Ternyata Dia Seorang Presedir

Ternyata Dia Seorang Presedir
kita panggil dia baby jen


__ADS_3

meli tidak bisa kabur lagi karena memang dirinya sudah di kepung bahkan ayah meli juga di tahan oleh anak buah Alex.


anak buah Alex mengabarkan hal tersebut kepada Alex dan Alex pun menyuruh mereka untuk membawa meli ke sebuah tempat.


malam itu meli langsung di bawa ke rumah Andi, di mana di sana hanya ada ibu Ririn yang tau tentang pencarian orang yang menculik jein dan Celine. meli dan ayah nya tidak akan bisa kabur karena rumah itu sudah di jaga ketat.


tak lama kemudian Alex datang bersama dengan joki dan juga Riko, Alex sengaja tidak memberitahu naisa karena takut naisa akan sedih dan kepikiran.


Alex datang dengan wajah marahnya, setahun terakhir ia tidak pernah menyangka jika meli lah yang menculik anaknya


kini Alex langsung duduk di hadapan meli, meli langsung menunduk ia takut jika Alex akan marah besar kepada nya.


"di mana putra ku?" tanya Alex dingin. di ruangan itu hening hanya Alex lah yang berbicara, yang lainnya hanya mendengar kan saja.


"aku tidak tau!!" ucap meli masih menunduk


"jelas jelas kau menculik putra ku, dan di mana adik ku?" tanya Alex kesal


"tidak tau!!" ucap meli lagi. Alex langsung kesal dengan jawaban dari meli itu


"cepat katakan, atau aku akan membunuhmu!!" teriak Alex di dalam ruangan itu, semua orang di sana langsung terkejut, meli juga Langsung gemetaran mendengar teriakan Alex. ayah meli malah diam saja, ia tau bahwa putrinya bersalah jadi kali ini ia tidak akan membela putrinya itu.


"mereka sudah hilang!!" ucap meli langsung jujur


"hilang? apa putra ku masib hidup?" tanya Alex dengan mata berkaca kaca


"iya dia masih hidup!!" ucap meli


Alex tak menyangka jika putra nya masih ada bahkan ia menduga jika meli sudah membunuh putra nya itu.


"kemana dia? kenapa dia hilang?" tanya Alex


"jika aku memberitahu mu maka setelah ini lepaskan aku, kalau tidak aku tidak akan memberimu petunjuk!!" ucap meli


"kau pikir aku orang yang bodoh? aku tidak akan melepaskan mu sampai kapan pun!!" teriak alex lagi


"aku tidak akan memberitahu mu!!" ucap meli. Alex tidak akan melepaskan meli lagi, ia langsung menyuruh anak buahnya untuk memanggil mantan anak buah meli


saat pria itu masuk meli langsung pucat lagi, ia sangat membenci anak buahnya yang telah ia pecat itu.

__ADS_1


"jadi gini tuan selama ini meli tidak tau jika Celine ikut bersama kami saat terjadinya penculikan, dan selama satu tahun ini Celine lah yang mengurus bayi tuan, dan beberapa hari lalu Celine melarikan diri dan membawa bayi tuan. karena mereka kabur saya di pecat karena tidak memberi gaji untuk Celine. mangkanya dari itu saya haru mencari pekerjaan baru yaitu mengabdi kepada tuan Alex, saya baru tau jika meli itu sangat jahat tuan. saya pikir dia menculik bayi tuan karena ada dendam pribadi ternyata dia menculik bayi tuan hanya untuk mendapatkan tuan tapi lebih jelas nya harta tuan!!" ucap pria itu menjelaskan semua nya


"semua telah terungkap, aku tidak akan memenjarakan mu, sekarang kau anak buah ku!!" ucap Alex kepada pria tadi


"terima kasih tuan!!" ucapnya


"aku akan membawa mu ke pihak yang berwajib, tapi sebelumnya jika adik dan anak ku tidak pulang maka nyawa mu taruhan nya!!" ucap Alex dengan tegas.


