Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
di mana indah?


__ADS_3

tak lama kemudian akhirnya Alex sudah sampai di rumah nya, ia langsung ke kamar untuk melihat keadaan naisa. saat membuka pintu naisa langsung melihat ke arah pintu.


naisa langsung bangun dari ranjang dan memeluk Alex, Alex juga langsung membalas pelukan istri nya itu.


"takut bang!!" ucap naisa masih dalam dekapan Alex


"maaf Abang tadi gak tau!!" ucap Alex merasa bersalah tidak bisa menjaga naisa


"gak papa kok, untung nya tadi ada Kaka joki!!" ucap naisa


"bagus lah kalau dia membantu mu!!" ucap Alex


Alex langsung menggendong naisa untuk naik ke atas ranjang, naisa hanya mengikuti apa yang di lakukan oleh Alex.


"ada yang sakit sayang?" tanya Alex


"enggak ada bang, cuma takut aja!!" ucap naisa


"ya udah gak usah lagi ya anter makanan ke kantor, kemana pun adek pergi Abang akan selalu ada bersama adek!!" ucap Alex mengelus lembut pipi naisa. naisa langsung tersenyum ke arah Alex dan memeluk Alex.


-----------------------


malam itu Andi dan ririn sedang makan malam, Budiman sudah pulang karena ada keperluan lainnya.


tok.....


tok.....


tok.....


"siapa tu buk?" tanya andi


"gak tau nak, bentar ya biar ibu buka in!!" ucap Ririn ingin membuka pintu


"tidak usah buk, biar Andi saja!!" ucap Andi melarang ibunya yang membuka pintu. Andi langsung membuka pintu dan ternyata ada tamu yang tidak di inginkan


"apa kabar mu nak?" tanya Yanto langsung masuk ke dalam rumah Ririn tanpa se izin Andi


"ada keperluan apa ayah ke sini?" tanya andi. mendengar Andi berkata ayah Ririn langsung melihat ke ruang tamu dan ternyata sudah ada Yanto yang duduk di sofa rumah nya itu.


"aku ingin menjenguk mu nak!!" ucap Yanto


"kalau mau menjenguk Andi lebih baik di siang hari saja!!" ucap Andi tidak suka dengan kedatangan ayah nya itu


"kenapa? apa kamu tidak suka ayah mu datang kemari!!" ucap Yanto. Andi tidak menjawab apa apa, jujur saja yang di katakan ayah nya itu benar sekali.


"di mana indah?" tanya Ririn kepada Yanto

__ADS_1


"indah adalah anak ku, dan dia tanggung jawab ku jadi tidak usah bertanya tentang dia!!" ucap Yanto


"indah itu lahir dari rahim ku jadi tidak ada salahnya aku menanyakan dia, lagian aku adalah ibu nya!!" ucap Ririn


"ibu? ibu apa kau, malah kau yang membuang indah!!" ucap Yanto


"aku tidak habis pikir ternyata kamu bodoh sekali, bukan kah indah kau yang membawa nya bukan berarti aku yang membuang nya!!" ucap Ririn


Yanto tidak berbicara apa apa lagi, ia sebenarnya malas sekali berbasa basi dengan Ririn dan juga andi.


"aku hanya ingin minta sesuatu ke sini!!" ucap Yanto


"lebih baik ayah pergi saja dari sini!!" ucap Andi merasa tidak nyaman dengan kehadiran ayahnya itu


"aku ayah mu tidak sopan jika mengusir ku!!" ucap Yanto


"aku ke sini hanya ingin meminta nomor ponsel naisa!!" ucap Yanto


"tidak akan ku berikan, dan untuk apa lagi kau berhubungan dengan putri ku!!" ucap Ririn


"dia juga putri ku!!" ucap Yanto


"tidak, dia bukan putri mu!!" ucap Ririn


Yanto sudah malas basa basi, ia langsung menendang perut Ririn hingga Ririn terjatuh ke lantai, Andi kaget dan ia langsung menyerang ayah nya itu, tapi Yanto bukan lah tandingan Andi, Andi juga langsung jatuh tersungkur di lantai.


