
"ikut gue!!"ucap Alex dingin. dengan senang hati meli langsung mengikuti Alex. Alex mengajak naisa agak jauh sedikit dari kedai tersebut agar tidak tidak lihat oleh pelanggan yang lainnya.
"bos tam-fan mau kemana tuh bawa cewek kurang waras!!"gumam naisa. naisa asik mendengar percakapan Pelanggan. banyak sekali pelanggan di sana sangat mengangumi Alex.
"ngapain Lo ke sini?"tanya Alex
"Gue mau jumpain Lo lah!!"ucap meli
"Plis deh gak usah buat onar di kedai gue!!"ucap Alex
"Siapa juga yang buat onar. Tu cewek itu gak tau Lo, kan aneh banget sedangkan dia bekerja sama Lo!!"ucap meli masih kesal dengan cewek tadi.
"Trus Lo salahin dia?"tanya Alex dingin
"Ya iya lah. Trus Lo ngapain cari anak buah kampungan kayak tu!!"ucap meli
"Dia gak kampungan, yang kampungan tu Lo yang suka bikin onar tempat orang ramai!!"ucap Alex
"Kok malah gue sih, trus Lo ngapain belain tu cewek!!"ucap meli benar benar tidak suka.
"Ya jelas lah gue belain dia, dia calon istri gue kok wlee!!" Ucap Alex mengeluarkan lidahnya, ia mengejek meli. Dan setelah itu ia meninggalkan meli di sana.
"What? Gue gak salah dengar kan, kok dia suka sama cewek kampungan!!"gumam meli tidak percaya. Karna kesal ia langsung pergi meninggalkan kedai Alex.
"Bos tam-fan tadi ngomong apa sama tu cewek?"tanya naisa penasaran
"Umur Lo berapa?"tanya Alex balik
"18 tahun!!"ucap meli
"Lo itu masih bocil. Jadi jangan tanya tanya urusan orang tua!!"ucap Alex
Cuman Nanya doang kok, batin naisa tidak suka
Semoga ni bocah gak tau gue ngomong apa tadi sama meli. Kan gue cuman becanda biar tu meli berhenti ngikutin gue, batin Alex.
Jam 10 malam semua dagangan sudah habis. Waktu nya Alex dan naisa beres beres.
"Eh bocah, Lo pulang kemana?"tanya Alex
Buset tu orang tua, manggil manggil gue bocah lagi, batin naisa kesal
"Ya ke kontrakan gue lah!!"ucap naisa
"Mulai besok, Lo kerja sam gue aja gimana?"tanya Alex
"Enggak ah, sory ya bos tam-fan. Gue dah ada kerjaan yang bagus kok!!"ucap naisa
"Di mana Lo kerja?"tanya Alex
__ADS_1
"Kepo amat jadi orang tua!!"ucap naisa
"Lo itu masih bawahan gue, jadi Lo bilang dulu kerja di mana?"tanya Alex
"Ada deh...."ucap naisa. Naisa langsung pergi dari kedai itu tanpa sepengetahuan Alex.
"Tu cewek mana, kan gue mau kasih gaji!!"ucap Alex heran tiba tiba a
Naisa tidak pamit pada Alex.
"Di mana pun Lo kerja bocah. Akan ku rebut dari pekerjaan Lo!!"ucap Alex.
Alex langsung pulang ke rumah, ia akan mencari naisa besok hari sekalian ia memberikan gaji naisa Selama dua malam ini.
Setelah sampai di rumah naisa langsung membersihkan diri, kemudian ia langsung istrirahat.
Sampai rumah Alex langsung mandi dan istirahat. Perlahan mata Alex mulai tertutup dan tidur lelap.
"Naisa...."teriak Alex tiba tiba
Ternyata Alex bermimpi kalau meli mencelakai oleh meli, dan naisa sampai masuk rumah sakit. Entah kenapa jantung Alex berdegup kencang. Ia takut naisa akan kenapa napa.
