
"Itu dia Goblin Chief!" Ran yang melihat Goblin Chief yang sedang berdiri di atas tembok kota pada bagian belakang kota, ia terlihat sangat fokus melihat ke arah luar. Ares, Sadawira dan Ran segera tahu jika Goblin Chief sedang mengamati kelompok Shira.
"Sepertinya akan gawat," Ares yang sedikit khawatir berkata dengan suara kecil.
"Apa yang dilakukannya?" Sadawira yang melihat Goblin Chief seperti sedang melakukan sesuatu bergumam dan berusaha mempertajam matanya untuk melihat apa yang dilakukan oleh Goblin Chief.
"Kalian berdua, kita harus cepat! Goblin Chief itu, dia akan mengeluarkan sihir!" Sadawira yang mulai dapat melihat apa yang dilakukan oleh Goblin Chief berteriak kepada Ares dan Ran yang segera patuh.
"Wol- ah dia ikut Iris!" Ares yang hendak memanggil Wolfshef teringat jika Dire Wolf imut kesayangannya itu ikut Iris dalam perang kali ini.
"Kalo begitu, Napoleon keluarlah!" Napoleon yang sejak tadi berada di atas kepala Ares melompat dan mengaum menanggapi Ares,"Oh, kau disitu rupanya," Ares yang baru menyadarinya berucap dan langsung menaiki Napoleon yang sudah berada dalam mode normal.
"Cepat ke tempat Goblin Chief diatas tembok itu!" Napoleon yang paham perintah Ares mengaum dengan sangat keras. Saat berlari, Napoleon meninggalkan jejak jejak petir di sekelilingnya juga petir petir miliknya menyambar tanpa tentu arah.
Semakin mendekati Goblin Chief kewaspadaan Ares juga semakin meningkat, karena lawannya memiliki level yang jauh lebih tinggi darinya. Sedangkan Ran yang merupakan Demihuman Jaguar juga berlari dan melompat dari satu rumah ke rumah lain dengan cepat untuk menyerang Goblin Chief.
Sadawira yang melihat keduanya merasa tidak ingin kalah dan berlari dengan lebih cepat lagi.
Ares yang pertama mencapai Goblin Chief menggunakan Enchant Blade dan mengangkat pedangnya ke atas bersiap menggunakan Exceed Strike.
Goblin Chief yang merasakan keberadaan Ares tidak tinggal diam, ia mengangkat staffnya ke arah Ares dan mengeluarkan Fireball dengan cepat, Napoleon yang melihat Fireball datang kearahnya segera menghindar dengan berlari ke atas dengan menggunakan petirnya sebagai tumpuan.
"Exceed Strike!" Ares menebas ke arah Goblin Chief setelah Napoleon menghindari serangan Goblin Chief, energi pedang yang sangat kuat melesat dari Dragon Fang langsung menuju ke Goblin Chief yang sedang mengamati dengan tenang.
"Kukukuku," Goblin Chief tertawa saat mengangkat staff miliknya untuk membuat pelindung untuk dirinya sendiri yang membuatnya lolos dari serangan Ares.
"Sial! Napoleon menjauh!" Goblin Chief yang sudah berhasil menahan serangan Ares membuat beberapa Fireball untuk menyerang Ares yang berhasil dihindari oleh Napoleon dengan cukup baik.
Di saat Ares mundur, Ran melompat dari salah satu rumah langsung menuju ke Goblin Chief dengan pedang yang sudah siap untuk menyerang.
__ADS_1
"Terima ini! Smash Slash!" Ran mengayunkan pedangnya dengan sangat kuat kearah Goblin Chief.
"Kukukuku," Goblin Chief melihat Ran menyerang mengambil sikap bertahan, serangan Ran berhasil membuat Goblin Chief termundur beberapa langkah dan HP Goblin Chief berkurang cukup banyak.
"Kuh! kuh!" Goblin Chief yang menerima serangan Ran meraung dengan marah, ia langsung menyiapkan staff miliknya untuk melancarkan sihirnya ke arah Ran yang masih berada di udara.
"Maaf, kau tidak boleh melakukannya," sebelum Goblin Chief selesai merapalkan mantra sihirnya, Sadawira menebas Goblin Chief dengan kekuatan yang besar membuat Goblin Chief memuntahkan darah dan terjatuh dari tembok desa.
"Kita turun!" Sadawira yang pertama bertindak, ia melompat turun ke bagian luar desa goblin dan bersiap untuk melancarkan serangannya.
