
Suatu hari seorang ratu dikutuk oleh dewa, ia dibuat jatuh cinta pada seekor banteng hingga mengandung dari hubungannya dengan banteng tersebut. Untuk menyimpan monster yang lahir seorang arsitek ternama membangun sebuah labirin rumit.
"Apa kita harus masuk?" Seorang wanita dengan topeng biru langit bertanya dengan ragu saat ia melihat pintu masuk labirin di depannya, ia telah banyak mendengar bahwa orang yang masuk tidak pernah bisa keluar, apalagi jika mati di dalam akan tetap berada di labirin setelah dihidupkan kembali bukannya kembali ke kota atau desa terakhir yang dikunjungi.
"Ya, kita harus. Blue, fokuslah untuk mengingat rute kita, Pink dan Lavender kalian juga akan membantu," Pria bertopeng rubah memberi perintah saat ia melihat ke arah wanita bertopeng biru dan kedua temannya yang memakai topeng bewarna lavender dan merah muda.
"Baik!" Jawab mereka serentak dan mulai menyiapkan segala sesuatunya untuk menjelajahi labirin.
Saat kelompok mereka mulai memasuki labirin dan terus masuk lebih dalam mereka menemukan jalan bercabang pertama di salah satu jalan dindingnya terlihat penuh dengan mural, sedangkan di jalan yang satunya tercium bau darah yang menyengat membuat mereka mengerutkan kening.
Mereka harus benar benar berhati-hati saat menjelajah, mereka berpikir jika jalan yang penuh dengan mural pasti adalah jebakan. Lagipula, siapa orang yang akan menghias dinding di dalam labirin yang mengurung monster?
Mereka mulai maju ke arah jalan dengan bau darah, dengan Blue yang memiliki skill untuk mendeteksi perangkap memimpin mereka tidak pernah menginjak semacam ranjau ataupun terjebak ke dalam tanah runtuh.
Hanya saja yang mengejutkan mereka setelah lebih dari dua jam berjalan mereka sama sekali tidak menemukan monster apapun! Mereka hanya sesekali menemukan beberapa tulang belulang dan pakaian kotor!
Hal itu saja sudah membuat mereka marah pada pengembang game bagaimana mungkin tempat seperti labirin rumit ini sama sekali tidak ada monster ataupun harta karun?
"Stop!" Blue berbisik saat ia memberi tanda untuk berhenti, mereka saat ini tepat di depan sebuah ruangan bukan lorong yang membuat Blue agak bingung walaupun memang sudah biasa ada ruangan di dalam labirin atau dungeon tapi tetap saja hal itu membuatnya curiga.
Blue memutuskan untuk mengecek ruangan itu bersama Lavender dengan hati-hati mengintip ke dalam ruangan.
"Itu!" Lavender membelalakkan matanya saat melihat ke ujung ruangan.
"Apa?" Blue dengan penasaran bertanya saat ia melihat ke arah yang dilihat Lavender.
Blue menghela napas saat ia menarik Lavender untuk keluar, saat ini terlalu berbahaya untuk berjalan lebih jauh, ia tahu saat ia menatap ke ujung ia melihat sang minotaur yang tertidur.
"Kita tidak bisa menang!" Blue segera bicara secara langsung saat ia kembali ke tempat kelompoknya.
"Apa maksudmu?" Fox bertanya dengan dingin saat ia mendengar Blue berkata mereka tidak bisa menang walaupun level rata rata tim baru di kisaran 130 dengan yang terendah ada di 110 tapi dia sendiri sudah berlevel 200 tidak terlalu jauh dengan orang-orang dengan level tertinggi saat ini karena kebanyakan dari mereka sibuk berperang yang mempengaruhi perkembangan level mereka!
"Lihat ini," Blue membagikan apa yang ia lihat saat memeriksa Minotaur kepada anggota kelompoknya.
{Minotaur(Special Territory Boss)
Level: 300
Monster terkutuk yang merupakan anak dari Ratu Kreta. Monster yang gemar membunuh dan memakan manusia.}
__ADS_1
Saat melihat itu Fox langsung terlihat suram, ia menggertakkan giginya dan memerintahkan anggota kelompoknya untuk berjalan kembali, ia tau jika kelompoknya tidak akan bertahan jika mereka melawan Minotaur.
Setelah hampir tiga jam berjalan kembali Blue menyuruh anggota kelompoknya berhenti sambil mengerutkan kening.
"Kita harusnya sudah sampai ke pintu masuk," Blue berbicara dengan pelan saat ia berbalik ke arah anggota kelompoknya.
"Kau yakin kita tidak salah jalan?" Pria bertopeng abu-abu bertanya dengan gugup, ia telah mendengar banyak cerita tentang para pemain yang tidak bisa keluar dari labirin ini dan berakhir dengan menghapus akun untuk memulai akun baru.
"Aku yakin," Dengan keragu-raguan Blue menjawab ia lumayan yakin jika ia tidak mengambil jalan yang salah hanya saja ia tidak yakin kenapa ia merasa jika labirin ini seperti menyesatkan mereka.