Yanto langsung mencari ponsel milik Ririn, dan akhirnya ponsel nya itu dapat di kamar Ririn sendiri


"putri mu bisa menghasilkan uang!!" ucap Yanto langsung pergi dari sana


"ibu!!" ucap Andi membantu ibu nya untuk berdiri. untungnya Andi dan Ririn tidak mengalami luka yang serius tapi Ririn takut sekali jika terjadi apa apa dengan naisa.


------------------


naisa sudah tertidur, Alex sedang mengelus rambut naisa agar naisa cepat tertidur. tak lama dari situ tiba tiba ponsel naisa berbunyi tanda aada pesan.


Alex langsung mengambil ponsel naisa dan di sana terdapat pesan dari ibu Ririn.


isi pesan tersebut


nak, ibu lagi di **************** bisa kah kamu datang kemari, ibu sedang rindu dan tolong naisa datang sendiri aja ya


Alex langsung mengerutkan keningnya, ia heran sekali dengan pesan yang di kirim oleh mertua nya itu.


"kenapa ibu nyuruh naisa sendirian keluar malam?" ucap Alex bertanya tanya.


Alex melihat ke arah naisa, seperti nya naisa sudah tertidur pulas dan tidak mungkin Alex membangun kan nya. Alex langsung menutupi tubuh Alex dengan selimut setelah itu ia langsung keluar dari kamar nya.

__ADS_1


Alex ingin menemui mertua nya itu di tempat yang telah ia suruh, karena naisa sedang tidur mangkanya ia mengantikan naisa untuk saat itu.


--------------


Yanto langsung mengatur strategi nya untuk penangkapan naisa, jika naisa pergi dengan Alex mereka juga harus siap siaga. Yanto yakin jika Alex tidak akan membawa anak buahnya.


tak lama kemudian Alex sudah mulai dekat dengan alamat yang mertua nya kirim.


"kenapa tempat ini sepi?" ucap Alex bertanya tanya.


ia langsung keluar dari dalam mobilnya, dan anak buah Yanto langsung melakukan strategi nya, mereka langsung menyerang Alex Secara tiba tiba.


tapi dengan cepat anak buah Alex juga langsung menyerang anak buah Yanto, Alex hanya melihat kejadian tersebut, anak buah Alex sudah di ajarkan untuk melawan musuh jadi dengan mudah mereka mengalahkan anak buah Yanto.


"ba*********Ngan keluar kau!!" teriak Alex di sana. Yanto langsung ketakutan ia tidak berani menampakkan diri


"aku tau kalau kau adalah Yanto kan, ke sini kalau kau berani!!" teriak Alex sangat marah sekali.


flashback on


di perjalanan Alex melacak alamat yang di kirim kan oleh mertuanya dan seperti nya alamat itu tidak ada masyarakat yang tinggal di sana.


dret.......dret...


ponsel Alex berbunyi tapi nomer baru.


Alex langsung mengangkat telepon tersebut


pembicaraan lewat telepon


"siapa?" tanya Alex


"kak ini Andi kak, kak mau bilang aja tadi ayah Yanto datang ke rumah trus ponsel ibu di bawa sama dia. kami takut kak jika kak naisa dalam bahaya. kami minta tolong jaga in kak naisa kak!!" ucap Andi sangat khawatir dengan kakaknya itu.


"baik lah, kalian hati hati di sana, kalau ada apa apa tolong hubungi kakak!!" ucap Alex


"baik kak, makasih banyak!!" ucap Andi


"iya!!" ucap Alex langsung menutup telepon tersebut.


dua malam ini memang anak buah Alex sedang ada urusan lain, jadi mereka tidak menjaga Ririn dan juga andi.


"bresek...... tidak akan ku biarkan istri ku terluka!!" ucap Alex mengepal kedua tangannya. Alex sangat marah sekali, ia langsung menghubungi anak buahnya untuk datang ke alamat yang telah di kirim oleh Yanto tadi.


flashback off


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~


__ADS_2