Terra Online

Terra Online
21. Melawan Goblin


__ADS_3

Tidak butuh waktu lama, barisan depan pasukan raid dan pasukan goblin mulai bentrok.


Pasukan raid bisa cukup unggul melawan Goblin Knight yang menjadi garis depan pasukan goblin karena adanya buff.


"Ah, sial! Shira oi! Bukankah di laporan sebelumnya tidak ada Goblin Captain! Aku sedang menghadapi satu saat ini! Suruh yang lain berhati hati!" Arvil yang tidak sengaja berhadapan dengan Goblin Captain memberitahu Shira lewat voice chat.


"Goblin Captain? Sungguh ini menjadi buruk, semuanya! Pastikan yang mempunyai level lebih tinggi harus berada di depan! Di antara kerumunan Goblin ada Goblin Captain!" Shira berteriak dengan keras agar suaranya bisa terdengar oleh semua anggota pasukan raid.


---


"Mereka sudah bertempur, ini waktunya pakai Power Rune kalian! Siapkan juga potion milik kalian!" Ares memberikan arahan kepada anggota tim penyergap saat mereka sudah sampai di bagian belakang pasukan goblin yamg sudah mulai bertempur.


Satu hal yang tidak diduga oleh mereka adalah Hob-Goblin tidak ikut maju tetapi justru menjaga Goblin Shaman.


"Semua sudah? Karena jarak Goblin Shaman dan Hob-Goblin terlalu dekat, Kami para ketua party dan Tuan Sadawira akan melawan Hob-Goblin kalian para Thief selesaikan Goblin Shaman secepatnya!" Ares memandang seluruh anggota tim dan mengganguk, semua orang sudah siap untuk bertempur saat ini.


"Serang!" Tidak menunggu lama, tim penyergap maju dengan sangat cepat, hal itu membuat Hob-Goblin dan para goblin yang ada di baris belakang terkejut.


"Guuuraaa!!!" Salah satu Hob-Goblin meraung dengan keras saat tombak Oscar menancap ke dalam perutnya, Oscar yang melihatnya hanya tersenyum dan terus berlari ke arah Hob-Goblin yang telah ia serang, sambil mengeluarkan senjata cadangan miliknya yang berupa belati Oscar menghindari serangan ayunan gada milik Hob-Goblin, masuk ke dalam lingkup serangannya, Oscar melompat dan menusukkan belati miliknya ke dada Hob-Goblin serta mencabut tombak kesayangan miliknya.


Tidak berhenti disitu, Hob-Goblin yang menjadi sangat marah mulai menyerang dengan membabi buta, Oscar yang awalnya mampu terus menerus menghindari ayunan gada milik Hob-Goblin menjadi kesulitan.


Lysa yang melihat Oscar kesulitan saat bertarung menggunakan Stealth dan berlari dengan cepat menuju ke bagian belakang Hob-Goblin yang sedang dilawan Oscar, mengeluarkan kedua belatinya Lysa menggunakan Backstab yang memberikan damage yang cukup banyak pada Hob-Goblin sekaligus memberikan efek stun yang langsung dimanfaatkan Oscar untuk menyerangnya dengan semua skill serangan miliknya dan mengurangi HP Hob-Goblin dengan jumlah yang sangat banyak.


"Lightning Blade!" Ares yang telah menggunakan Enchant Blade segera menyerang salah satu Hob-Goblin dengan cepat, bersamaan dengan itu Wolfshef juga menyerang Hob-Goblin dari belakang dengan menggunakan skill Wind Sickle yang baru didapatkannya setelah naik ke level 55 baru baru ini.

__ADS_1


"Grrrr," Hob-Goblin yang terkena serangan Ares dan maju ke arah Ares dan bersiap mengayunkan gada besar miliknya, Ares yang melihatnya tersenyum kecil karena Hob-Goblin yang ada didepannya bergerak sesuai yang ia harapkan.


"Baiklah!" Ares melemparkan sebauh batu kedepannya, ia tidak terlalu mengharapkan sesuatu yang bagus muncul, ia hanya berharap agar yang muncul bisa membantunya dalam bertarung. Asap mengepul saat batu yang dilemparkan Ares mencapai tanah, Ares tersenyum melihat ini," Fireball!" Tanpa ada keraguan, Ares mengarahkan Fireball ke Hob-Goblin yang sedang kebingungan karena banyaknya asap di depannya.


{Thunder Lion(Elite)


Level 50


Exp (0%)


Singa yang dianugerahi kekuatan petir sehingga membuatnya menjadi makhluk yang ditakuti}


Melihat Thunder Lion yang muncul, Ares dengan buru buru menyuruhnya untuk membantu Wolfshef menyerang Hob-Goblin.


Ares sendiri berlari dengan cepat menuju Hob-Goblin yang sedang dihadapi Wolfshef dan Thunder Lion sambil menggunakan Dragon Roar untuk membuat Hob-Goblin menjadi lebih lemah.


