba tiba datang mendekati Ririn. Ririn langsung menoleh ke arah suara, saat melihat orang itu Ririn tidak senang sama sekali


"ada perlu apa ke sini?" tanya Ririn dingin


"yang jelas kau masih punya urusan dengan ku!!" ucap Yanto


"urusan apa lagi?" tanya Ririn kesal


"kau harus ingat jika kamu masih memiliki putri kecil. jadi aku ke sini ingin meminta uang untuk putri kecil mu!!" ucap Yanto. Ririn langsung menatap aneh ke arah Yanto.


"sekarang aku bertanya kamu siapa nya indah?" tanya Ririn


"ya aku adalah ayah nya!!" ucap Yanto


"trus yang biasa mencari nafkah siapa, suami atau istri?" tanya Ririn lagi


"ya suami lah!!" ucap Yanto


"lah trus kenapa minta uang jajan indah kepada ku, seharusnya aku yang minta uang kepada mu untuk menghidupi Andi!!" ucap Ririn. Yanto langsung kenak mental pastinya


"apa kau tidak sayang kepada putri mu?" tanya Yanto


"tidak, jika kau sayang kepada nya maka aku tidak akan sayang kepada nya. tapi jika kamu tidak sayang kepada nya maka aku lah yang sayang kepada indah. jadi kalau kamu tidak sayang indah lagi maka berikan dia Kepada ku!!" ucap Ririn tegas. Yanto sangat geram dengan ucapan Ririn itu, ingin sekali Yanto menghajar Ririn saat itu juga.


"lagian bukan kah kamu sudah menikah dengan janda kaya? trus kenapa malah minta uang kepada ku? apa janda mu itu sudah miskin?" tanya Ririn


"diam kau!!" ucap Yanto sudah sangat geram terhadap Ririn


"kenapa harus diam?" tanya Ririn. karena merasa kesal dan tidak bisa lagi menjawab pertanyaan Ririn akhirnya Yanto langsung pergi dari tempat itu, sudah nampak di wajah Yanto jika Yanto sangat marah sekali. Ririn hanya tersenyum tipis saat Yanto pergi dari sana.


"dasar lelaki goblok!!" ucap Ririn juga kesal tiba tiba Yanto datang.


---------------


kini Budiman tengah menangis di dalam kamar nya, ia melihat alamat yang di berikan oleh Ririn kemaren, dan alamat itu adalah rumah Alex. berarti putri Budiman adalah naisa yang ia kenal beberapa hari lalu.


"putri ku sudah besar, aku jahat tidak pernah merawatnya!!" ucap Budiman menangis. ia sangat membenci diri nya sendiri, ia merasa dia lah ayah yang paling jahat terhadap putrinya.


"aku ingin sekali memeluk nya!!" ucap Budiman lagi. tapi apa lah daya Budiman masih takut jika mengaku kalau dia adalah ayah naisa, Budiman takut jika naisa tidak akan menerima kehadiran nya.


sebenarnya hari itu Budiman ingin menemani Ririn sepeda kemarin, tapi karena hati nya sedang sedih akhirnya Budiman tidak jadi menemani Ririn saat itu.


-----------------

__ADS_1


hari itu Alex tidak pergi ke kantor, ia hanya di rumah saja bekerja sambil menemani sang istri.


"mau makan apa?" tanya Alex. naisa langsung geleng geleng ia memang tidak selera untuk makan apa pun


"minum susu lagi?" tanya Alex


"enggak!!" ucap naisa singkat


"makan lah, tadi aja adek makan nya dikit!!" ucap Alex


"gak laper, gak selera!!" ucap naisa fokus pada ponsel nya.


untung nya keadaan naisa saat itu mulai pulih, bahkan naisa sudah tidak merasa sakit lagi.


