
naisa langsung Menganti bajunya, setelah itu ia langsung berbaring di atas ranjang.
"sayang!!" ucap Alex keluar dari kamar mandi
"apa Bang?" tanya naisa
"minta sayang!!" ucap Alex mendekati naisa
"minta apa lagi?" tanya naisa
"jatah dong!!" ucap Alex
"males ah!!" ucap naisa langsung main ponsel
"kalau nolak dosa loh!!" ucap Alex
"biarin kok!!" ucap naisa tidak peduli
"sayang plis........." ucap Alex sudah tidak sabaran lagi.
naisa malah diam saja, ia ingin melihat reaksi alex jika tidak di berikan jatah malam itu.
"sayang Ayuk lah!!" ajak Alex
"gak mau!!" ucap naisa geleng geleng kepala
"ya udah lah Abang cari cewek lain!!" ancam Alex
"cari trus, oh ya sekalian aja yang Abang peluk tadi siang!!" ucap naisa tiba tiba mood nya langsung berubah melihat kejadian tadi siang. jujur saja sebenarnya naisa sangat cemburu sekali tapi ia menutupinya.
"beneran ya?" tanya Alex
"iya!!" ucap naisa singkat. Alex langsung pura pura keluar dari dalam kamar, saat sudah di luar malah naisa langsung mengunci pintu kamar itu dari dalam.
Alex tidak tau jika naisa sudah mengunci pintu kamar, Alex turun ke lantai satu untuk minum saja, setelah itu ia kembali lagi ke kamar.
"kok dia gak ngikutin aku ya!!" ucap Alex heran
Alex ingin masuk ke dalam kamar, tapi sayang nya kamar itu di kunci, Alex berusaha membuka tapi tidak bisa
"kok di kunci!!" ucap Alex heran
tak lama dari situ terdengar lah suara naisa yang sedang menangis di dalam kamar, Alex langsung panik ia takut naisa kenapa napa.
"hiks.......hiks......andai aku bersama ayah, pasti gak ada yang nyakitin aku!!" ucap naisa sambil menangis, dan suara itu di dengar oleh Alex
"naisa? sayang buka pintunya!!" ucap Alex dari luar kamar. malah tangisan naisa tambah keras, ia kesal sekali dengan Alex masalah tadi siang bahkan Alex ingin mencari wanita lain jika dirinya tidak mau memberikan nya jatah.
"sayang kamu kenapa? buka pintunya dong!!" ucap Alex
"pergi sana!!" teriak naisa dari dalam kamar
"gak boleh ngomong gitu sayang, buka pintunya ya!!" ucap Alex
"gak mau!!" ucap naisa masih menangis
__ADS_1
"buka dong, sayang buka ya!!" ucap Alex
malah naisa tidak menjawab apa apa lagi, ia menangis sejadi jadinya, Alex sangat panik sekali tapi ia tidak tau bagaimana caranya masuk.
"sayang plis buka pintunya ya!!" ucap Alex
Alex berusaha untuk mendobrak pintu kamar itu tapi sia sia pintu itu tidak bisa terbuka.
"sayang buka pintunya dong!!" ucap Alex berusaha mendobrak lagi
"sayang plis....." ucap alex. naisa tidak berbicara sama sekali, dan di saat itu Alex baru ingat ada kunci cadangan yang tinggal di dalam mobil.
ia langsung bergegas keluar dari rumah dan menuju ke mobilnya. Alex langsung membuka pintu mobil itu tapi kunci kamarnya tidak ada di sana
"loh kemana kuncinya?" ucap Alex bertanya tanya
Alex masuk lagi ke dalam rumah, ia sedang mengingat ingat di mana dia menyimpan kunci cadangan nya.
"buk uni!!" ucap Alex. Alex langsung bergegas ke kamar bik uni
tok.....
tok....
tok....
