Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
Riko kesal


__ADS_3

pukul 8 pagi jein menangis sehingga naisa juga ikut terbangun, ia langsung menggendong jein dan seperti nya jein sedang haus, naisa langsung memberikan ASI kepada jein. naisa melihat ke atas ranjang di sana tidak ada Alex lagi.


"aku bangun telat!!" ucap naisa melihat sudah pukul 8 pagi, naisa langsung mencari Alex ke kamar mandi tapi tidak ada siapa siapa di sana, begitu juga di ruang ganti baju tidak ada siapa pun.


naisa langsung turun ke lantai satu sambil menggendong jein, saat di lantai satu naisa juga tidak melihat siapa pun.


"bik uni bang Alex mana?" tanya naisa saat bik uni ada di kamarnya


"sudah berangkat kerja tadi non!!" ucap bik uni


"oooo baik lah kalau gitu bik!!" ucap naisa kembali lagi ke dalam kamarnya


naisa langsung memandikan jein terlebih dahulu tapi pagi itu naisa benar benar tak semangat, naisa juga merasa sangat ngantuk.


setelah memandikan jein kemudian naisa langsung membersihkan dirinya sendiri.


------------------------------


di kantor Alex sedang melamun sendiri di dalam ruangan nya, ia masih memikirkan tentang naisa. tadi joki sudah menjelaskan apa yang di katakan naisa kemarin tapi Alex masih sangat kesal dengan naisa.


Alex berpikiran kalau naisa tidak di culik tapi naisa memang mau membantu pria tersebut. tapi jujur Alex sangat linglung sekali.


"kak ini sarapan nya!!" ucap Alvin masuk ke ruangan Alex


memang Alex tidak sarapan di rumah tadi, ia takut naisa terbangun dan berbicara dengan nya akhirnya Alex memutuskan untuk sarapan di kantor saja.


"baik lah, kamu sarapan di ruangan mu saja!!" ucap Alex ingin sendiri


"baik kak, oh ya malam ini boleh gak Alvin ajak Celine jalan jalan kak!!" ucap Alvin minta izin


"kamu minta sama mama, kalau pergi bawa bodyguard!!" ucap Alex mengizinkan nya


"siap kak!!" ucap Alvin senang.


Alvin langsung pergi dari ruangan Alex, ia tidak mau menganggu suasana hati Alex, Alvin tau kenapa Alex seperti itu.


-----------------------


sore telah tiba saatnya semua orang telah pulang dari kantor termasuk Alex dan Alvin. selama perjalanan pulang wajah Alex masih tampak tak semangat atau pun kesal.


Alex sendiri malas jika pulang ke rumah dan bertemu dengan naisa.


sesampainya di rumah Alex langsung masuk ke dalam kamarnya tanpa basa basi dengan naisa yang menyambut nya bahkan naisa ingin Salim saja Alex tidak peduli.


Alvin yang melihat itu merasa kasian dengan naisa, Alvin memilih untuk pura pura tidak tau atau tidak lihat. walau pun di cuekin naisa tetap menyusul Alex ke dalam kamar, sedangkan jein sedang main bersama bik uni.

__ADS_1


"Abang mau mandi? apa adek siapkan air panas?" tanya naisa


"tidak perlu!!" ucap Alex cuek, Alex pun langsung masuk ke dalam kamar mandi.


walaupun seperti itu naisa tetap menunggu Alex sampai selesai mandi, ia harus berusaha untuk bisa mengembalikan situasi seperti biasa.


naisa langsung membantu Alex untuk memakai baju di ruang ganti, sebenarnya Alex sangat risih tali naisa bersikukuh untuk membantu Alex untuk memakai baju.


"sudah, aku bukan anak kecil lagi!!" ucap Alex tak suka


"maaf !!" ucap naisa sedih. setelah itu Alex langsung kembali ke kamar dan rebahan di atas ranjang.


naisa yang sedih tetap mengikuti Alex yang ada di sana, Alex masih tidak ingin melihat naisa.


