Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
bab 18


__ADS_3

"adek, siapin kopi ya, kakak tunggu di ruangan!!"ucap joki datang ke ruangan OB


"Baik kak!!"ucap naisa


Naisa langsung menyiapkan kopi yang di inginkan joki, setelah itu ia langsung mengantar kopi tersebut ke dalam ruangan joki.


"Kak boleh nanya?"tanya naisa


"Boleh, tanya saja!!"ucap joki fokus pada ponsel nya


"Kak, ruangan presedir memang di mana?"tanya naisa


"Di sebelah sana!! Kenapa tanya itu??"ucap joki


"Hehehe gak ada kak, cuman tanya doang. Naisa balik pamit dulu ya kak!!"ucap naisa


"Iya!!"ucap joki singkat


Sebelum minum joki ke ruangan Alex dulu.


Tok...


Tok...


Tok ..


"Masuk!!"ucap Alex. Joki langsung masuk dengan membawa beberapa berkas.


"Tuan, ini ada beberapa berkas yang harus di tanda tangani!!"ucap joki


Alex langsung menatap tajam ke arah joki. Alex benar benar sangat kesal dengan joki pagi ini.


"Dari mana Lo? Kenapa gak jemput gue?"tanya Alex


"Sekali doang tuan! Besok gue bakalan jemput kok!!"ucap joki


Alex langsung menanda tangani semua berkas tersebut, ia benar benar sangat kesal dengan joki.


"Keluar deh Lo!!" Ucap Alex


"Oke deh!!"ucap joki langsung keluar. Joki benar benar tidak merasa bersalah sama sekali


Joki kembali ke ruangan, dan ia langsung meminum kopi yang di buat kan oleh naisa.


"Hmmmmm... Enak banget ni adek gue bikin kopi!!"ucap joki


Sore telah tiba saat nya semua karyawan pulang dari kantor.

__ADS_1


"Naisa, maaf ya sore ini kakak gak bisa anter. Kamu bisa pulang sendiri kan?"tanya joki


"Iya kak, gak papa kok!!"ucap naisa


Naisa langsung beres beres dan juga membersihkan ruangan joki. Setelah itu baru lah ia pulang sendiri. Untung saja naisa sudah hafal jalan dari kontrakan ke kantor. Jadi ia tidak terlalu bingung lagi


Alex langsung ke ruangan joki, sore ini ia tidak pulang bareng joki.


"Main masuk aja ni gak ngucapin salam kek, atau ketok dulu!!"ucap joki


Alex melihat ke sekeliling ruangan joki sangat bersih sekali.


"Sejak kapan Lo punya hobi bersih bersih??"tanya alex


"OB yang bersihin!!"ucap joki


"Buset Lo, kok gak lapor sama gue kalo udah ada OB?"ucap Alex marah


Joki lupa memberitahu kalau ada OB baru di sana. Bahkan kini malah joki takut jika Alex marah padanya


"maaf tuan gue lupa ngabarin!!"ucap joki gugup


"Dari tadi pagi gue kesal banget sama Lo, besok Lo kerja dari rumah aja deh. Muak gue lihat Lo. Awas Lo kalau datang ke kantor!!"ucap Alex marah dan langsung pergi dari ruangan joki


"maaf tuan gue lupa ngabarin!!"ucap joki gugup


"Dari tadi pagi gue kesal banget sama Lo, besok Lo kerja dari rumah aja deh. Muak gue lihat Lo. Awas Lo kalau datang ke kantor!!"ucap Alex marah dan langsung pergi dari ruangan joki


Joki hanya di cuekin sama Alex, joki benar benar nyesal gak ngabarin Alex dulu kalau ia telah menyuruh OB untuk bekerja hari itu.


Alex benar benar sangat kesal, ia langsung pulang ke rumah. Hari ini moodnya benar benar tidak ada sama sekali.


