Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
panggil aku papa


__ADS_3

setelah azkia keluar naisa langsung menatap Alex dengan tajam, Alex langsung deg degan dengan tatapan naisa itu.


"maaf dek, Abang gak sengaja kok!!" ucap Alex


"iya gak papa kok!!" ucap naisa mempraktekan gaya Alex saat berbicara dengan azkia tadi.


naisa langsung duduk di sofa itu dan mengeluarkan makanan yang ia bawa tadi.


"makan dulu!!" ucap naisa, Alex langsung mendekati naisa dan duduk di sebelah naisa


"makan yang banyak!!" ucap naisa ingin menyuapi Alex. Alex malah menatap naisa dengan tatapan sendu


"Abang kenapa?" tanya naisa


"Abang minta maaf atas kejadian tadi, Abang gak bermaksud kok!!" ucap Alex


"ya itu terserah Abang, kalau memang gak sengaja ya gak papa juga, kalo memang sengaja pun itu bukan urusan adek!!" ucap naisa


"kenapa bukan urusan adek, apa adek gak cemburu?" tanya Alex


"cemburu sih iya, tapi ya kalau memang Abang naksir sama dia ya nikah aja sama dia tinggalin adek aja!!" ucap naisa. Alex langsung membulat kan matanya, bagaimana bisa naisa berbicara seperti itu


"mana mungkin Abang nikah sama dia, Abang cuman cinta sama adek!!" ucap Alex


"ya udah gak usah ngegas, makan dulu nih!!" ucap naisa ingin menyuapi Alex, Alex langsung menerima suapan dari naisa tersebut.


tak lama kemudian akhirnya makanan yang di bawakan oleh naisa telah habis di makan oleh Alex.


"adek udah makan?" tanya Alex


"udah tadi di rumah!!" ucap naisa


"oh ya, nanti malem adek izin ya mau main bareng Celine!!" ucap naisa


"main kemana?" tanya Alex


"ya kemana mana!!" ucap naisa


"ngomong yang jelas dikit adek, tapi Abang ikut ya!!" ucap Alex


"gak usah Abang jaga rumah aja, kan adek pergi bareng Celine!!" ucap naisa


"pokonya Abang tetap pergi!!" ucap Alex dengan tegas


"ya udah lah!!" ucap naisa mengalah


Alex tidak akan membiarkan naisa untuk pergi tanpa ada dirinya, entah kenapa Alex merasa ada yang tidak nyaman semenjak ibu Ririn di culik.


-----------------


hari itu Budiman menemui Ririn lagi dan membantu Ririn untuk berjualan,

__ADS_1


"apa mas udah lihat wajah putri kita?" tanya Ririn


"apakah dia istri Alex?" tanya Budiman


"iya mas!!" ucap Ririn


"aku masih belum berani untuk menemui nya, aku takut jika dia benci kepada ku!!" ucap Budiman


"ya sudah!!" ucap Ririn tidak ingin memaksa Budiman untuk bertemu dengan naisa.


siang itu mereka sudah pulang, Budiman langsung mengantar kan Ririn terlebih dahulu setelah itu ia ingin menjemput Andi tanpa sepengetahuan Ririn.


"eh ada om Budiman!!" ucap Andi saat melihat Budiman berada di depan pintu gerbang sekolah


"sudah pulang? Ayuk om anterin!!" ucap Budiman


"wah.....makasi banyak om!!" ucap andi. akhirnya Andi langsung masuk ke dalam mobil Budiman


"kalau om boleh tanya, ayah Andi di mana?" tanya Budiman. Andi sudah tau siapa Budiman jadi ia tidak sungkan sungkan untuk mengatakan hal yang sebenarnya


"aku tidak tau ayah ku ada di mana om, yang jelas ayah ku tidak memberi ku nafkah, hanya ibu ku saja yang memberikan ku jajan!!" ucap Andi


"apa kamu tidak ingin kembali kepada ayah mu?" tanya Budiman


"tidak om, dia sudah menceraikan ibu ku demi seorang janda, bahkan ayah ingin menjual Kaka naisa demi uang. tapi bagaimanapun dia tetap ayah ku!!" ucap Andi