"iya sebentar!!" ucap bik uni langsung membuka kan pintu kamarnya
"loh tuan, ada apa malam mala. ke kamar bibi?" tanya bik uni
"ada tuan!!" ucap bik uni
"kalau gitu bisa Alex minta!!" ucap Alex
"sebentar tuan!!" ucap bik uni. bik uni langsung menyerahkan kunci tersebut kepada Alex
selama ini memang kunci cadangan ada di bik uni, karena dulu bik uni lah yang membersihkan kamar Alex. tapi setelah menikah dengan naisa kamar Alex di bersihkan oleh naisa dan bik uni tidak ada tugas lagi untuk kamar Alex.
Alex langsung kembali ke dalam kamarnya, ia langsung membuka pintu dan menguncinya kembali.
"sayang!!" ucap Alex lembut mendekati naisa. naisa masih menangis di balik bantal yang ia pegang
"pergi sana!!" ucap naisa. Alex malah mendekati naisa dan langsung memeluk nya. naisa langsung memberontak tapi Alex tetap bersikukuh untuk memeluk naisa.
"sayang tenang dulu, kamu kenapa?" tanya Alex lembut
malah naisa semakin memberontak tapi Alex tetap saja memeluk naisa.
"sayang!!" ucap Alex. malah tangisan naisa semakin kuat lagi
"kenapa, jangan nangis dong!!" ucap Alex tidak bisa melihat naisa menangis
Alex langsung memeluk erat naisa, tak terasa Alex juga meneteskan air matanya, ia sedih jika melihat naisa menangis terus
"jangan nangis, kalau Abang ada salah Abang minta maaf!!" bisik Alex ke telinga naisa
__ADS_1
"Abang jahat!!" ucap naisa spontan
"jahat kenapa? coba katakan!!" ucap Alex. malah naisa hanya diam saja
sambil memeluk naisa Alex memikirkan apa yang telah ia perbuat, dan seperti nya Alex paham akan hal itu.
"maaf Abang tadi bercanda, Abang minta maaf!!" ucap Alex lembut, perlahan naisa langsung berhenti menangis, Alex langsung menatap wajah naisa dan menghapus air mata naisa.
"Abang minta maaf ya, Abang salah!!" ucap Alex lembut
"Abang udah bikin adek cemburu!!" ucap naisa cemberut
"iya Abang minta maaf, Abang cuman bercanda. Abang gak tertarik dengan wanita di luar sana, hanya tertarik sama adek seorang!!" ucap Alex
"betul ya!!" ucap naisa
"iya sayang, bahkan goyangan maut Abang hanya untuk adek seorang!!" ucap Alex tersenyum. naisa langsung mengerutkan keningnya, ia malu dan langsung memeluk Alex
"sayang gak boleh kayak anak kecil dong!!" ucap Alex
"adek memang masih kecil!!" ucap naisa
"walau pun kecil, adek pinter kok main sama Abang!!" ucap Alex sebenarnya ingin tertawa
"iiiiii jahat!!" ucap naisa memukul dada Alex
"aduh sayang jangan di pukul!!" ucap Alex
"makannya jangan bikin kesal!" ucap naisa
"iya sayang, jadi gimana nih, Abang gak ada jatah gitu?" tanya Alex
"ya udah, tapi jangan terlalu lama ya!!" ucap naisa
"siap sayang!!" ucap Alex sangat bahagia. akhirnya mereka langsung melakukan hal yang memang menjadi kebiasaan mereka jika malam hari.
di saat bermain mereka malah senang dan memuaskan satu sama lain, semakin melakukan hal itu entah kenapa naisa semakin sayang kepada Alex begitu juga dengan Alex.
setelah olah raga malam mereka langsung tertidur pulas, tubuh mereka hanya di tutupi oleh kain saja.
pagi harinya, perlahan naisa membuka matanya, ia melihat Alex yang masih tertidur dengan posisi memeluk tubuh naisa.
naisa langsung tersenyum ke arah Alex yang sedang tertidur, tiba tiba perut naisa terasa mual sekali.
"huek.......huek...." naisa langsung berlari ke arah kamar mandi, suara itu juga membuat Alex terbangun
"kenapa sayang?" tanya Alex menyusul naisa ke kamar mandi
"huek......huek!!!" Alex langsung memijat leher naisa, di saat itu Alex sangat panik sekali, bahkan naisa sampai lemas saat itu.
terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏
jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw
~happy reading~
__ADS_1