
pagi itu, dingin nya AC membuat naisa terbangun, saat membuka mata ia sangat terkejut karena dirinya berada di dalam dekapan Alex, bahkan naisa merasakan hembusan nafas Alex seperti tadi malam. naisa menatap lama ke arah Alex, di saat tidur Alex benar benar sangat tampan sekali, berkulit putih bersih, mancung, memiliki bibir yang indah, apalagi rambut Alex yang masih acak acakan.
naisa langsung senyum sendiri, ia suka sekali ketika Alex sedang tertidur, ia ingin sekali mencium pipi Alex saat itu. tanpa aba aba naisa langsung mencium pipi Alex dan tersenyum malu.
setelah di cium oleh naisa Alex langsung membuka matanya, ternyata ia juga sudah bangun sedari tadi tapi ia sengaja tidak bangun dulu karena ia masih ingin memeluk istrinya itu.
seketika naisa langsung malu sekali, kini wajahnya sudah merah bagaikan kepiting rebus, naisa Langsung mendorong dada Alex, setelah itu ia langsung pergi cepat cepat ke kamar mandi. Alex yang melihat itu hanya tersenyum miring saja, ia tau pasti naisa sangat malu sekali.
"kok bisa ketahuan sih!!" ucap naisa merengek di dalam kamar mandi, ia sangat malu sekali. sudah 20 menit naisa di dalam kamar mandi, Alex sangat khawatir dengan naisa kenapa belum keluar juga.
tok....
tok...
tok....
"naisa sedang apa di dalam?" tanya Alex dari luar kamar mandi. naisa langsung terkejut saat mendengar suara Alex. sedari tadi ia hanya memarahi dirinya sendiri akibat ketahuan oleh Alex karena ia telah mencium pipi Alex. naisa langsung menyiapkan mentalnya untuk berhadapan dengan Alex seperti nya ia harus memiliki jiwa yang pemberani.
"maaf aku sedang buang air besar tadi!!" ucap naisa langsung pergi dari sana. Alex sangat lega akhirnya ia memutuskan untuk mandi saat itu.
naisa langsung ke dapur lagi untuk membantu bibi pagi ini, ia tidak di izinkan Alex lagi untuk datang ke kantor jadi ia hanya di rumah saja untuk beberapa hari ini.
"non gimana sekamar dengan tuan muda, Pasti enak kan!!" ucap bibi merayu naisa. saat bibi menanyakan hal itu, naisa langsung teringat dengan kejadian tadi, ia masih saja malu.
"hehehhehe enak bi!!" ucap naisa dengan suara kecilnya, padahal ia benar benar tidak nyaman jika sekamar dengan Alex Karena mereka baru saja dekat dan tiba tiba menikah.
bibi langsung senyum senyum ke arah naisa, hal itu juga membuat naisa sangat malu. tak lama kemudian sarapan untuk pagi ini telah selesai. naisa langsung kembali lagi ke kamar, ternyata di sana sudah ada Alex yang menunggunya.
"pasangkan dasi ku!!" ucap Alex. naisa langsung mengambil dasi Alex dan mulai memasangkannya ke leher Alex, saat memasang dasi naisa tidak berani menatap Alex bahkan ia sudah beberapa kali menelan salivanya.
"sudah selesai!!" ucap naisa telah selesai memasang dasi Alex.
"sudah bisa, bukannya baru kemarin aku ajarkan?"ucap Alex
"kemaren aku juga belajar dari you tube saat berada di kantor!!" ucap naisa. Alex langsung tersenyum ia sangat suka dengan sifat naisa yang seperti itu.
__ADS_1
"bagus, istri ku memang hebat!!" ucap Alex
"terima kasih!!" ucap naisa
"oh ya satu lagi, jika kamu mencium ku jangan pernah malu, aku adalah suami mu jadi jangan sungkan terhadap ku!!" ucap Alex sambil tersenyum. Alex tau jika naisa tadi pagi pasti sangat malu sekali jadi ia harus memberitahu itu agar naisa tidak sungkan terhadap nya.
naisa hanya senyum saja, entah kenapa jika Alex yang berkata seperti itu ia sedikit tidak malu lagi. naisa sangat senang sekali Alex seperti nya paham dengan dirinya.
