
Pagi hari ini joki menjemput Alex seperti biasa, ia sangat kesal kemarin tidak bisa datang ke kantor gara gara Alex yang tidak mengizinkannya.
Nisa sudah siap ia langsung berangkat dengan berjalan kaki, ia haru menghemat untuk bisa bertahan hidup.
Naisa biasa datang lebih awal karna ia harus bersih bersih dulu, sesampainya di kantor ia langsung Menganti bajunya.
Joki sudah sampai di depan rumah Alex, ia langsung saja masuk ke dalam.
"Hai kak joki!" Sapa Celine
"Loh kok di sini?" Tanya joki
"Iya ni, semalam tidur di sini kak!!" Ucap Celine
"Alex mana?" Tanya joki lagi
"Lagi siap siap tuh!!" Ucap Celine juga sudah siap dengan pakaian sekolah nya. Tadi pagi baju sekolah Celine di antar oleh sopir pribadi papa.
"Udah siap!!" Ucap Alex mendekati Celine dan joki
"Ayuk berangkat!!" Ucap joki
Mereka bertiga langsung berangkat, Celine di Anter dulu ke sekolah nya baru lah mereka menuju kantor.
Mereka berdua sudah sampai di depan kantor, Alex dan joki langsung masuk lewat lobi, seperti biasa semua karyawan di sana menyapanya. Alex hanya tersenyum saat di sapa oleh para karyawan nya
"naisa!!" Sapa joki
"Eh kak joki, kakak dari mana aja? Kenapa kemaren gak Dateng? Atau kakak sakit?" Tanya naisa khawatir
"Kakak gak papa kok, kemaren ada urusan jadi gak bisa Dateng!!" Ucap joki
"Syukurlah!!" Naisa mengeluarkan nafas leganya
"Kamu bersihin ruangan kakak ya!!" Ucap joki
"Siap kak!!" Ucap naisa langsung mengambil peralatan untuk membersihkan ruangan joki.
Naisa langsung keruangan joki ia membersihkan semua ruangan.alex sedang ingin memanggil naisa untuk membersihkan ruangan nya juga. Tapi naisa tidak ada di dalam ruangan kecilnya.
"Kemana dia?" Gumam Alex.
Saat Alex ingin kembali ke ruangan tak sengaja ia melihat naisa yang sedang membersihkan ruangan joki.
__ADS_1
"Ngapain kamu di situ?" Tanya Alex dingin
"Lagi bersihin ruangan tuan joki!!" Ucap naisa
"Setelah itu langsung keruangan ku!!" Ucap Alex dingin langsung pergi ke ruangannya.
"Bagaimana kemarin, apa kamu ada di marahi dengan tuan Alex?" Tanya joki
"Gak ada kak!!" Ucap naisa
"Bagus lah. Setelah itu kamu ke ruangan tuan Alex ya!!" Ucap joki
"Siap kak!!"
Tak lama kemudian naisa telah selesai membersihkan ruangan joki kini ia langsung saja menuju ruangan Alex.
Tok....
Tok....
Tok..
"Masuk!!" Ucap Alex fokus pada laptop nya. Naisa langsung masuk tanpa basa basi ia langsung saja membersihkan ruangan Alex.
"Baik bos tam-fan!!" Ucap naisa
"Aku males tiap hari harus keruangan kecil mu, apa kamu punya ponsel?" Tanya Alex
"Punya bos tam-fan!!" Ucap naisa
"Berikan nomor mu!!" Ucap Alex masih dingin terhadap naisa. Naisa langsung saja memberikan nomor ponselnya kepada Alex.
Setelah membersihkan ruangan Alex naisa langsung keluar untuk membuatkan kopi untuk Alex.
"Kok bos tam-fan itu dingin banget ya, kemaren gak kayak tu" gumam naisa saat mengaduk kopi untuk Alex. Naisa kembali lagi keruangan Alex untuk membawakan kopi.
Naisa langsung masuk tanpa mengetok pintu lagi.naisa berjalan mendekati meja Alex untuk memberikan kopinya, karna lantai terlalu licin naisa tidak bisa menyeimbangkan badannya. Tiba tiba sama naisa langsung hampir terpeleset. Alex yang melihat itu langsung sama menangkap badan naisa yang kecil imut itu.
