Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
Suara Alex sangat merdu


__ADS_3

setelah mengambil makanan dari meli, Alex langsung keluar dari ruangan nya, ia langsung mencari OB baru nya, ia yakin pasti OB barunya belum makan.


"eh tuan ada apa?" tanya OB itu saat Alex masuk keruangan kecil nya


"ini ada makanan, ini untuk mu!!" ucap Alex menyerahkan makanan tersebut kepada OB itu


"wah Alhamdulillah, terima kasih banyak tuan!!" ucap OB itu membungkuk kan badannya


"iya sama sama!!" ucap Alex langsung pergi dari sana. meli sangat bingung kenapa setelah memberi makanan Alex langsung pergi dari ruangan nya. dan tak lama kemudian Alex kembali lagi keruangan nya.


"loh makanan tadi kemana?" tanya meli


"sudah ku kasih kepada orang lain!!" ucap Alex langsung duduk di kursi nya


"kan itu makanan untuk mu, bukan untuk orang lain!!" ucap meli dengan nada tinggi


"perut ku sudah kenyang, jadi aku tidak sanggup untuk makan. jadi tolong pergi dari sini jangan mengganggu aku, aku sedang kerja!!" ucap Alex sangat serius. meli sangat kesal tanpa basa basi ia langsung pergi dari sana.


"eh tu nenek lampir kok ngikutin Lo Mulu!!" ucap joki juga tidak suka jika meli selalu mengikuti Alex


"aku juga tidak tau!!" ucap Alex


------


sore pun telah tiba, akhirnya semua pekerjaan Alex sudah selesai, ia ingin langsung pulang saat itu, entah kenapa ia sangat ingin sekali jika naisa selalu bersama nya tapi ia tau jika membawa naisa ke kantor pasti naisa sangat bosan sekali.


saat berada di dalam mobil Alex langsung menelpon naisa saat itu.


pembicaraan lewat telepon


"ada apa bang?" tanya naisa


mendengar suara lembut naisa Alex langsung tersenyum sendiri, ia sangat suka sekali dengan naisa yang lemah lembut.


"bang? kok gak ada suara?" tanya naisa lagi


"eh ya dek, adek pengen makan apa biar Abang bawa!!" ucap Alex lembut juga


udah manggil sayang, trus sekarang manggil adek. romantis banget, batin naisa berbunga bunga


"enggak usah bang, di rumah juga banyak makanan kok!!" ucap naisa


"tidak boleh seperti itu, pokonya harus ada minta atau mau di belikan baju?" tanya Alex

__ADS_1


"baju sudah banyak bang, oh ya naisa pengen coklat aja bang!!" ucap naisa ingin makan coklat


"ada yang lain lagi?" tanya alex


"tidak ada bang!!" ucap naisa


"ya sudah tunggu di rumah ya dek!!" ucap Alex menutup teleponnya.


"romantis banget, gue jadi pengen tu!!" ucap joki


"ya udah Lo nikah trus!!" ucap Alex


"entar lagi lah, gue yakini diri sendiri dulu!!" ucap joki


"gue gak pernah tu jumpa sama pacar Lo, jumpa barengan aja yuk sekalian sama naisa!!" ucap Alex


"gue sih masih jomblo!!" ucap joki jujur


"what? trus yang hari tu Lo tunjuk ke gua siapa?" tanya Alex


"pacar orang" ucap joki tertawa lepas sendiri


"lah kok gitu?" tanya Alex sangat tidak sangka, ia pikir joki benaran pacaran


"dia temen gue, tapi selalu gue panggil sayang. jadi gue jomblo!!" ucap joki tertawa lagi.


tak Lama kemudian akhirnya mereka berdua sudah sampai di depan rumah kedua orang tua Alex. Alex sudah membawa coklat satu kotak khusus untuk naisa pastinya.


joki langsung pulang langsung saat itu, sedangkan Alex langsung masuk kedalam kamar nya


"assalamualaikum istri ku!!" ucap Alex lembut dan membuka pintu. tanpa ada rasa malu lagi naisa langsung menghampiri Alex.


