Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
bab 40


__ADS_3

malam ini mereka makan bersama di meja makan, kenzi malah harus di suapin oleh naisa, itu semua membuat Alex sangat kesal sekali. malam itu kenzi tidak di jemput karena kedua orang tuanya ada keperluan mendadak.


naisa sangat senang bermain dengan kenzi.


"kenzi Ayuk tidur sama onty!!" ucap Celine mendekati kenzi. kenzi malah menggeleng ke arah Celine


"Ayuk kenzi, onty naisa mau tidur jadi gak boleh di ganggu ya!!" ucap Celine. sekali lagi kenzi Langsung menggeleng dan langsung memeluk naisa.


"kenzi sini sama opa!!" ucap papa


"gak mau!!" ucap kenzi dengan suara imutnya


"ya sudah kenzi tidur sama onty aja yuk!!" ucap naisa langsung menggendong kenzi. Alex malah kesal sekali jika kenzi ikut tidur bersama mereka.


naisa dengan senang hati Langsung membawa kenzi masuk ke dalam kamarnya.


"malam ini gak bakalan manja manja tuh!!" ucap Celine menertawai kakaknya itu, Alex Langsung saja cemberut, padahal ia ingin lagi mendekati naisa secara perlahan.


dengan kesal Alex Langsung masuk ke dalam kamarnya,di sana naisa sedang bermain bersama kenzi.


"kenzi tidur sama onty Celine ya!!" ucap Alex mendekati kenzi. kenzi Langsung menggeleng ia ingin dekat dengan naisa bukan Celine.


"onty naisa capek, jadi kenzi tidur sama onty Celine saja ya. trus onty naisa mau tidur cepat!!" ucap Alex


"gak mau uncle, kenzi mau bobo sama onty naisa!!" ucap kenzi dengan imut.


"aduh....kenzi imut banget kalau ngomong gitu!!" ucap naisa mencubit pelan pipi kenzi.


"kenzi imut tapi punya kakak aku, kalau kamu mau Ayuk kita buat!!" ucap Alex sambil bercanda. seketika naisa langsung keringat dingin setelah Alex berbicara seperti itu, ia masih saja takut jika membicarakan masalah itu.


"kenzi ayo lah tidur ya sama onty mu!!" ucap Alex


"gak mau uncle!!" ucap kenzi

__ADS_1


"udah bang dia tidur di sini aja ya!!" ucap naisa sangat senang jika kenzi tidur bersama nya.


"ya udah deh!!" ucap Alex akhirnya mengizinkannya. Alex langsung mengambil ponselnya dan bermain game, ia males sekali jika hanya bermain dengan kenzi.


"onty, kenzi mau di dongeng gin!!" ucap kenzi


"iya sayang, sini onty dongeng gin!!" ucap naisa mengambil buku yang memang sudah ada di rumah kedua orang tua Alex.


Alex sangat terkejut sekali, baru kali ini ia mendengar naisa berbicara sayang dan itu juga bukan untuk nya tapi untuk kenzi.


naisa langsung menceritakan kisah yang ada di buku itu, kenzi sangat antusias sekali.


"onty kenzi sudah ngantuk!!" ucap kenzi sudah menguap dari tadi


"ya udah sini sayang, kenzi tidur ya sambil onty peluk!!" ucap naisa langsung memeluk kenzi ketika tidur. naisa mengelus lembut rambut kenzi dan menciumi kenzi sebelum tidur.


Alex sangat kesal sekali dengan pemandangan yang ada di depan matanya, bahkan ia tidak fokus lagi bermain game, ia sangat cemburu sekali kepada kenzi. Alex yang suaminya saja tidak pernah di manjakan seperti itu.


"Abang tidak tidur?" tanya naisa dengan suara pelan


"kok diam, ayok manjain aku kayak kenzi. suami kamu tu aku bukan kenzi!!" ucap Alex menatap naisa dengan tajam.


naisa langsung menelan salivanya, ia sangat gugup sekali apalagi dengan tatapan Alex yang sangat menyeramkan. untung nya kenzi sudah tertidur pulas. akhirnya naisa mendekati Alex dan membelakangi kenzi.


