TEROBSESI ISTRI ORANG

TEROBSESI ISTRI ORANG
BAB 26


__ADS_3

Galuh berjalan sendiri menuju apartemen tempat tinggalnya. Galuh sangat sedih karena menyadari keadaan nya. Menyadari kalau dirinya sudah mulai perhatian dengan Reno. Namun dirinya menyadari kalau hubungan nya dengan Reno ditengah-tengah hubungan nya dengan Reno dan Husna. Galuh menjadi orang ketiga di antara mereka. Dan itu yang membuat Galuh ingin menjauh dari Reno.


Tiba-tiba saja dari belakang Galuh ada seseorang dengan berbadan kekar telah menangkap tubuh Galuh dan membekap mulutnya dengan sapu tangan. Galuh tiba-tiba lunglai dan tidak sadar karena pengaruh obat bius yang ia hirup.


"Angkat cepat dan bawa dia ke dalam mobil!" perintah seorang laki-laki dengan suara bariton.


Dengan segera, laki-laki itu menghubungi seseorang dan menyampaikan bahwasanya tugasnya telah berhasil untuk menangkap Galuh.


"Tuan! Gadis itu sudah berhasil saya tangkap dan sekarang ini sudah berada di dalam mobil," kata laki-laki itu yang tidak lain adalah Jho.


"Bawa dia ke villa! Sebentar lagi, aku akan segera ke sana membuat perhitungan dengan nya," Sahut seseorang di seberang sana yang tidak lain adalah tuan Drajad Aji Saka.


Jho memutus panggilan keluarnya. Kini matanya tertuju pada tubuh padat berisi yang lunglai di sebelah nya. Galuh masih tidak sadarkan diri dalam pengaruh obat bius itu.


"Kamu sudah melakukan kesalahan besar, nona! Bermain-main dengan seorang iblis yang tidak mengenal bekas kasihan. Aku ingin lihat! Apa yang akan tuan Drajad lakukan terhadap kamu!" gumam Jho.

__ADS_1


"Sayang sekali, tubuh seindah dan seseksi milik kamu akan diobrak-abrik oleh tangan-tangan laki-laki asing yang tidak kamu kenali," Gumam Jho.


*****


Tubuh Galuh diangkat dan diletakkan di  suatu ruangan. Tubuh yang masih tidak sadarkan diri itu belum juga membuka matanya. Jho menatap wajah manis milik Galuh. Matanya kini tertuju pada bagian dada yang terlihat menantang milik Galuh. Kini timbul keinginan yang sulit terbendung pada hasrat Jho. Tuan Drajad Aji Saka belum juga tiba. Dia masih sibuk di kediamannya lantaran upacara pemakaman istrinya. Jho ingin mengambil kesempatan itu untuk menikmati lebih dahulu tubuh indah Galuh. Tanpa sadar Jho menelan salivanya sendiri. 


"Benar-benar indah!" ucap Jho kini mulai mengamati wajah cantik Galuh. 


"Wanita ini cukup bagus juga! Aku akan membangunkannya," Gumam Jho. 


Byurr. 


Satu gayung air itu disiramkan Jho ke bagian wajah Galuh. Namun Galuh belum juga sadar dan membuka mata. 


"Sial! Obat biasanya masih kuat bekerja!" keluh Jho. Jho melihat jam tangannya lagi. Dia berharap, tuan Drajad nya datang terlambat ke villa itu. Dirinya ingin bersenang-senang dulu dengan wanita di depannya. 

__ADS_1


Jho kembali masuk ke dalam kamar mandi dan mengambil satu  gayung air lalu kembali menyiram jamnya ke bagian muka Galuh hingga basah di bagian dada Galuh. 


"Wow, semakin menggoda!" Gumam Jho saat menatap bagian yang membusung milik Galuh. Galuh membuka matanya. Dia benar-benar kebingungan sedang berada di mana? 


"Aku.. Dimana aku?" ucap Galuh lirih sambil memegangi kepalanya. Galuh merasakan pusing kepalanya. Ada senyuman di kedua sudut bibir Jho. Jho mendekati Galuh lalu memberikan satu gelas minuman untuk nya. 


"Tenang nona! Kamu aman di sini! Minumlah dulu, nanti aku akan jelaskan dimana kamu saat ini," kata Jho dengan senyum seringai nya. Galuh dengan tangan gemetar menerima gelas minuman yang diberikan oleh Jho. Tanpa ada kecurigaan apapun, Galuh menghabiskan minuman itu sampai tandas. Jho tersenyum penuh kemenangan. Mata liatnya sudah tidak sabar menunggu reaksi dari minuman yang telah terminum oleh Galuh. 


Namun sebelum Jho melancarkan aksi gilanya pada Galuh, Tiba-tiba saja pintu ruangan itu didobrak.


"Jho! Apa yang kamu lakukan?" teriak seorang laki-laki yang tidak lain adalah tuan Drajad Aji Saka. Tentu saja Jho sangat terkejut dengan kedatangan tuanya.


"Tuan! Saya ingin bersenang-senang dulu! Boleh tak?" ucap Jho antara takut dan gugup. Tapi ini sudah kepalang tanggung.


"Enak saja! Itu barang milikku! Enyah Lah kau dari sini!" ucap tuan Drajad Aji Saka sambil menarik tubuh Jho hingga keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


__ADS_2