Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
bab 6


__ADS_3

Alex dan riko sedang jalan jalan di taman itu, alex masih juga berpikir bagaimana cara mendapatkan pacar yang baik pastinya.


"Bro, cari cewek yang baik gimana sih?"tanya Alex


"Buset dah, ni presedir nanya cara cari cewek baik pula!!"ucap riko tertawa


"Gue serius ni!"ucap alex benar benar serius.


"Gini aja bro, Lo bisa cari aja tu toritorial mencari cewek baik di google aja!"ucap riko tertawa lagi


"Kampret, gue serius, masak iya gue nanyak sama google malu lah"ucap alex menendang kaki riko.


"Oke oke sekarang kita serius, yang jelas Lo harus cari dulu cewek yang lo suka!"ucap riko


"Trus, Lo itu langsung saja dekatin tu cewek, trus ajak serius!"lanjut nya lagi


"Gaur trus ah, buang buang waktu aja gue ke sini!"ucap Alex langsung pergi meninggalkan Riko.


"Hei kok main tinggal!"teriak Riko


"Udah lah, Lo pulang aja Sono!"ucap alex masuk ke dalam mobil


Riko langsung berlari ke arah Alex, agar alex tidak pergi dulu.


"hei bro tunggu dulu, main ngambek aja!"ucap riko


"mangkanya yang serius sikit!"ucap alex turun lagi dari mobil


riko menarik tangan alex dan duduk kembali di taman tersebut.


"jadi gini aja, kita sekarang cari cewek di dekat taman ini aja!"ucap riko


"maksudnya apa sih?"tanya Alex bingung


"gini bro! Lo untuk beberapa hari sering aja main ke sini, jujur selama gue jualan banyak kok cewek cantik di sini, nah mungkin dari semua cewek cantik yang ada di sini, siapa tau Lo tertarik!"ucap riko


Alex mencerna semua perkataan Riko, dan itu juga ada baiknya, karena Alex juga suka wanita yang sederhana aja.


"boleh juga sih!"ucap Alex


"Lo tenang aja ya, nanti bilang aja sama gue mana yang lo suka, nanti biar jadi urusan ku!"ucap riko


"oke lah kalau gitu bro!"ucap Alex senang


"ya udah Lo pulang terus Sono! gue ngantuk mau pulang juga!"ucap riko mengambil kunci motornya dalam kantong celana.


"oke deh"ucap Alex juga kembali ke mobil.


Hari kedua ujian, ibu kepala sekolah datang lagi ke rumah naisa, kali ini naisa tidak ada bertanya apa apa kepada kepala sekolah. Setelah ujian selesai kepala sekolah langsung pulang, dan naisa pun kembali ke kamar.


"Bik, bisa minta tolong?"tanya ibu

__ADS_1


"Boleh buk!" Ucap bik Rara


"Bik, minta tolong ya, Dateng ke alamat ini, di sini ada naisa, saya sengaja menyuruh naisa ke sana, bibi tau sendiri kan jika naisa di sini, dan saya minta tolong untuk temani naisa di sana, saya khawatir jika naisa sendiri di sana nanti dia ketakutan!"ucap ibu kepada bik rara.


Bik rara paham dengan apa yang di katakan majikannya, bik rara langsung bersiap siap untuk pergi ke tempat naisa.


Tok...


Tok...


Tok...


"Masuk!"ucap Alex dingin


Joki langsung masuk ke ruangan Alex membawakan beberapa berkas.


"Tuan, ini berkas yang harus di tanda tangani!"ucap joki


Joki adalah asisten pribadi Alex saat di kantor dan di rumah, joki juga masih jomblo sama seperti Alex.


Alex langsung mengecek berkas berkas tersebut, setelah itu ia langsung menanda tangani semua berkas tersebut.


