
"Kita mulai sekarang!" Wasit mengumumkan dengan suara keras, Ares segera menarik pedangnya untuk bersiap memulai pertarungan.
Rusty disisi lain segera berlari ke arah Ares dan bersiap untuk memukulnya dengan kekuatan penuh.
"Rusty Punch: Number one, Explosion!" Rusty berteriak saat ia meluncurkan tinju tangan kanannya ke arah Ares yang terlihat terkejut dengan kecepatan Rusty.
"Sun Protection," Ares bergumam pelan dan menerima pukulan Rusty secara langsung, ia terpental ke belakang dan berusaha untuk bangkit kembali, namun ia sama sekali tidak kehilangan HP meskipun ia merasakan sakit.
Disisi lain Rusty yang memukul Ares juga terpental ke belakang dan kehilangan cukup banyak HP karena efek dari Sun Protection.
"Apa-apaan itu?!" Rusty berteriak dengan keras saat ia sudah kembali berdiri.
Ares yang melihatnya hanya tersenyum kecil dan berlari ke arah Rusty dengan pedang di tangan kanannya.
"Bash! Lightning Slash!" Ares menggunakan skill miliknya untuk menyerang Rusty sambil berlari, Rusty yang melihatnya berusaha menghindari serangan Ares dengan amarah yang sudah menumpuk.
Saat sudah tidak bisa membendung amarahnya lagi, Rusty tidak lagi berusaha menghindari serangan Ares melainkan menerimanya dan berlari ke arah Ares.
"Kena kau, Frozen Area," Saat Rusty memasuki jarak sepuluh meter dari Ares. Ares bergumam, wilayah dalam jarak sepuluh meter di dekatnya berubah menjadi beku, bahkan Rusty mendapat efek beku dan tidak bisa bergerak.
"Garuda Sword Technique: Destroyer," Ares melesat ke arah Rusty yang membeku dan memberikan sepuluh tebasan yang sangat cepat dan indah.
"Exceed Strike!" Tidak berhenti sampai disitu, Ares melompat dan memberikan tebasan dengan seluruh kekuatannya yang membuat HP Rusty turun ke 50% saat efek beku sudah menghilang.
"Rusty Punch: Number Twelve, Sonic Punch!" Rusty bergumam saat ia berusaha menahan amarahnya yang sudah akan meledak. Sesaat setelahnya Rusty tiba-tiba menghilang yang membuat Ares agak terkejut.
Hanya berselang beberapa detik yang singkat, Rusty sudah berada di belakang Ares dengan mata merah siap untuk memberikan tinjunya.
Saat hendak memukul Ares, kecepatan Rusty menjadi jauh lebih cepat dan saat mengenai Ares, Ares terlempar hingga menabrak dinding sihir dan HP miliknya menjadi turun lebih dari setengahnya hanya karena satu serangan.
__ADS_1
"Sial," Ares meringis saat ia mencoba untuk kembali berdiri dengan menggunakan Dragon Fang sebagai penopang tubuhnya.
"Uppercut," Rusty berlari ke arah Ares dan bersiap untuk melakukan uppercut pada Ares yang baru saja kembali berdiri.
"Enchant Blade, Dragon Protection," Ares bergumam saat ia menarik Storm Cutlass dengan tangan kirinya dan memegangnya secara terbalik.
"Exceed Strike," Ares mengayunkan Storm Cutlass dari bawah ke atas yang mengarah pada Rusty yang sedang berlari ke arahnya.
Rusty yang tidak menyadarinya tertusuk Storm Cutlass yang membuatnya berhenti bergerak.
"Garuda Sword Technique: Garuda Invansion!" Ares mencabut Storm Cutlass yang menancap di tubuh Rusty
Saat jarak diantara mereka telah tercipta, Ares menyarungkan Storm Cutlass, kemudian Ares menyiapkan kuda-kudanya.
Ares memfokuskan dirinya hanya pada Rusty dan ia mulai mengayunkan Dragon Fang begitu cepat. Setiap ayunan dari Dragon Fang melepaskan energi pedang yang hanya mengarah pada Rusty.
"Rusty Punch: Number Zero, Murder Punch," dengan sangat marah, Rusty yang tergeletak mengangkat tangan kanannya dan meninju dirinya sendiri dengan kekuatannya yang tersisa.
Semua orang yang menyaksikan itu sangat terkejut karena Rusty melakukan bunuh diri. Semua orang tidak percaya Rusty yang biasanya suka menindas orang lain akan melakukan bunuh diri.
