Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
Alex ngambek


__ADS_3

1 bulan kemudian


hari berlalu Minggu pun telah berlalu, kini acara pernikahan Budiman dan Ririn di adakan dengan acara yang sederhana dan mereka menikah di rumah yang baru Budiman beli.


acara tersebut berjalan dengan lancar, semua sedang bahagia saat itu, satu Minggu kebelakang joki dan azkia juga telah menikah.


setelah acara resepsi selesai mereka langsung pulang satu persatu, naisa sudah mulai akrab dengan jein begitu juga dengan Alex yang sudah pantas menjadi seorang ayah.


"jadi pengen nikah kalo selalu jadi tamu undangan!!" ucap Alvin saat berada di dalam mobil


"ya sudah kamu nikah saja!!" ucap Alex


"nikah sama Celine boleh kak?" tanya Alvin


"kumpulin dulu duitnya untuk melamar adik aku!!" ucap Alex


"siap bosss!!" ucap Alvin Sanga bersemangat sekali. naisa dan Alex sudah tau kalau Alvin jatuh cinta kepada Celine, Alex juga merestui itu karena Alvin adalah pria yang baik.


selama 1 bulan tinggal bersama Alex Alvin sudah bisa terbiasa dengan keluarga kecil Alex bahkan kini Alvin juga sudah bekerja bersama dengan Alex.


Alvin orang pintar akan tetapi ia tidak punya ijazah pendidikan, setiap Alex menjelaskan tentang pekerjaan Alvin selalu cepat tanggap dan sangat teliti mangkanya dari itu Alex mengajak Alvin untuk bekerja bersama nya.


meli juga sudah masuk penjara beberapa Minggu lalu, ia terbukti sebagai penculik yang satu tahun ini di cari oleh kepolisian.


Pukul 9 malam Alex sudah sampai di rumah, naisa langsung menidurkan jein tapi jein tidak mau tertidur.


"jein sudah tidur sayang?" tanya Alex saat mereka sudah berada di dalam kamar


"belum bang, malah matanya masih bulat banget!!" ucap naisa


"jein anak ayah tidur ya jangan ganggu keromantisan papa dan mama mu!!" ucap Alex mengelus rambut jein


naisa malah terkekeh melihat suaminya itu, Alex memang kurang suka jika di dalam hari ada mengganggu aktivitas nya.


"huek......huek.....huek.......!!" tiba tiba saja jein menangis


"loh kok dia nangis!!" ucap Alex heran


"apa dia tau apa yang ku katakan!!" ucap Alex tak percaya


"dia haus Abang!!" ucap naisa langsung memberikan ASI untuk putra nya itu. seketika jein langsung berhenti menangis dan sibuk meminum asi mamanya

__ADS_1


"jein sayang tinggalin buat papa ya!!" ucap Alex juga ingin seperti jein


"jein sayang habisin aja ya jangan di kasih buat papa kamu!!" ucap naisa kepada jein. ekspresi Alex langsung berubah, ia sangat kesal jika naisa berbicara seperti itu


Alex malah menarik paksa jein hingga jein menangis lagi, jein malah di tidurkan di kasur dan Alex langsung tidur di pangkuan naisa. malah kini Alex yang meminum ASI naisa


"bang!!! kok malah Abang sih!!" ucap naisa kesal


"lagian tu bocah lama banget tidurnya!!" ucap Alex juga kesal


"kan dia anak Abang, jadi harus dia dulu!!" ucap naisa menggeser kan tubuh Alex dan menggendong jein kembali


Alex langsung saja menunjukkan ekspresi tidak sukanya kepada naisa. Alex pun langsung menarik selimut dan menutup tubuhnya dengan selimut, Alex juga membelakangi naisa


naisa hanya bisa geleng geleng saja dengan tingkah suaminya itu, sebelum ada jein Alex tidak pernah ngambek seperti itu.


tak lama kemudian akhirnya jein sudah tertidur pulas, naisa langsung menidurkan jein di box yang memang sudah di sediakan untuk baby jein.


naisa naik lagi ke atas ranjang, ia sedang memikirkan bagaimana caranya untuk merayu suaminya itu. karena naisa tidak tau ia langsung cari di Mbah Google.


setelah itu naisa senyum senyum sendiri melihat isi google itu, ia pun menutup ponselnya dan mulai merayu suaminya.