Setelah berganti pakaian di rumah, Alex langsung berangkat lagi ke kedai. Karna Riko masih sakit jadi ia haru jualan sendiri. Tapi Alex berharap sekali kalau naisa nanti nya lewat di sekitaran situ.


Alex sudah sampai di kedai, ia sedang melihat lihat di arah sana semoga naisa ada di sana.


Malam ini naisa sudah bisa masak sendiri, ia meminjam uang buk Susi untuk membeli peralatan dapur. Buk Susi dengan senang hati membantu naisa lagian naisa sudah memiliki pekerjaan jadi buk Susi sangat senang sekali.


Sudah pukul 9 malam Alex tidak melihat naisa sama sekali, akhirnya ia haru melakukan semua sendiri malam ini.


Malam ini Alex benar benar sangat lelah sekali. Dagangan sudah habis semua kini ia sedang membersihkan semua dan langsung pulang.


"Naisa, kamu di mana sih. Tega banget nyiksa gue malam ini!!"gumam alex


Setelah tutup kedai Alex langsung pulang ke rumah. Malam ini ia sangat lelah. Ia ingin langsung istirahat.


Naisa masih duduk di luar jam segini. Ia masih menatap bintang bintang yang ada di sana.

__ADS_1


"Kira kira bos tam-fan itu masih jualan sendiri gak ya, kasian kalau dia jualan sendiri kan rame banget tiap malam!!"gumam naisa


"lah, kok malah gue mikirin dia sih. Lebih baik gue tidur dari pada mikirin cowok sok tampan itu!!"ucap naisa langsung masuk ke dalam rumah. Ia langsung mengunci pintu dan masuk ke kamar untuk tidur


Pagi harinya naisa bangun lebih awal, ia langsung membereskan kontrakan dulu baru ia berangkat kerja. Hari ini masih seperti hari kemarin naisa begitu sangat bersemangat.


Pagi ini naisa berangkat jalan kaki, ia harus menghemat uang agar bisa untuk kebutuhan yang lainnya.


Alex berangkat ke kantor pagi ini dengan mobilnya sendiri. Ia tidak mengizinkan joki ke kantor hari ini.


Setelah sampai di kantor, naisa langsung bersih bersih lagi di ruangan joki, tapi ruangan joki malah di kunci


"Mungkin belum datang ya!!"gumam naisa


Naisa langsung kembali ke tempatnya dan membersihkan apa apa saja yang ada di sana.


Naisa benar benar sangat kesepian karna ponselnya tinggal. Andai ada ponselnya pasti ia tidak terlalu kesepian.


Alex sudah sampai di kantor, ia memarkirkan mobil di parkiran khusus CEO. setelah itu ia melewati lobi kantor, seperti biasa semua karyawan wanita menyapa nya dan tersenyum padanya. Alex hanya membalas dengan senyuman. tapi banyak yang heran juga kenapa tidak ada joki bersama presedir tampan itu.


Alex langsung menaiki lift. setelah sampai di lantai 10 ia tidak masuk ruangan dulu. tapi ia langsung ke tempat OB dulu.


"apa kamu OB baru di sini!!"ucap Alex


"Iya tuan!!"ucap naisa membalikkan badan dan menghadap ke arah asal suara


"Ternyata Lo!"ucap mereka berbarengan


"Eh, maaf tuan!!"ucap naisa sopan


"Kenapa panggil tuan?"tanya alex


"jadi panggil apa?"tanya naisa


"Panggil gue bos tam-fan!!"ucap Alex


Naisa langsung mengerutkan keningnya. Ia masih berpikir kenapa pria ini ada di kantor ini. Dan di lihat dari seragam nya, seperti nya dia orang hebat.


"sudah gak usah bingung gitu, sekarang Lo bersihin ruangan gue!!"ucap Alex


Alex tidak menyangka ternyata OB yang di maksud joki adalah orang yang di cari Alex. Naisa hanya mengikuti langkah Alex saja. Karna ia tidak tau di mana ruangan pria itu.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


Jangan lupa vote, like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~

__ADS_1


__ADS_2