Alex langsung mengambil jaket dan kunci mobilnya. Ia keluar dari kamar dan menuju parkiran.
"Tuan mau kemana jam 2 malam ini?"tanya satpam
Entah kenapa rasa khawatir masih menghampiri nya.alex pergi ke tempat kedai lagi. Tapi di sana sudah kosong tidak ada orang lagi.
"Gue gak tau alamat dia lagi!!"ucap Alex kesal. Karna tidak tau mau kemana akhirnya Alex memutuskan untuk pulang. Karna jika ia cari juga percuma karna tidak tau di mana rumah naisa.
Pagi yang cerah ini, naisa bangun dengan penuh semangat, karna ia akan bekerja di perusahaan LA grup. Ia langsung mandi dan sarapan.
Tok...
Tok...
Tok..
Naisa langsung membuka kan pintu. Naisa menebak itu pasti joki.
"Hai adik cantik!"sapa joki
"Hai kak, langsung berangkat? Naisa dah siap ni!!"ucap naisa
"Semangat banget ni ya, oke deh ayuk berangkat!!"ucap joki
"Oke kak, naisa kunci pintu dulu!!"ucap naisa mengunci kontrakan nya.
Kini naisa dan joki sudah ada di dalam mobil menunju kantor.
__ADS_1
Dret...
Ponsel joki berdering dan joki langsung mengangkat nya.
Pembicaraan lewat telepon
"Eh joki, Lo di mana?"tanya Alex
"Maaf tuan, untuk hari ini gue gak bisa berangkat bareng tuan. Jadi tuan pergi saja sendiri!!"ucap joki langsung mematikan ponselnya.
"Dasar ni sekertaris, main mati aja. Trus gue gak di jemput lagi, bisa bisa turun gaji ni orang!!"ucap Alex kesal. Akhirnya Alex pagi ini nyetir sendiri menuju kantor.
Naisa dan joki sudah sampai di kantor. Naisa hanya mengikuti joki saja karna ia belum hafal sisi kantor itu.
"Di sini ruangan mu, di situ baju mu. Kerja mu buat kan kopi untuk ku. Dan kerja kan apa yang kakak suruh!!"ucap joki
"Baik kak!"ucap naisa
"Dan ingat ruangan kakak ada di depan ya!! Kamu ganti baju trus ya, Kakak mau ke ruangan dulu!!"ucap joki
"Oke kak!!"ucap naisa
Alex sudah sampai di kantor, pagi ini ia sangat ngantuk dan kesal nya lagi joki malah meninggalkan nya.
Alex langsung masuk ke dalam ruangannya, ia masih memikirkan naisa. Ia ingin tau alamat rumah naisa agar mudah mencari nya.
"Gue harus dapatin alamat nya. Pokonya dia harus kerja di sini!!"ucap Alex.
\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_
"ada apa pa?"tanya budiman menghadap papa nya
"Apa kau tidak ingin menikah lagi?"tanya ayahnya
"Tidak, aku tidak ingin nikah lagi!!"ucap Budiman langsung pergi dari hadapan ayahnya.
Ayahnya paham, pasti Budiman sangat membenci ayahnya. Kini ayahnya telah menyesal dengan semua ini.
Beberapa tahun yang lalu. Kinem dan keluarga nya berhasil mendapatkan harta dari Budiman dan dari ayah Budiman. Bahkan mereka sudah bangkrut.
Budiman akhirnya bangkit dari kebangkrutan itu. Ia masih saja memikirkan Ririn dan calon putrinya dulu. Budiman sangat berharap jika ririn dan putrinya masih hidup.
Kinem dan budiman tidak memiliki anak. Bahkan Budiman tidak pernah menyentuh kinem sama sekali. Bahkan kinem juga selingkuh dengan orang lain hingga memiliki anak tapi Budiman tidak peduli sama sekali. Rasa cemburu juga tidak ada sama sekali. Budiman benar benar tidak cinta sama sekali dengan kinem bahkan di hatinya hanya ada Ririn.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote, like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1