Alex langsung mendekati naisa dan memeluk naisa, Alex mengambil ponsel naisa agar naisa lebih fokus pada Alex


"jangan di ambil ponsel nya!!" ucap naisa kesal. Alex tidak bicara sama sekali ia langsung mencium naisa Secara bertubi tubi. bahkan Alex menciumi leher naisa


tangan Alex mulai lasak, ia me********mas b*****h d******a milik naisa, hingga naisa mengelus suara indahnya. tangan Alex masih saja lasak hingga sampai ke a**t milik naisa.


Alex langsung terkejut saat memegang punya naisa tiba tiba Alex merasa ada yang janggal di sana. Alex langsung duduk dan membuka celana milik naisa.


"adek lagi dapet?" tanya Alex histeris


"iya!!" ucap naisa singkat


"jadi abang puasa dulu ya!!" ucap naisa


"kau benar benar menyiksa ku dek!!" ucap Alex sangat kesal


"enggak kok, adek gak nyiksa Abang!!" ucap naisa terkekeh lagi


"kalau gitu Abang cari wanita dulu ya untuk muasin Abang!!!" ucap Alex ingin pergi dari kamar


"apa?" ucap naisa


"cari cadangan dek, kan puasa, Abang gak tahan kalau puasa!!" ucap Alex


"trus kalai adek lagi dapet Abang bakalan cari wanita lain. oh gitu ya sekalian aja ceraikan adek!!" ucap naisa suara tinggi.


naisa langsung kesal, ia langsung naik lagi ke atas ranjang dan menutup tubuh nya dengan selimut.


"jadi gak ngizinin ni?" tanya Alex


"pergi trus kalau mau!!" teriak naisa kesal. Alex langsung terkekeh sendiri, Alex memang sengaja memancing naisa. ternyata benar kalau lagi dapet pasti emosi nya cepat naik

__ADS_1


Alex naik lagi ke atas ranjang dan memeluk naisa dari belakang, naisa hendak memberontak tapi malah Alex menahan kaki dan tangan naisa.


"jangan banyak gerak dek, nanti bocor!!" ucap Alex terkekeh


"iiiii lepasin!!" ucap naisa kesal


"gak mau!!" ucap Alex


"pergi trus sana cari wanita lain!!" ucap naisa kesal


"gak akan dek, mana mungkin Abang cari yang lain!!" ucap Alex


"jadi yang tadi apa an? hah? !!" ucap naisa kesal


"cuman mau mancing emosi adek aja!!" ucap Alex jujur


"iiiiiii.......jahat banget sih!!" ucap Nisa tambah kesal


Alex langsung melepaskan naisa, ia ingin tau apa yang di lakukan naisa. naisa langsung mengambil bantal dan memukuli Alex, Alex malah tertawa lepas.


Alex tidak menyangka kalau naisa bisa jadi harimau juga, karena selama ini naisa sangat lembut jadi Alex baru lihat kalau naisa bisa marah.


"udah dek, maaf ya maaf!!" ucap Alex


"Abang sih suka banget bikin orang kesel!!" ucap naisa dengan wajah cemberut


"iya maaf, gak ngulang lagi kok!!" ucap Alex. naisa langsung memasang wajah cemberut nya, Alex langsung saja mencium pipi naisa.


perlahan Alex menidurkan naisa, naisa masih saja cemberut ke arah Alex. Alex tersenyum dan mencium bibir Naisa.


"jangan cemberut!!" ucap Alex mencium pipi naisa. naisa tidak menjawab apa apa, wajah nya masih sama seperti tadi.


Alex mencium naisa lagi secara bertubi tubi. padahal di hati naisa sangat senang sekali jika di manjakan oleh Alex, tapi naisa pura pura cemberut saja


"sayang gak boleh cemberut ya!!" ucap Alex lembut


"siapa suruh buat gara gara!!" ucap naisa


"ya Abang minta maaf ya!!" ucap Alex


"ya udah deh, adek maafin!!" ucap naisa. mereka langsung saja melanjutkan ciumannya.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw

__ADS_1


~happy reading~


__ADS_2