"kalau gitu Ayuk kita sarapan!!" ucap Alex memegang tangan naisa, kali ini naisa juga menggenggam tangan Alex. mereka sangat mesra sekali seperti itu. kedua orang tua Alex sangat senang sekali melihat putra dan menantunya itu selalu romantis.
"aduh......kak jangan gitu tiap pagi dong, yang jomblo jadi susah ni!!" ucap Celine sangat kesal dengan pemandangan itu. spontan naisa langsung melepaskan genggamannya.
mereka langsung sarapan bersama saat itu, hari itu papa dan mama ada urusan keluar jadi mungkin hanya naisa yang ada tinggal di rumah. naisa tadinya berharap jika mama juga di rumah agar ia memiliki teman tapi malah dia akan tinggal sendiri.
"apa kamu akan merasa bosan nanti?" tanya Alex saat Alex akan memasuki mobil bersama joki
"itu sudah jelas sekali!!" ucap naisa
"baiklah, nanti akan ku kirim ka. beberapa orang ke rumah untuk mengajarimu sesuatu!!" ucap Alex tersenyum
"nanti kamu tau sendiri, jadi sekarang aku pergi dulu!!" ucap Alex langsung mencium kening naisa.
"hei bos, yang di sini masih bujangan ni, jangan romantis² san di depan ku!!" ucap joki. lagi lagi naisa malu juga jika di tegur seperti itu. Alex hanya tersenyum saja, ia langsung memasuki mobil dan melambaikan 6 ke arah naisa. naisa hanya tersenyum saja melihat kepergian Alex.
naisa langsung masuk kedalam rumah, papa dan mama juga sudah berangkat tadi begitu juga dengan Celine yang sudah berangkat.
"pa, ma!!" ucap aida datang ke sana
"eh kakak, ada apa kak?" tanya naisa
"mama mana?" tanya aida
"tadi sudah pergi sama papa, dan aku gak tau kemana kak!!" ucap naisa
"aduh!!" ucap aida bingung
__ADS_1
"ada apa kak?" tanya naisa
"tadinya aku ingin menitipkan kinzi ke mama!!" ucap aida
"kalau gitu titip dengan ku saja kak!!" ucap naisa
"memangnya kamu bisa?" tanya aida ragu ragu
"bisa kak, lagian kan ada bibi yang nanti membantu ku!!" ucap naisa
"OOO kalau gitu baik lah, makasih ya udah mau jagain!!" ucap aida. aida langsung pamit kepada anaknya setelah itu aida langsung pergi.
"hei boy!!" sapa naisa ke arah kenzi. namanya adalah kenzi ia masih berumur 4 tahun.
"hei juga aunty!!" ucap kenzi manja
"nama kamu siapa, kamu imut banget!!" ucap naisa mencubit gemas pipi kenzi
"nama aku kenzi aunty!!" ucap kenzi. saat itu naisa langsung mengajak kenzi masuk ke dalam kamarnya, ia juga membawa mainan kenzi ke sana, seperti nya hari ini naisa tidak akan kesepian.
naisa memang sangat suka sekali dengan anak kecil, bahkan saat ia masuk SMA naisa ingin cepat menikah agar memiliki anak, tapi setelah menikah ia malah takut untuk membuat anak.
naisa menemani kenzi untuk bermain saat itu, kenzi juga sangat senang sekali bermain dengan naisa.
"aunty tidak capek bermain dengan kenzi?" tanya kenzi dengan suara gemes nya
"enggak sayang!!" ucap naisa
"kalau gitu kita main bola yuk aunty!!" ucap kenzi. naisa langsung mengangguk, ia menggendong kenzi untuk bermain di taman di sana memang sudah di sediakan untuk bermain bisa khusus nya buat kenzi.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote, like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1