"gimana caranya?" tanya naisa gugup. Alex langsung saja tertidur di depan naisa, ia menghadap ke arah naisa.


"elus rambut ku, trus cium aku dengan lembut dan ikhlas!!" ucap Alex. akhirnya naisa langsung mengikuti apa yang di katakan oleh Alex.


pertama ia mengelus lembut rambut Alex, sekarang malah jantung naisa dag Dig dug, tapi naisa tidak berani mencium Alex.


"ciumnya mana?" tanya Alex. naisa hanya diam saja ia benar benar tidak berani mencium Alex. Alex yang tadi nya menutup matanya kini ia langsung membuka matanya dan menatap naisa dengan tajam.


"sekarang ku tanya suami mu aku atau kenzi?" tanya Alex dengan tatapan tajam nya. naisa langsung menelan salivanya, ia benar benar takut sekali dengan tatapan Alex.

__ADS_1


dengan pelan naisa langsung mencium pipi Alex, dari dekat Alex merasakan jantung naisa yang berdetak sangat kencang sekali. naisa mencium pipi kanan dan kiri Alex, trus ia juga mencium kening Alex.


setelah mencium Alex, tiba tiba Alex Langsung memeluk naisa ke dalam dekapan nya. lagi lagi Alex merasakan detak jantung naisa, ia sangat penasaran apakah naisa takut atau memang punya penyakit jantung. tapi Alex sudah menebak pasti naisa takut padanya.


"sayang jangan takut pada ku, aku suami mu, dan aku tidak pernah kasar padamu!!" ucap Alex dengan suara lembut


"a a aku hanya tidak terbiasa!!" ucap naisa gugup


"lama kelamaan pasti kamu terbiasa sayang, ingat aku sangat menyayangimu sayang!!" ucap Alex lembut. kata kata itu membuat naisa sangat luluh, dari dulu ia sangat ingin sekali kata kata itu keluar dari mulut ayahnya tapi ternyata ada laki laki lain yang mengucapkan itu padanya bahkan ia belum mencintai lelaki itu. tak terasa air mata naisa kini telah menetes. Alex sangat terkejut ia takut kata katanya menyakiti hati naisa.


"kenapa sayang? kenapa menangis? apa kata kata ku ada yang salah? atau kamu terlalu takut pada ku?" tanya Alex sangat panik. Alex langsung menghapus air mata naisa, ia sangat sakit hati jika melihat istrinya itu menangis.


"tidak ada!!" ucap naisa menenggelamkan kepalanya di dada bidang Alex.


"tidak mungkin jika menangis tanpa sebab sayang ku, jujur lah pada ku, aku suami mu jangan pernah di tutup tutupi dari ku!!" ucap Alex. naisa kembali menatap Alex, ia belum siap jika haru bercerita dengan Alex.


"maaf kan aku bang, aku belum bisa cerita!!" ucap naisa


"baik lah, tidak masalah. nanti saja cerita kan. sekarang kita tidur ya!!" ucap Alex


"belum bisa tidur!!" ucap naisa


"jadi aku harus apa biar kamu bisa tidur sayang ku?" tanya Alex. tanpa ragu lagi naisa langsung memegang tangan Alex dan menaruh nya di atas kepala nya.


"elus rambut ku bang!!" ucap naisa masih malu


"istri ku manja juga ya, lama lama Abang tambah sayang ni!!" ucap Alex Langsung mengelus rambut naisa. naisa langsung tersenyum ke arah Alex membuat hati Alex Langsung berbunga bunga.


"ya sudah tidur ya, Abang elusin ni!!" ucap Alex. naisa mengangguk dan menutup matanya. tak lama kemudian akhirnya Alex dan naisa tidur sekalian. mereka tidur berpelukan tanpa memedulikan kenzi yang berada di belakang naisa.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw

__ADS_1


~happy reading~


__ADS_2