"trus sekarang apa yang Andi ingin lakukan?" tanya Budiman lagi


"yang jelas aku akan menemani ibu selalu, jika ibu sanggup aku ingin melanjutkan sekolah SMA om, aku juga ingin seperti kawan kawan ku yang lain, tapi kalau ibu tidak sanggup aku gak akan maksa!!" ucap Andi


"kalah memang Andi ingin sekolah lagi, om janji akan menyekolahkan Andi sampai tamat!!" ucap Budiman, Andi langsung terkejut pastinya


"benarkah om?" tanya andi


"iya benar, dan bisa kah om minta sesuatu pada mu?" tanya Budiman langsung menghentikan mobilnya di samping jalan


"boleh om!!" ucap Andi


"bisa kah mulai hari ini panggil aku dengan sebutan papa!!" ucap Budiman matanya mulai berkaca-kaca


"tentu saja bisa om, eh pa. bahkan jika papa menikah lagi dengan ibu Andi akan setuju pa!!" ucap Andi


"kenapa kamu setuju jika aku menikah dengan ibu mu?" tanya Budiman heran


"aku tau ibu sangat mencintai papa Budiman, bahkan ibu sangat bahagia jika papa sering datang ke rumah. dan aku tau jika papa adalah orang baik!!" ucap Andi, tak Terasa air mata Budiman sudah menetes, dan ia pun langsung memeluk Andi


"makasi banyak sudah menjaga ibu Ririn dan juga putri ku naisa!!" ucap Budiman tidak bisa lagi menahan tangisnya


"sama sama pa!!" ucap Andi


"oh ya Andi gak punya ponsel?" tanya Budiman

__ADS_1


"enggak pa, terkadang andi hanya pinjam ponsel mama!!" ucap Andi


"ya sudah biar papa belikan ya!!" ucap Budiman


"tidak usah pa, itu akan merepotkan papa!!" ucap Andi


"enggak kok, kan sekarang Andi anak papa juga!!" ucap Budiman tersenyum


"makasih banyak pa!!" ucap Andi


"iya sama sama nak!!" ucap Budiman.


mereka langsung membeli ponsel untuk Andi, Andi sangat senang sekali mendapatkan ponsel baru. setelah membeli ponsel Budiman langsung mengantarkan Andi untuk pulang ke rumah.


---------------


di kantor naisa sudah merasa sangat letih, karena sedari tadi Alex tidur di pangkuan naisa, naisa ingin membangun kan Alex tapi ia tidak tega karena Alex tidur nyenyak.


"nyesal juga gue datang kemari cuman jadi bantal doang!!" ucap naisa


tak lama kemudian joki langsung masuk ke da. ruangan Alex, ia melihat Alex Yang sedang tertidur


"buset dah, kok tidur ni bos!!" ucap joki


"ngantuk dia kak, emang ada apa kak?" tanya naisa


"gue butuh tanda tangan dia dek!!" ucap joki


"ya sudah kak joki taruh aja dulu di situ berkasnya!!" ucap naisa


"oke deh!!" ucap joki menaruh berkas tersebut di meja kerja Alex. setelah itu joki langsung keluar dari ruangan Alex ia tidak ingin menganggu suasana.


Tak lama kemudian akhirnya Alex terbangun, dan ia terkejut karena tidur sampai 2 jam.


"sayang kok gak bangunin Abang!!" ucap Alex


"seperti nya Abang ngantuk, jadi sayang kalau di bangunin!!" ucap naisa


"aduh sayang!!" ucap Alex


"Abang tau gak, ni paha adek udah pegal!!" ucap naisa memijit pelan pahanya. Alex juga langsung memijat paha naisa


"maaf sayang ya!!" ucap Alex


"gak papa kok bang, oh ya tadi kak joki datang bawa berkas, tu berkasnya di atas meja!!" ucap naisa. tanpa bicara apa apa Alex langsung duduk lagi di meja kerja nya, setelah memeriksa berkas dari joki ia langsung menandatangani nya.


"sayang pulang yuk!!" ajak Alex


"Ayuk!!" ucap naisa.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~


__ADS_2