"Saya pamit dulu tuan!"ucap joki membungkukkan badannya


"Gak usah lebay kali, cuman kita berdua di sini!"ucap Alex


"Hehheheh.....baik tuan!"ucap joki keluar dari ruangan


Ting....


pintu lift terbuka, meli langsung keluar dan berjalan menuju ruangan Alex.


Tok...


Tok...


Tok..


"Masuk"ucap Alex dingin


Meli langsung masuk dengan gaya yang manarik perhatian semua lelaki, Alex sangat terkejut ternyata yang masuk meli, ia pikir tadi joki yang masuk.


"Ada urusan apa ke sini?"tanya Alex dingin


"Nih, gue buat makanan untuk calon suamiku!"ucap meli lembut


"Pulang saja, berikan saja makanan itu untuk selingkuhan mu. dan ingat aku bukan calon suami mu!" ucap Alex dingin


"Maaf, wanita seperti diriku tidak pernah selingkuh sayang!"ucap meli mulai menggoda


"oh gitu ya!"ucap Alex cuek

__ADS_1


"mau aku suapin!"ucap meli mendekati alex


"Jangan pernah mendekat, pergi sana, aku tidak ingin melihat mu!"ucap Alex tidak suka


"Kok kamu gitu sih!"ucap meli kesal


"Pergi saya bilang ya pergi!"ucap alex dengan nada tinggi


"aku gak mau pergi!"ucap meli dengan suara tinggi


"ini kantor ku, jadi tolong jangan buat kerusuhan!"ucap Alex tegas


"siapa juga yang buat kerusuhan, kan aku ingin suapin calon suamiku!"ucap meli dengan PD nya.


"ingat ya, AKU BUKAN CALON SUAMI MU!"ucap Alex penuh penekanan


"mungkin sekarang tidak, tapi suatu saat nanti pasti kamu yang menjadi suami ku!"ucap meli kesal keluar dari ruangan Alex.


Alex benar benar tidak suka melihat meli yang selalu saja menemui nya.


"dasar cewek kurang belaian!"gumam Alex kesal.


Meli akhirnya pergi dari ruangan Alex, ia sangat kesal sekali alex selalu saja seperti itu kepadanya.


Bik rara sudah pergi dari rumah menuju alamat yang di berikan oleh majikannya, diam diam andi juga mengikuti bik Rara, hari ini andi bolos dari sekolah karna tadi pagi tidak sengaja mendengar percakapan ibu dan bik Rara, andi juga sangat khawatir dengan kak naisa jadi ia hanya ingin tau saja naisa ada di mana.


Sudah 2 hari ini rumah tidak baik baik saja, ayah selalu marah tanpa alasan apa pun, bahkan putri kesayangannya juga ia marahi, ibu hanya diam saja melihat suaminya yang selalu saja marah marah, ia menganggap itu hanya angin berlalu.


Semoga naisa baik baik di sana ya nak, ingat ibu sayang naisa, batin ibu merindukan naisa.


Walaupun ia sering marah dengan naisa tapi jujur saja ibu selalu memperhatikan naisa mulai dari sekolah hingga di rumah, ibu sering melihat naisa mendapatkan juara, ibu sangat senang sekali tapi itu berpura pura jahat kepada naisa, maka dari itu ibu melakukan ini semua agar demi naisa, dan juga ibu ingin naisa kuliah seperti anak gadis pada umumnya.


tok...


tok ..


tok...


ibu langsung membuka pintu setelah mendengar ketokan pintu itu.


"eh Tante, maaf menganggu waktunya, Tante naisa nya ada soalnya sudah 2 hari naisa tidak mengikuti ujian!"ucap Alia


"naisa sudah kabur, tidak ada lagi di rumah ini, pergi kalian sana!"bentak ayah tiba tiba muncul di belakang ibu.


Alia dan Tasya sangat terkejut pastinya, bagaimana naisa bisa kabur saat ujian akhir di laksanakan. akhirnya Alia dan Tasya memutuskan untuk pergi dari rumah naisa.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏


jangan lupa vote,like, dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~

__ADS_1


__ADS_2