"Abang!!" ucap naisa


"apa?" tanya Alex tanpa melihat ke arah naisa yang ada di samping nya


"adek ingin minta maaf soal yang kemarin, jujur adek di culik oleh pria itu!!" ucap naisa ingin jujur


"oh..!!" ucap Alex singkat


"kenapa Abang cuek sekali, ku mohon maafkan aku, jika Abang mau hukum lah aku!!" ucap naisa tidak ingin jika Alex marah


"itu urusan mu, jadi aku tak peduli apa hubungan mu dengan pria itu!!" ucap Alex


"kau suka sekali berbohong kepada ku!!" ucap Alex


"aku tak bohong, memang aku tidak ada hubungan apa pun dengan dia bang!!" ucap naisa tak terima dirinya di fitnah oleh Alex.


"trus ngapain marah gitu?" tanya Alex


"aku tak marah, Abang saja menuduhku sembarangan!!" ucap naisa


"memang kenyataannya seperti itu kan!!" ucap Alex


"TIDAK!!" ucap naisa dengan tegas


Alex memilih untuk tidak merespon naisa lagi, ia langsung menarik selimut dan menutup tubuh nya dengan selimut.


"bang pembicaraan kita belum selesai!!" ucap naisa menarik paksa selimut Alex


"jangan membuat ku marah, kembalikan selimut nya!!" ucap Alex dengan suara dingin


"tidak, pembicaraan kita belum selesai!!" ucap naisa tidak mau mengembalikan selimutnya

__ADS_1


"jangan membuat ku marah!!" ucap Alex lagi


"ku mohon kita bicara serius dulu ya!!" ucap naisa


"AKU LELAH NAISA!!" teriak Alex membuat naisa sangat terkejut


dengan kesalnya Alex langsung beranjak dari ranjang, ia langsung mengambil kunci mobil dan pergi dari rumah itu.


naisa yang masih di sana hanya bisa melihat kepergian Alex, ia benar benar sangat terkejut saat Alex berbicara seperti itu. tak terasa air mata naisa telah menetes, ia nangis sesegukan di dalam kamar.


--------------------------


awalnya Alex tak tau ingin kemana, tapi ia langsung ingin ke kedai bertemu dengan Riko juga. Alex langsung ke sana saat itu juga, karena masih pukul 9 malam ia juga berencana membantu Riko saat itu.


"hei bro!!" sapa Alex


"wis...... tumben kemari!!" ucap riko


"gue pengen jualan juga!!" ucap Alex


"Ayuk lah, eh anak sa bini Lo mana?" tanya Riko. seketika ekspresi Alex langsung berubah karena Alex masih kesal dengan istri nya


"di rumah!!" ucap Alex


"kalau gitu yok lah jualan kita!!" ucap riko. Alex pun langsung bersemangat untuk membantu Riko saat itu.


pukul 10 malam semua es sudah habis tapi Alex asik memandangi beberapa wanita yang masih makan di sana. salah satu dari mereka membuat syahwat Alex mulai naik.


malah Alex senyum senyum sendiri melihat wanita yang berpakaian seksi itu. Riko pun menyadari kalau Alex sedang memandangi wanita yang ada di sana.


tiba tiba Alex langsung nyamperin wanita yang seksi tadi, semua yang ada di sana langsung terkejut melihat Alex yang begitu tampan.


"hei cantik!!" sapa Alex terhadap wanita tersebut


"wah....hei tampan!!" ucap wanita itu


"ganteng duduk lah di sini!!" ucap mereka yang ada di sana. dengan senang hati Alex malah duduk di kerumunan wanita wanita seksi itu.


malah Alex asik di godain oleh wanita wanita itu, Alex merespon mereka dengan senyuman


Riko yang melihat itu sangat panas, baru kali ini ia melihat Alex yang seperti itu. Riko ingin sekali menghajar Alex tapi karena masih ada pelanggan lain jadi Riko mengurungkan niatnya itu.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw

__ADS_1


~happy reading~


__ADS_2