Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
bab 37


__ADS_3

Alex langsung melajukan mobil ke arah rumah nya, lagi lagi naisa sangat terkejut saat mobil mereka sampai bukan di rumah kedua orang tua Alex.


"Lo kita salah alamat bang?" ucap naisa


"naisa Kirana, ini adalah rumah kita yang sebenarnya. kan kita hanya nginap seminggu saja di ruang kedua orang tuaku. dan rumah ini juga rumah mu!!" ucap Alex.


Alex langsung turun dan menyuruh semua orang rumah untuk mengantarkan semua barang naisa ke dalam kamarnya. setelah itu mereka langsung berangkat lagi ke kantor. Alex sengaja tidak mengajak naisa untuk masuk dulu ke rumah karena waktunya terlalu sedikit.


sesampainya di kantor Alex langsung menyiapkan semua pekerjaan nya, naisa hanya mengikuti Alex saja, ia ingin sekali membantu Alex tapi ia tidak paham sama sekali.


tok ..


tok...


tok...


"masuk!!" ucap Alex. joki langsung masuk keruangan Alex


"dari mana aja sih?" tanya joki kesal, sedari tadi ia sedang menunggu kepulangan Alex


"dari luar, ada apa?" tanya Alex


"gue nyari in Lo, pulangnya lama banget lagi. nih yang perlu di tanda tangani!!" ucap joki. Alex langsung memeriksa berkas yang di bawa kan oleh joki, setelah itu ia langsung saja menanda tangani nya.


"nih!!" Alex menyerahkan kembali berkas tersebut


"besok besok kalau mau pergi lama pamit dulu ke gue!!" ucap joki


"oke deh, sory gue gak ngabarin Lo. ni kunci mobilnya!!" ucap Alex terkekeh sendiri. joki langsung mengambil ku ci mobil itu dan kembali ke ruangan nya. naisa sedari tadi hanya menjadi penonton saja di sana.


"masih bosan juga?" tanya Alex kepada naisa


"benar sekali!!" ucap naisa. Alex tidak berbicara apa apa lagi ia hanya tersenyum saja ke arah naisa. Alex tidak mau jika naisa bekerja walaupun naisa belum mencintai nya tapi Alex akan berusaha membuat naisa jatuh cinta kepada nya.


sore pun telah tiba saat nya semua karyawan pulang begitu juga dengan Alex dan joki, naisa sangat senang sekali akhirnya pulang juga.


kini mereka bertiga sudah berada di dalam mobil, joki akan mengantarkan Alex dan naisa dulu untuk pulang ke rumah kedua orang tua Alex.


sesampainya di rumah Alex langsung mandi sedangkan naisa langsung ke dapur untuk membantu bibi untuk memasak. awalnya bibi menolak karena ia merasa sungkan jika di bantu oleh mantu manjakan nya itu tapi naisa malah memaksa bibi akhirnya naisa bisa membantu bibi untuk masak sore itu.

__ADS_1


saat mereka makan malam, seperti tadi pagi mereka semua sangat lahap makan dengan masakan buatan naisa.


"naisa kalau kalian nanti sudah tinggal berdua satu rumah jangan lupa ya main ke sini, makanan mu enak sekali!!" ucap papa di sela sela makannya


"iya benar jangan lupa ya main ke sini!!" ucap mama


"iya pa, ma!!" ucap naisa


"eh.......tidak boleh seperti itu, mama sama papa harus izin dulu sama Alex kalah tidak naisa yang akan ku marahi!!" ucap Alex


"kalau kamu marahin naisa, awas aja kamu ya!!" ucap mama


"mangkanya minta dulu sama Alex!!" ucap Alex


"sudah diam,!!" ucap papa, mama langsung diam saja begitu juga dengan Alex.


malam ini naisa masih saja takut jika tidur bersama Alex, ia takut jika Alex berbuat macam macam dengan dia.


saat ini naisa hanya menyibukkan diri dengan ponsel barunya di kamar, sedangkan Alex sedang mengerjakan pekerjaan kantor nya di atas ranjang.


mereka berdua tidak berbicara sama sekali, malah kamar itu menjadi sunyi.