"mana coklat nya?" tanya naisa


"Salim dulu dong!!" ucap Alex. naisa langsung Salim dan Alex mencium naisa lagi. Alex juga langsung memberikan coklat satu kotak itu. naisa langsung terkejut dan sangat terharu sekali.


tiba tiba ia langsung memeluk Alex dengan erat, dan tak terasa air mata baisa kini sudah membasahi wajahnya.


"kenapa nangis, apa coklat nya kurang?" tanya Alex


"enggak bang, malah senang banget di beli in satu kotak. dulu aku minta di beli in satu saja pasti ayah ku tidak kasih!!" ucap naisa masih dalam keadaan menangis


Alex langsung saja membalas pelukan naisa, Alex seakan akan juga merasakan apa yang di rasakan oleh naisa.

__ADS_1


"sudah jangan nangis lagi, dan jangan di ingat lagi. aku akan selalu mencintaimu sayang!!" ucap Alex lembut. naisa tidak akan menyia-nyiakan Alex, Alex sangat lembut sekali kepada nya.


naisa langsung melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya.


"sudah ya jangan nangis lagi, Abang mandi dulu nanti kita shalat magrib bareng ya!!" ucap Alex. naisa hanya mengangguk saja.


setelah selesai mandi Alex dan naisa langsung shalat berjamaah berdua, ini pertama kalinya naisa di imam mi oleh seorang Lelaki. karena seingat naisa, ayah naisa tidak pernah shalat sama sekali, naisa dulunya hanya shalat sendiri saja.


hati naisa benar benar sangat luluh, suara Alex yang sangat merdu jika mengaji, ia tidak pernah menyangka jika Alex mengaji SE merdu itu.


setelah shalat naisa langsung Salim lagi ke Alex, Alex juga tidak menyangka ia memiliki istri secantik naisa.


------


yanto Sangat kesal sekali hari itu karena dirinya kalah lagi dalam berjudi, malah istri barunya ini juga sangat kesal sekali kepada Yanto


"Yanto tolong ya, kamu itu berhenti lah berjudi, atau kalau tidak tidak cerai saja. kau tau kau membawa anak mu ke sini dan aku yang mencari uang Trus kamu hanya menghabisi seperti itu. jadi sekarang pilih 2 pilihan, apakah kamu ingin kita cerai atau kau berhenti berjudi dan cari pekerjaan lain!!" ucap istri nya dengan suara tinggi, ia langsung saja meninggalkan yanto si ruang tamu, entah kepada ia sangat kesal jika di nasehat ti seperti itu.


malah Yanto langsung masuk ke kamar indah dan tidur bersama indah malam itu.


-----


malam itu naisa masih saja takut jika tidur bersama Alex, ia takut saja jika Alex akan menerkam dirinya.


"apa sudah ngantuk?" tanya Alex


"lumayan bang!!" ucap naisa


Alex langsung memeluk naisa saat itu, naisa masih saja dag Dig dug tapi kali ini ia juga merasa senang jika Alex memeluk dirinya.


"kapan aku bisa menerkam mu sayang!!" ucap Alex lembut


"maaf aku Belum siap, dan aku sangat takut!!" ucap naisa


"sekarang sih kamu takut, tapi kalau coba pasti minta tambah!!" ucap Alex. entah kenapa naisa langsung malu sendiri, kini pipinya sudah merah merona


"baik lah, aku mau jika kita sudah tinggal di rumah Abang aja ya!!" ucap naisa


"benarkah?" tanya Alex sangat senang. naisa langsung mengangguk pelan, ia masih takut tapi ia haru melawan ketakutan itu bagaimana pun Alex adalah suami nya jadi ia haru melayani suami nya itu.


Alex sangat senang sekali, ia langsung memeluk naisa saat itu, dan mereka pun tidur terlelap.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~


__ADS_2