
saat keluar dari kamar mandi naisa langsung memeluk Alex, ia merasa sangat lemas sekali. Alex langsung memeluk naisa dan membaringkan tubuh naisa di atas ranjang, Alex langsung mengambil minyak kayu putih dan di oleskan ke perut naisa.
"kemarin makan apa adek?" tanya Alex
"ya cuman makan biasa aja kok!!" ucap naisa sudah lemas. Alex berpikir jika naisa masuk angin
tak lama dari situ Alex turun ke lantai satu di sana sudah ada joki dan juga Celine yang ingin berangkat sekolah.
"bro Lo pergi aja dulu ya ke kantor gue lagi gak bisa nih!!" ucap Alex
"kenapa?" tanya joki heran
"bang....bang.....!!" teriak naisa dari dalam kamar
Alex terkejut dan langsung berlari ke kamar nya, begitu juga dengan joki dan Celine langsung menyusul Alex.
di sana naisa mual lagi, Alex langsung memijit leher naisa lagi.
"bang!!!!" ucap naisa memeluk Alex
"ya udah kita ke rumah sakit aja ya!!" ucap Alex
"kamu kenapa dek?" tanya joki khawatir
"enggak tau juga nih, tadi pagi langsung mual gitu!!" ucap Alex
"ya sudah Lo anterin adek gue ya, gue ke rumah sakit dulu!!" ucap Alex lagi. joki langsung mengangguk tanda mengerti dan ia pun langsung pergi dari sana di ikuti oleh Celine
Alex membantu naisa untuk mengganti bajunya, bahkan mereka belum sempat mandi, mereka langsung saja ke rumah sakit saat itu.
"kamu tau gak kakak ipar mu kenapa?" tanya joki kepada Celine
"ya gak tau dong kak, padahal tadi malem kami beru main bareng kok, trus kak naisa gak papa tuh!!" ucap Celine
"kakak tebak kalau naisa bakalan hamil!!" tebak joki
"what? benarkah kak?" tanya Celine tidak percaya
"aku yakin banget!!" ucap joki
"wah........ bentar lagi punya ponakan baru nih!!" ucap Celine sangat senang sekali.
"doain aja apa yang Kaka bilang tadi!!" ucap joki
"pasti kak!!" ucap Celine sangat antusias. tak lama kemudian Celine sudah sampai di sekolah nya dan joki pun langsung berangkat ke kantor
__ADS_1
----------
tak lama kemudian akhirnya Alex dan naisa sudah sampai di rumah sakit, saat itu dokter Langsung menangani naisa, sedangkan Alex menunggu di luar.
Alex sangat cemas dan khawatir ia takut naisa kenapa napa. Alex malah merasa dirinya sangat bau sekali.
"waduh gue lupa sikat gigi nih!!" ucap Alex tidak nyaman dengan kondisi nya saat ini.
tak lama kemudian akhirnya dokter yang menangani naisa telah keluar, Alex langsung menghampiri dokter tersebut jujur sana Alex sangat khawatir dan juga cemas.
"bagaimana keadaan istri saya dok?" tanya Alex
"kira kira tuan tau kapan istri tuan datang bulan?" tanya dokter tersebut
"2 hari kebelakang dia sudah datang bulan!!" ucap Alex. dokter itu langsung tersenyum ke arah Alex menandakan ada kabar bahagia
"selamat tuan dari perusahaan LA grup sebentar lagi akan memiliki anak, intinya istri tuan sekarang positif hamil!!" ucap dokter itu
Alex nampak terkejut dengan perkataan Dokter itu, jujur ia masih tidak percaya dan tidak menyangka sama sekali.
"biasa di ulangi dok? seperti nya saya salha dengar!!!" ucap Alex masih belum percaya
"istri tuan Alex sedang positif hamil!!" ucap dokter tersebut
"istri ku hamil, beneran hamil?" tanya Alex tidak percaya juga. dokter itu langsung mengangguk dan tersenyum ke arah Alex.
"maaf tuan ini tempat ramai nanti tuan jatuh jika loncat loncat seperti itu!!" ucap dokter itu menegur alex
Alex langsung sadar dengan perkataan dokter itu, ia langsung berdiri tegap lagi, setelah itu dokter langsung pergi dari sana.
Alex masih diam diri di sana, ia malah mengutuk kebodohan nya sendiri, bagaimana bisa dia loncat loncat di sana bagikan anak kecil.
"buset dah malu banget gue!!" ucap Alex langsung masuk ke dalam ruangan di mana ada naisa di sana.
"sayang!!" sapa Alex masuk ke dalam ruangan tersebut, padahal di sana masih ada suster yang lainnya tapi Alex tidak peduli sama sekali
Alex mendekati naisa dan menciumi wajah naisa secara bertubi tubi.
"bang masih ada suster di sini!!" ucap naisa merasa tingkah Alex tidak sopan
"masih lama kah kalian di sini?" tanya Alex kepada suster yang ada di sana
"tidak lagi tuan!!" ucap suster itu
"kalau tidak ada lagi silahkan pergi, dan tolong tutup pintu nya!!" ucap Alex
"baik tuan!!" ucap suster itu langsung keluar dan menutup pintu tersebut
__ADS_1
setelah suster itu keluar Alex langsung menciumi naisa lagi, Alex sangat bahagia sekali tapi naisa belum tau sama sekali
"Abang ini di rumah sakit loh!!" ucap naisa kesal
"biarin kok, yang jelas Abang sangat bahagia sekali!!" ucap Alex
"Abang gimana sih, kan adek sakit masak Abang senang!!" ucap naisa tambah kesal
Alex langsung menatap wajah naisa, Alex tidak bisa lagi menahan air matanya di saat itu juga Alex meneteskan air matanya di depan naisa. naisa sangat heran sekali kenapa Alex malah menangis
"Abang kenapa? kenapa nangis?" tanya naisa mengusap air mata Alex
"terima kasih sudah mau menjadi ibu dari anak anka ku, terima kasih sudah mau menjadi istri ku!!" ucap Alex sangat terharu.
seketika naisa langsung paham dengan apa yang di katakan oleh Alex, naisa langsung melihat ke arah perutnya sendiri seakan akan belum percaya dengan apa yang ia pikirkan.
perlahan Alex mengelus perut naisa dan menciumi perut naisa. di saat itu juga naisa sangat terharu sampai meneteskan air mata.
"bang!!" ucap naisa
"iya dek, di sini ada bayi kita!!" ucap Alex menciumi perut naisa lagi
"benarkah?" tanya naisa lagi
"iya sayang!!" ucap Alex langsung memeluk naisa. mereka berdua langsung menangis haru di ruangan itu. mereka berdua sangat bahagia sekali
"Abang tau gak?" tanya naisa masih berpelukan
"mulut abang bau!!" ucap naisa langsung terkekeh
"adek juga bau!!" ucap Alex lagi
naisa langsung melepaskan pelukannya, baru kali ini ia melihat Alex tidak rapi saat keluar rumah bahkan giginya saja belum di sikat.
"bang anak kita cewek apa cowok?" tanya naisa
"sayang ku janinnya masih kecil, belum bisa di lihat jenis kelamin nya!!" ucap Alex
"oooo gitu ya!!" ucap naisa
"peluk lagi bang!!" ucap naisa ingin peluk lagi. Alex langsung memeluk naisa saat itu.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1