"Bash!"


"Bash!"


"Bash!"


Ares terus menerus menyerang Hob-Goblin dengan bash, dengan tambahan kekuatan dari skill Enchant Blade dan Power of Rune damage yang diberikan Ares menjadi besar, tetapi walaupun begitu sebenarnya Ares setelah hampir mengeluarkan semua kekuatannya hanya mampu mengurangi HP Hob-Goblin menjadi 55% dengan bayaran ia harus kehilangan 60% HP miliknya setelah gagal beberapa kali menahan serangan dari Hob-Goblin, selain itu Wolfshef juga sudah tidak bisa melanjutkan pertempuran karena HP miliknya mulai kritis dan Ares khawatir jika Wolfshef mati. Sebaliknya Thunder Lion masih mampu bertarung dengan sisa setengah HP miliknya.


"Aaahh! Lupakan, aku harus menggunakan itu!" Ares menggigit ibu jarinya dengan sedikit keras sambil memantapkan pilihannya saat ia menyuruh Thunder Lion untuk mengalihkan perhatian dari Hob-Goblin sementara waktu.

__ADS_1


"Demon Power!" Armor yang awalnya bewarna hitam legam muncul beberapa corak bewarna merah darah, selain itu wajah sebelah kiri Ares juga muncul rajah yang tidak bisa dipahami. Dengan aura yang meledak ledak Ares melesat menuju ke Hob-Goblin setelah melapisi pedangnya dengan Enchant Blade dan menggunakan Power Rune sekali lagi.


Dengan kekuatan dan kecepatan yang bertambah dengan drastis Ares menyerang tanpa memberikan jeda pada Hob-Goblin yang ada dihadapannya.


"Exceed Strike!" Membuat sedikit jarak, Ares menggunakan Exceed Strike saat HP Hob-Goblin mencapai kisaran 20%. Sebuah energi pedang terlepas dari ujung pedang Ares dengan cahaya yang menakutkan. Hob-Goblin yang terlambat menyadarinya terkena serangan secara telak dan terjatuh.


"Guuuraaaaaaa!!!" Hob-Goblin yang baru saja jatuh tiba tiba kembali berdiri, dengan sisa HP yang begitu sedikit Ares menggunakan Bash dan Lightning Slash untuk mengakhiri kehidupannya.


Disisi lain, Kuro dan para thief sedang berhadapan dengan para Goblin Shaman.


Awalnya para thief menggunakan Stealth dan Backstab untuk memberikan damage yang besar kepada para Goblin Shaman yang terbukti sangatlah efektif.


"Ck," Kuro yang menghadapi dua Goblin Shaman yang terus menerus mengeluarkan sihir untuk menyerangnya berdecak lidah, ia sangat kesal karena terus menerus harus menghindari sihir yang mengarah padanya.


"Illusion of Killer," Kuro yang sedang berlari ke arah salah satu Goblin Shaman berubah menjadi dua, tidak dia mengeluarkan doubleganger.


Kuro dan doubleganger miliknya menyerbu salah satu Goblin Shaman, Kuro yang menggunakan Stealth menyerang dari belakang dan menggunakan Backstab sedangkan doubleganger miliknya menggunakan Envenom yang memberikan efek racun ke Goblin Shaman yang membuat pergerakan Goblin Shaman itu menjadi berkurang.


Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, dengan cepat Kuro dan doubleganger miliknya melakukan combo dengan pergerakan yang cepat sembari menghindari sihir Goblin Shaman lainnya.


"Matilah! Double Attack!" Kuro melompat dan menggunakan Double Attack yang mengarah tepat ke titik vital Goblin Shaman yang langsung menghabisinya.


Tidak berhenti disitu, Kuro dan doubleganger miliknya yang waktunya mulai menipis menyerang Goblin Shaman yang lain dengan cepat, hanya berhasil melancarkan dua serangan dan doubleganger Kuro menghilang membuatnya mengumpat dalam hati.


"Spirit Attack," tanpa keraguan, Kuro mengeluarkan Spirit Attack untuk menyerap mana lawannya karena ia hampir kehabisan mana saat melawan Goblin Shaman yang sebelumnya. Kembali menggunakan Stealth, Kuro dengan cepat mendekati Goblin Shaman dan menggunakan Backstab dilanjutkan dengan Envenom untuk melemahkan Goblin Shaman.

__ADS_1


"Gru!!" Goblin Shaman yang terdesak berteriak, matanya yang memerah membuatnya sedikit menakutkan.


"Daripada kau terus kesakitan, lebih baik mati saja," Kuro yang sudah berada di belakang Goblin Shaman berucap dengan enteng, ia memutar-mutarkan belatinya dan memasukkannya kembali kesarungnya dengan gaya,"Vital Strike," Bersamaan dengan itu Kuro bergumam dan Goblin Shaman yang ada dibelakangnya tiba tiba mengeluarkan banyak darah di leher dan dada sebelah kirinya.


__ADS_2