
Naisa langsung pulang ke kontrakan, ia malah bersyukur mendapatkan es cream gratis malam ini.
Ririn membuka lemari, di sana masih utuh baju naisa bahkan uang yang ia kasih juga masih utuh di sana. Ririn sangat sedih ia tidak tau bagaimana nasib naisa saat ini.
Besok adalah hari persidangan perceraian antara ririn dan Yanto. Besok Andi akan bersedia menemani sang ibu tercinta.
Naisa sudah berbaring di atas ranjang nya, ia tidak ingin memikirkan yang aneh aneh lagi, dan untuk saat ini naisa ingin melupakan sebentar masalah keluarga nya. Yang ia pikirkan dulu adalah bekerja untuk mendapatkan uang agar naisa bisa bertahan hidup.
Naisa mulai menutup matanya dan akhirnya ia tertidur lelap.
"eh bro, Lo kok kasih tu es cream gratis buat cewek tadi?" Tanya Alex
"Bro, yang salah tadi elu, jadi ya harus tanggung jawab lah!"ucap riko memang saksi mata kejadian tadi
"kan rugi lah!"ucap Alex tidak suka jika Riko membela wanita tadi
"Memang ini semua milik elu, tapi ingat yang jualan adalah gue, jadi Lo sementara buat anak buah gue karna mau cari cewek kan!"ucap riko
"Terserah Lo aja lah!"ucap Alex mulai kesal.
Alex langsung pulang, entah kenapa ia kehilangan mood gara gara cewek tadi, padahal memang Alex sendiri yang salah.
Keesokan harinya, naisa sudah bangun cepat pagi ini, ia membersihkannya semua ruangan yang kotor di rumah itu.
Tok...
Tok...
Tok....
Naisa langsung membuka pintu depan karna ada yang mengetok.
"Ada apa ya pak?"tanya naisa
"Maaf non, apa ini atas nama naisa Kirana!"ucap pria itu
"Iya saya sendiri!"ucap naisa
"Non di suruh tuan saya untuk masuk ke dalam mobil itu sebentar!"ucap pria itu
"maaf pak, kita tidak saling kenal, saya tidak mau terlalu percaya!"ucap naisa tidak berani terlalu akrab dengan pria di hadapannya
Joki paham pasti naisa menolak ajakan pria itu, joki langsung membuka kaca mobilnya dan melihat ke arah naisa dan sopirnya itu.
"Apa nona kenal, dengan yang di mobil itu"ucap pria itu menunjukkan ke arah mobil. Naisa melihat pria yang di dalam mobil, dan itu adalah pria baik yang ia temui kemarin.
"Iya pak saya kenal, itu pak joki!"ucap naisa
"nah, tu nona kenal kok, jadi nona di panggil dengan bapak itu sebentar!"ucap pria itu
Naisa langsung mendekat ke arah joki, setidaknya ia tau siapa yang akan ia temui, tadinya naisa takut dengan ajakan pria itu. Ia takut kalau itu adalah anak buah ayah Yanto.
__ADS_1
"masuk lah!"ucap joki. Naisa langsung masuk ke dalam mobil itu
"Ada apa pak?"tanya naisa saat sudah duduk di samping joki.
"Boleh kah saya minta tolong, maaf jika tidak sopan!"ucap joki
"tidak apa pak, katakan saja, saya akan bantu semampu saya!"ucap naisa
"Jangan panggil pak, dan jangan panggil saya itu terlalu baku!"ucap joki
"Jadi panggil apa?"tanya naisa
"Panggil saja saya kakak, boleh gak?"tanya joki
"Hmmmmm...baik lah kak"ucap naisa canggung.
"jadi, aku ingin minta tolong! Kemarin kan naisa bilang bisa masak, jadi kan......"ucap joki tidak tau lagi akan berbicara apa
"Jadi apa kak?"tanya naisa penasaran
"Jadi gini, ART di rumah saya lagi pulkam, jadi tidak ada yang masak, trus sekarang mama saya sedang sakit, bisakah naisa masak bentar di rumah ku?"tanya joki canggung
"Boleh kak!"ucap naisa santai
Tadinya joki sudah menebak jika naisa pasti tidak mau, tapi dugaan nya ternyata salah besar.