"Aaaaa......" Alex langsung menahan pinggang naisa dengan sebelah tangan agar tidak jatuh ke lantai. Jarak antara Alex dan naisa sangat dekat sekali bahkan naisa bisa merasakan hembusan nafas Alex.
Cantik juga, batin Alex
Alex masih saja menatap dalam mata naisa, naisa Benar benar tidak nyaman dengan posisi seperti itu.
__ADS_1
"Maaf bos tam-fan!!" Ucap naisa, seketika Alex terbangun dari lamunannya menatap naisa
"Lain kali hati hati!!" Ucap Alex membantu naisa berdiri tegap kembali
"Maaf bos tam-fan, kopinya buat ulang aja!!" Ucap naisa ingin pergi. Kopi tadi sedikit tumpah ke baju naisa jadi kopinya tinggal setengah di dalam gelas tersebut.
"Tidak usah, taruh saja kopinya di situ. Ganti baju mu dulu!!" Ucap Alex
"Baik bos tam-fan, sekali lagi maaf!!" Ucap naisa keluar dari ruangan Alex. Entah kenapa sampai di ruangan kecil naisa, jantung naisa masih berdetak tak beraturan akibat mata Alex menatap nya.
"Aduh, kok malah gini sih. Kan gue jadi gugup!!" Gumam naisa. naisa masih saja kesal dengan dirinya sendiri bagaimana bisa dia sebodoh itu di hadapan Alex.
Alex yang di ruangan malah senyum senyum sendiri akibat kejadian tadi. Alex langsung meminum kopi buatan naisa.
"nikmat banget kopi buatan dia!!" ucap Alex tersenyum
Alex sangat menikmati kopi buatan naisa, entah kenapa ia sangat suka sekali dengan kopi buatan naisa.
entah kenapa Alex malah memikirkan sesuatu yang membuat nya tersenyum sendiri, ia memiliki niat jahat untuk naisa kali ini. tapi ia lakukan ini dengan serius.
"ibu minum obatnya dulu ya!!" ucap andi memberikan obat kepada itu. hari itu Andi tidak sekolah karna ibu sedang sakit, ia sangat khawatir sekali dengan keadaan ibu. semenjak pindah ke kontrakan ibu, sekarang ibu hanya jual kue kue dan di titip di warung terdekat.
"kenapa kamu gak sekolah nak?" tanya ibu
"Andi sangat khawatir sama ibu. Andi gak usah sekolah dulu buk!!" ucap andi yang begitu perhatian kepada ibunya.
"ibu istrirahat aja ya!!"ucap andi. ibu tersenyum ke arah putranya itu, ia langsung berbaring dan istrirahat.
Andi keluar dari kamar ibu, ia sedang memikirkan bagaimana caranya untuk menemukan kak naisa, Karna ibu sakit pasti memikirkan kak naisa.
"kalau aku cari kak naisa, trus ibu sama siapa?" gumam Andi. Andi benar benar sangat pusing saat itu. apalagi ujian akhir sekolah akan di mulai beberapa hari lagi untuk tingkat SMP.
"ponsel tinggal, baju gak ada di bawa, uang gak ada di bawa. trus kak naisa tinggal di mana?" gumam Andi. air mata Andi langsung menetes ia tidak tau bagaimana nasib kakaknya saat ini apakah dia sudah makan atau belum. jika di pikir pikir naisa tidak akan selamat jika tidak membawa uang sepeser pun.
ayah Yanto malah tidak ada lagi memberi kabar apa apa kepada Andi dan ibu, bahkan Andi tidak di beri uang oleh ayah sama sekali. Andi malah berharap jika ayah memberi ya uang jajan agar tidak terlalu menyusahkan ibu.
Andi akan berusaha dulu untuk mendapatkan uang yang banyak agar bisa mencari naisa bersama dengan ibu, ia tidak akan pernah meninggalkan ibunya, karna ibunya lah matahari nya saat ini.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote, like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1