"bang udah tidur ya?" tanya naisa dengan suara lembut nya. Alex tidak menjawab pertanyaan naisa ia masih saja dengan posisi yang sama


"Abang!!" ucap naisa lembut


"Abang tau gak? adek tu kan pengen banget anu sama Abang!!" ucap naisa menahan tawanya. sama seperti tadi Alex malah diam saja, sebenarnya Alex belum tidur


"Abang Ayuk lah!!" ucap naisa merayu Alex dengan suara lembut nya tapi di balik suara lembut itu sebenarnya naisa ingin tertawa lepas


"bang kok diem aja sih, apa perlu adek perkosa?" ucap naisa masih menahan tawanya. masih sama seperti tadi Alex hanya diam saja


"Abang plis......Ayuk adek pengen banget!!" ucap naisa ingin tertawa. naisa melepaskan pelukannya sebentar ia menarik nafas dulu agar tidak tertawa.


setelah itu naisa kembali memeluk Alex dari dalam selimut, naisa malah tidak tau lagi apa yang akan ia lakukan


"bang plis deh adek pengen banget goyang sama Abang!!" ucap naisa masih menahan tawanya. sama seperti tadi Alex tidak bersuara bahkan Alex tidak bergeser sama sekali


"ya sudah lah, adek cari pria bayaran aja!!" ucap naisa tidak pandai lagi merayu Alex, naisa pun langsung melepaskan pelukannya dan ingin pergi dari ranjang tapi dangan cepat Alex langsung menarik naisa hingga naisa kini berada di dalam dekapan Alex.


"mau kemana?" tanya Alex datar

__ADS_1


"mau cari pria bayaran, suami adek gak mau ya udah cari lain lah!!" ucap naisa


"memang ada pria bayaran, yang ada tu wanita bayaran!!" ucap Alex masih memeluk naisa


" ya pasti adalah, adek akan cari yang lebih tampan dan lebih kaya dari Abang!!" ucap naisa


"coba trus, bisa bisa Abang kurung adek sampe tua!!" ucap naisa


"asalkan di kurung nya sama abang adek mau kok!!" ucap naisa mengedipkan matanya ke arah Alex


"Abang tau gak?" tanya naisa


"enggak!!" ucap Alex judes


"adek itu sayang banget sama Abang, cinta mati lagi!!" ucap naisa menahan tawanya


"tumben bilang gitu!!" ucap Alex


"mangkanya jangan ngambek, adek gak tau lagi gimana cara rayuin Abang!!" ucap naisa malah tertawa lepas. naisa tertawa sepuas puasnya sedari tadi ia asik menahannya tapi kini ia tertawa hingga membuat Alex heran sendiri.


"kok ketawa sih!!" ucap Alex tak suka


"maaf, ya sudah Abang mau gak yang adek bilang tadi!!" ucap naisa


"adek bilang apa emang?" tanya Alex pura pura tidak tau


"bergoyang dengan Abang!!" ucap naisa tertawa


"ya mau lah tapi adek yang kerja!!" ucap Alex


"siap bos tam-fan!!" ucap naisa tertawa lagi


"sayang jangan ketawa lagi nanti Jein kebangun trus kita gak jadi bercinta!!" ucap Alex tidak ingin kalau jein terbangun. naisa langsung menutup mulut nya benar juga apa yang di katakan Alex.


seperti biasa mereka melakukan pemanasan dulu, tapi kali ini naisa yang banyak kerja Alex hanya ingin menikmati nya saja. tapi di tengah tengah mereka bercinta naisa kelelahan di situlah Alex mulai beraksi.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~

__ADS_1


__ADS_2