Saat Ares tersadar dari keterkejutannya, ia melihat jika dirinya sudah dikepung beberapa hewan yang terlihat kuat dan didepannya, ia bisa melihat Elf perempuan dengan pakaian hijau daun yang membawa sebuah tongkat sihir.
"Seorang summoner," Ares bergumam dan mulai menjadi lebih waspada, ia tahu betul jika ia meremehkan lawannya sedikit saja ia pasti akan kalah, ditambah lagi HP miliknya tinggal seperempat sedangkan wanita elf di depannya masih setengah.
"Wolfshef, Napoleon, sepertinya kalian harus bertarung," Ares bergumam dan menyuruh Wolfshef dan Napoleon untuk membantunya bertarung.
Wolfshef dan Napoleon yang juga telah bertambah kuat sejak terakhir kali terlihat sedikit lebih besar.
Elf yang melihat Ares mengeluarkan Wolfshef dan Napoleon terlihat sangat terkejut. Ia tidak menyangka lawannya bisa mensummon hewan buas, ditambah lagi Ares adalah seorang pendekar pedang yang hebat menurut pengamatannya tadi yang membuatnya mengeluarkan keringat dingin saat membayangkan seberapa kuat Ares jika sejak awal mengeluarkan dua binatang yang saat ini muncul di depannya.
__ADS_1
"Wolfshef Wind Cutter!" Wolfshef yang mendapat perintah dari Ares melolong dan berlari untuk menyerang Elf.
Merasa dirinya sedang terancam, Elf perempuan itu memerintahkan salah satu makhluk yang dia summon untuk menghalangi Wolfshef.
"Fire Executed," Saat perhatian Elf teralihkan, Ares mengarahkan tangan kanannya ke depan dan api yang berkobar dengan kuat muncul dan terus keluar dari tangan kanan Ares.
Memanfaatkan itu, Ares memutar badannya dengan api yang masih keluar dari tangan kanannya. Api dengan cepat menyebar dan menyebabkan Elf yang melawan Ares sangat terkejut dan segera memerintahkan makhluk yang ia summon untuk mundur agar tidak mati terbakar.
"Wind Step," Setelah menyuruh Napoleon untuk membantu Wolfshef bertarung, Ares berlari dan naik ke atas angin mengarah ke Elf yang mencoba bergerak mundur bersama makhluk yang ia summon.
"Dragon... Breath!!!" Ares mengangkat Dragon Fang dengan kedua tangannya , lalu ia menebas ke arah Elf yang ada dibawahnya dengan seluruh kekuatannya.
Saat Ares menebas, semburan api besar muncul dan mengarah langsung ke arah Elf yang mulai membuat pertahanan dengan sihir miliknya. Walaupun begitu, karena damage yang diberikan Ares lebih besar dari jumlah yang bisa ditahan oleh pertahanan Elf, Elf itu pun terpental lumayan jauh dan mulai terbatuk, satu per satu hewan yang ia summon mulai menghilang saat HP miliknya terus berkurang karena efek Burnt yang ia terima.
"Anima, Beast Rampage Mode," Dengan sedikit terengah-engah Elf itu memegang tongkat sihirnya dan bergumam.
Saat itu juga tiga makhluk yang ia summon berubah menjadi besar dengan mata merah dan meraung-raung.
Ares mengerutkan keningnya melihat kejadian itu, ia berpikir bahwa dia sudah menang karena telah menjatuhkan musuh tapi sepertinya kali ini ia salah.
"Beast Spirit," Ares bergumam pelan, dari cincinnya mulai keluar hewan hewan buas dalam bentuk roh yang terlihat cukup menakutkan.
Dengan perintah Ares para roh hewan buas mulai melawan makhluk yang di summon, seluruh serangan yang mengarah pada roh tidak melukai mereka sama sekali dan hanya menembus bada mereka.
Sedangkan Ares bersama Wolfshef dan Napoleon berlari ke arah Elf yang masih setengah berdiri untuk mengakhiri ronde ini.
"Garuda Sword Technique: Destroyer!" Ares berteriak saat ia mulai mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat dan elegan.
Elf yang HP nya hanya tersisa sedikit mengerang dan akhirnya terjatuh dengan HP nol, lalu perlahan mulai mejadi serpihan-serpihan dan menghilang ke dalam kekosongan.
__ADS_1