"Terima kasih banyak, tenang saja nanti akan ku beri gaji!"ucap joki
"Wah ...... terima kasih banyak kak!"ucap naisa sangat antusias
Naisa hanya berpakaian seadanya, memang naisa tidak punya baju lain selain yang di berikan oleh buk Susi.
"Sudah siap kak!"ucap naisa
Sopir itu membuka kan pintu untuk naisa, naisa langsung masuk dan duduk bersebelahan dengan joki.
"lanjut pak!"ucap joki. sopir itu langsung melajukan mobilnya menuju rumah majikannya.
Joki melihat penampilan naisa yang sangat sederhana, entah kenapa joki Sangat penasaran dengan kehidupan naisa.
"apa kamu mau bekerja di perusahaan yang kemarin?"tanya joki
"Pasti mau lah kak!"ucap naisa antusias
"Kalau gitu, lusa kamu sudah bisa bekerja di sana!"ucap joki
"Benarkah?" Tanya naisa tidak percaya
"Iya benar!"ucap joki
"Hore..... terima kasih kak!"ucap naisa langsung memeluk joki
__ADS_1
"maaf kak, tidak sengaja!"ucap naisa langsung melepaskan pelukannya
"Iya tidak apa apa!"ucap joki tersenyum
"Oh ya, tapi kenapa kakak langsung nyuruh naisa bekerja?"tanya naisa bingung
"Saya adalah sekretaris pribadi presedir di perusahaan itu!"ucap joki
"Maaf tuan, saya tidak sopan tadinya!" Naisa membungkukkan badannya.
"sudah tidak apa apa naisa!"ucap joki. Naisa hanya tersenyum tipis, jujur saja ia sangat canggung dengan joki, karna kan joki adalah orang yang terpandang pastinya.
Tak lama kemudian akhirnya mereka sampai di rumah yang sangat simpel tapi mewah.
"Ayo masuk!" Ajak joki
Naisa hanya mengikut langkah joki saja, karna ia tidak tau akan kemana.
"mama ku lagi di kamar, gak mau makan dari tadi, jadi bisa naisa buatkan bubur?"ucap joki
"Bisa kak!"ucap naisa
"Oke deh, kakak tunggu di ruang tamu ya!"ucap joki ingin duduk di sofa
"Maaf kak, naisa gak tau dapur nya di mana!"ucap naisa
"Eh, maaf, lupa nunjukin!"ucap joki mengantar naisa ke dapur.
"kakak mau kemana?"tanya naisa saat melihat joki ingin meninggalkan dapur.
"mau ke ruang tamu!"ucap joki.
"maaf kak, naisa tidak tau di mana saja bahan bahan nya!"ucap naisa bingung
lagi lagi joki benar benar lupa, tadinya malah joki berpikir kalau naisa sudah lama tinggal di rumahnya. akhirnya joki menemani naisa untuk masak bubur pagi ini.
"mamanya Kakak sakit apa?"tanya naisa
"cuman gak enak badan aja, tapi mama males makan katanya!"ucap joki membuka ponselnya
"naisa sudah makan?"tanya joki
"belum kak!"ucap naisa jujur
"kalau gitu, naisa masak aja ya apa yang naisa suka, jujur kakak juga belum masak!"ucap joki
"tenang aja kak"ucap naisa menunjukkan kedua jempol nya. joki memperhatikan semua gerak gerik naisa saat memasak, entah kenapa joki ingin sekali memiliki adik seperti naisa, yang jelas naisa sangat baik, juga cara memasaknya juga benar.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote, like, dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
__ADS_1
gaes jangan lupa baca novel ku yang lain ya, judulnya MY LOVE CEO dan DIA SELALU BERSAMAKU
~happy reading~