"Lupakan, terus jalan," Fox memberi perintah saat ia juga mulai merasa aneh tapi ia memutuskan untuk terus jalan lagipula kerugiannya akan besar jika ia memilih menyerah dan membuat akun baru nantinya.
***
Disebuah hutan dataran eropa, Kuro yang masih mencari Aoi sudah memiliki beberapa petunjuk tentang lokasi Aoi tapi saat ini ia menjadi bingung.
Beberapa saat yang lalu ia tidak bisa untuk mengirim pesan pada Aoi padahal biasanya bisa walaupun tidak pernah dibalas.
Kuro menyimpulkan jika koneksi Aoi terputus dan di Terra Online saat ini hanya ada beberapa tempat yang diketahui bisa memutuskan koneksi pemain ke luar.
Karena hal itu Kuro mulai mencatat beberapa tempat yang mungkin dikunjungi Aoi, diantaranya adalah:
-Labirin Daedalus
-Avalon
Awalnya ia ingin menambahkan World Tree Yggdrasil tapi mengingat Aoi menggunakan ras manusia sedangkan yang bisa masuk ke Yggdrasil hanya ras elf dan raksasa ia segera melupakannya.
Diantara ketiga tempat yang ia tulis ia mustahil untuk ke Themiscyra yang merupakan kota suku amazon yang tidak ramah terhadap laki-laki.
Untuk Avalon meskipun ia bisa kesana itu merepotkan untuk memasuki pulau karena termasuk ke dalam wilayah Guild Revenge dan hanya anggota guild yang diijinkan masuk kesana.
Sedangkan untuk Labirin ia sudah mendengar banyak tentangnya, belum pernah ada pemain yang berhasil keluar dari labirin, kebanyakan dari mereka dipaksa untuk membuat akun baru karena tidak bisa keluar yang menyebabkan kerugian dalam waktu mereka.
Disisi lain meskipun labirin terlihat berbahaya itu adalah satu-satunya tempat yang mungkin di kunjungi Aoi menurut Kuro walaupun ia ragu apakah Aoi ke Themiscyra atau tidak.
Dengan itu ia memutuskan untuk berangkat ke Kreta dan mencoba menantang labirin, sebelum berangkat ia mengirim pesan pada Ares untuk mengabarinya.
***
6 bulan telah berlalu sejak lomba yang diselenggarakan di Kota Truewill Ares saat ini sedang bersiap untuk mengikuti lelang internasional di Sparta setelah ia diberitahu oleh seorang prajurit supaya ia datang ke Kota Truewill dalam dua hari untuk berangkat.
__ADS_1
Selama enam bulan ini rune Ares masih cukup laku tapi harganya dengan cepat menurun menjadi kisaran 80 perak hingga 1 emas walaupun masih cukup tinggi.
Hal itu dikarenakan di semakin banyak pemain yang mempelajari pembuatan rune di Holy Franka Empire yang membuat harga menurun.
Selain itu selama enam bulan nilai koin emas juga menurun yang sebelumnya 1 emas sama dengan Rp. 70.000 saat ini 1 emas hanya dihargai Rp. 5.000 karena banyaknya pemain baru yang bergabung.
Untungnya Ares telah mengumpulkan hampir 300 juta setelah dikurangi banyak hal yang menjadi kebutuhannya.
Untuk melonjaknya jumlah pemain itu karena diterbitkannya Alpha VR lite untuk pemain dengan ekonomi menengah Alpha VR lite untuk memainkan Terra Online perbulan tetap dikenai biaya sebesar 1 juta sedangkan Alpha VR versi biasa dikenai 3 juta perbulan. Lagipula banyak fitur yang dikurangi di Alpha VR lite.
Ares saat ini ada di level 102 ia mengalami kesulitan untuk untuk naik level sejak level 80 karena jumlah exp yang ia dapat cukup kecil.
Status
Nama : Ares
Level : 102
Job : Rune Magic Knight
Title : The Top Comer , Talented Swordman , Genius Swordman, Baal Protection
Str (529) Int (436) Vit (403) Dex (445)
Penguasaan gratis:65
Respect : 720
Leadership:100
Skill : Sword Mastery(Pasif), Rune Mastery(Production), Power of Rune(pasif), Dragon Roar(aktif), Enchant Blade (aktif), Rune Protection (pasif), Beast Training (aktif), Lightning Slash (aktif), Bash(aktif), Exceed Strike(aktif), Sight (Aktif), Lightning Ball (aktif), Wind Slash (Aktif), Frozen Area (Aktif), Fire Executed (Aktif)
Chip : 14.000 Chip Emas
Setelah mengecek statusnya sejenak Ares memutuskan untuk segera bertemu Raja untuk menghadiri lelang internasional.
__ADS_1
Di ruang singgasana Ares berlutut di hadapan raja dengan hormat.
"Bangunlah, kita akan menghadiri lelang sekarang,"Saat Ares berdiri ia melihat Raja dan beberapa pengawalnya berdiri di depan sebuah portal yang akan mengantarkan mereka langsung ke tempat pelelangan.