Alex langsung menyuruh anak buahnya untuk mengurung meli di suatu tempat. Alex juga langsung pulang saat itu.


dret..........dret.......


ponsel joki berdering, joki mengerutkan keningnya saat naisa menghubungi nya.


pembicaraan lewat telepon


"tuan joki!!" ucap bik uni panik


"ada apa bik??" tanya joki


"tuan muda Alex mana? kenapa ponselnya tidak aktif? naisa keguguran tuan joki!!" ucap bik uni menangis


"what?" ucap joki panik. joki langsung mematikan ponsel tersebut, kemudian dia langsung bawa mobil ugal ugalan


"jangan begok, pelan pelan aja bawa mobil nya!!" ucap riko yang ada di belakang sopir


"kita harus cepat pulang naisa keguguran!!" ucap joki fokus mengendarai


"ooooooooo!!" ucap ucap Alex dan Riko secara bersamaan


Alex langsung melihat ke arah jalan, ia masih setengah sadar dengan apa yang di katakan oleh joki tadi


"hah keguguran!!" teriak Alex kaget


joki dan Riko langsung terkejut dengan teriakan Alex itu, tapi walaupun terkejut joki tetap fokus menyetir mobil.


"iya, trus Lo baru sadar!!" ucap joki teriak juga di dala. mobil


"ya Allah sayang ku, ngebut joki ngebul!!" ucap Alex menyuruh joki untuk ngebut. padahal sudah dari tadi joki ngebut.

__ADS_1


---------------------------------


malam itu tidak ada mobil umum atau angkutan untuk menuju kota c. tadinya Alvin sudah bertanya kepada orang orang di sana dan kata meraka akan ada bus yang berangkat pagi ke daerah kota c.


jadi Alvin memutuskan untuk istirahat malam ini, karena mereka tidak punya uang jadi mereka hanya tidur di jalanan. bahkan Celine tidak menolak sama sekali.


Alvin sedang mencari kardus untuk mereka tidur di jalanan, untung nya ada beberapa baju yang bisa di gunakan untuk selimut.


"kalian tidur lah!!" ucap Alvin


"Jen.....Je.......Jen!!" ucap jein tertawa saat melihat Alvin


"sayang kamu ngomong apa sih!!" ucap Celine senang jika melihat jein selalu tertawa


"seperti nya dia bilang Jen!!" ucap Alvin


"kalau boleh tau apa nama anak ini Jen?" tanya Alvin


"aku tidak tau siapa namanya tapi selama ini aku hanya memanggil nya sayang!!" ucap Celine


"karena dia bilang Jen, bagaimana kalau kita panggil dia baby Jen!!" ucap Alvin


"boleh juga!!" ucap Celine. akhirnya Alvin dan Celine bersenda gurau dulu bersama jein hingga jein tertidur di dalam dekapan Celine. Celine juga ikut tertidur bersama jein.


Alvin melihat ke sekelilingnya banyak sekali anak jalanan yang tidur seperti mereka. Alvin malah bersyukur hidup di tengah hutan, ia merasa tentram di sana. karena Alvin juga kecapean akhirnya ia ikut tertidur.


------------------------


tak lama kemudian rombongan Alex sudah tiba di rumah, Alex langsung berlari ke kamarnya dan di sana ia melihat naisa sedang menangis histeris.


"sayang!!" ucap Alex langsung menghentikan tangisan naisa. naisa malah memberontak saat Alex ingin memeluk nya


"sayang tenang dulu!!" ucap Alex. bahkan dokter yang ada di sana juga ikutan bersedih melihat naisa. anak pertama telah di culik malah yang kedua keguguran akibat naisa terpeleset di tangga


"sayang tenang dulu ya, plisssss sayang!!" ucap Alex tidak bisa menahan air matanya lagi.


perlahan naisa mulai tenang dengan bujukan Alex. Alex langsung memeluk naisa dengan hangat.


terima kasih udah mampir di novel aku semoga ceritanya menarik perhatian teman teman semua 🤗🙏

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkwkkwkw


~happy reading~


__ADS_2