"aku sedang puasa berbicara, jadi aku tidak ingin ngomong!!" ucap naisa. spontan Alex langsung melihat ke arah naisa yang ada di sebelah nya. Alex langsung memindahkan laptop nya ke atas meja. ia langsung saja mendekati naisa secara perlahan.


"apa apa an ini!!" ucap naisa menjauh saat Alex mendekatinya


"kau itu selalu membuat ku gagal fokus!!" ucap Alex


"ya sudah, kalau mau kerja biar aku keluar saja biar Abang itu fokus!!" ucap naisa sudah dag Dig dug. sekarang Alex sudah mendekat ke arah naisa, bahkan kini naisa sudah merasakan hembusan nafas Alex yang terburu buru.


"jangan dekati aku!!" ucap naisa


"kamu istri ku jadi harus di dekati!!" ucap Alex lembut


"ku mohon bang jangan per******sa aku ya!!" ucap naisa menutup matanya. Alex langsung terkejut sekali siapa juga yang mau memper******Sanya kan mereka sudah sah.


"kamu istri ku, dan aku bukan penjahat yang mau mengambil kepe*******nan orang lain!!" ucap Alex


"maaf kan aku!!" ucap naisa

__ADS_1


"kenapa?" tanya Alex bingung


"aku tidak bisa melayani mu, karena kamu belum mencintai mu dan aku juga masih belum berani!!" ucap naisa. Alex sudah menebak pasti kata kata itulah yang keluar dari mulut naisa. Alex memaklumi hal itu ia tidak akan gegabah dalam hal itu. tapi Alex harus menahan nafsunya untuk saat ini.


"aku akan menunggu mu hingga kamu mencintai ku sayang!!" ucap Alex mencium kening naisa, setelah itu Alex langsung melanjutkan pekerjaan.


seketika naisa langsung membeku saat Alex mencium kening nya, dan kali ini pertama ia mendengar Alex memanggil nya dengan kata sayang. entah kenapa kini malah naisa senyum senyum sendiri, ia sangat senang sekali Alex begitu sabar dengan nya, padahal ia sebagai istri harus siap melayani suaminya.


"kenapa senyum senyum?" tanya Alex


"tidak ada bang!!" ucap naisa langsung berbaring dan menutup tubuhnya dengan selimut. naisa sangat malu sekali ketahuan senyum senyum sendiri oleh Alex. Alex juga Langsung tersenyum seakan akan ia paham dengan isi hati naisa saat ini.


setelah menyiapkan pekerjaan nya, Alex langsung ingin tertidur, ia melihat seperti nya naisa sudah tertidur, setelah itu ia langsung membuka baju nya, karena Alex memang tidak pakai baju kalau tidur malam.


perlahan ia mendekati naisa dari belakang, ia ingin sekali memeluk naisa, Alex mencium leher naisa dari belakang, ia sangat suka sekali dengan bau naisa yang menurut nya sangat harum sekali.


tak terasa akhirnya Alex juga sudah tertidur sambil mencium bau harum tubuhnya naisa.


malam itu meli sedang berada di sebuah tempat, ia tidak terima dengan semua kenyataan ini, Ia akan mencari celah untuk memisahkan Alex dengan naisa.


"bagaimana bos?" tanya seorang pria kepada meli


"lakukan lah apa yang ku katakan, celaka i wanita itu!!" ucap meli dingin


"baik bos!!" ucap pria itu. meli langsung pergi dari tempat itu, ia tidak akan membiarkan naisa dan Alex untuk bersama, baginya Alex hanya miliknya seorang dan tidak bisa di bagi bagi.


meli langsung pulang ke rumahnya, ia selalu saja di marah kedua orang tuanya jika pulang terlalu malam.


"dari mana saja kau?" tanya ayah meli. meli tidak menjawab sama sekali, ia langsung pergi dari sana ia tidak ingin berdebat dengan ayahnya saat itu.


"aku berbicara pada mu, apa kamu tidak punya telinga?" ucap ayahnya dengan nada tinggi


"aku tidak ingin berdebat dengan ayah!!" ucap meli langsung pergi menuju kamar nya


"dasar anak kurang ajar!!" ucap ayahnya kesal sekali.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


Jangan lupa vote, like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw

__ADS_1


~happy reading~


__ADS_2