Ares dan Ran juga bergerak menuju ke luar desa menyusul Sadawira dengan sangat cepat," Fireball!" Saat Napoleon masih berjalan di udara, Ares mengeluarkan Fireball untuk menyerang Goblin Chief yang berhasil mengenai Goblin Chief dengan telak.
"Napoleon! Thunder Strike!" Tidak berhenti disitu, Ares menyuruh Napoleon untuk melakukan serangan ke Goblin Chief yang masih berusaha berdiri.
Sadawira yang telah sampai di tempat Goblin Chief segera melakukan serangan dengan kekuatan penuhnya yang membuat HP Goblin Chief berkurang terus menerus.
Pertarungan menjadi sangat sengit saat Goblin Chief terus menerus mengeluarkan sihir yang membuat Ares dan yang lain menjadi sedikit kerepotan.
"Mati kau, huh...huh," setelah mengeluarkan Dragon Breath, Ares terengah-engah karena staminanya sudah hampir habis.
"Sepertinya memang harus menggunakan itu," menggigit ibu jarinya, Ares bergumam dan menatap tajam Goblin Chief yang masih memiliki sisa 30% HP, ia juga melihat ke arah Sadawira dan Ran yang juga sama kelelahan walaupun tidak separah ia.
"Aku akan menggunakannya! Aku tidak boleh kalah dari mereka!" Merasa tertantang karena ia terlihat tidak berguna, Ares mulai menyiapkan kuda kudanya.
"Ares? Istirahatlah, biar kami selesaikan," Ran yang melihat Ares menyiapkan kuda kuda miliknya sekali lagi, berkata dengan cukup keras saat matanya tertuju ke arah Ares.
"Benar Ares," tambah Sadawira yang sedang menghindari serangan Goblin Chief dan menyerang balik menggunakan teknik pertarungan miliknya.
"Tidak, Demon Power!" Ares berteriak, armor miliknya mulai muncul corak bewarna merah darah, di wajah sebelah kirinya juga muncul rajah yang tidak dapat dipahami. Dengan aura miliknya yang meledak ledak, Ares menggunakan Power Rune dan melesat menuju ke Goblin Chief yang masih fokus kepada Sadawira.
__ADS_1
"A-apa apaan itu?" Ran cukup terkejut dengan perubahan Ares, walaupun dia sudah banyak melihat skill penguatan ataupun perubahan, tapi ia belum pernah melihat yang seperti milik Ares. Untuk Sadawira ia memang tidak terkejut, karena ia tau armor milik Ares, dan juga kekuatannya, karena ia pernah bertemu pemilik sebelumnya dari armor itu.
"Fly!"
"Bash!"
"Lightning Slash!"
"Fireball!"
"Bash!"
Ares tidak langsung memulai pertarungannya, ia segera menggunakan Fly setelah melesat meninggalkan Napoleon. Baru setelahnya, Ares mulai membombardir Goblin Chief dengan skill skill miliknya yang membuat Goblin Chief terbang mundur.
Ares, Sadawira dan Ran tidak ingin membiarkannya pergi begitu saja, mereka bertiga melesat dan mulai menyerang Goblin Chief dengan habis-habisan, Goblin Chief yang segera menjadi tersudut hanya bisa bertahan saat HP miliknya terus menerus berkurang dengan kecepatan yang terlihat oleh mata.
"Akan ku akhiri! Exceed Strike!" Mengumpulkan seluruh kekuatannya di ujung pedang miliknya, Ares mengayunkannya secara vertikal dari atas ke bawah dengan sangat kuat langsung menuju ke Goblin Chief.
"Aku juga, Frontal Slash!" Ran yang tidak ingin kalah mengeluarkan salah satu skill terkuat yang ia punya untuk membunuh Goblin Chief.
"Fire Phoenix Sword Technique: Deadly Slash!" Sadawira yang tidak mau kalah juga menggunakan teknik pertarungan miliknya untuk menghabisi Goblin Chief yang saat ini hanya mempunyai sedikit HP.
Goblin Chief yang sudah tidak mempunyai tenaga untuk menghindar ataupun bertahan hanya pasrah menerima serangan yang dilancarkan oleh ketiganya dan akhirnya Goblin Chief tewas.
Karena durasi Demon Power telah habis, Ares kembali seperti semula lagi, ia memanggil Napoleon karena ia agak malas untuk berjalan sendiri, sedangkan Ran berjalan menuju ke arah Ares yang hanya diam.
"Ares, kau adalah Dewa Perang kan?" Ran secara blak-blakan bertanya pada Ares, entah apa yang membuatnya bisa bertanya begitu.
"Ha?" Ares yang sama sekali tidak paham tidak langsung menjawab, ia merasa jika ia sudah sangat berhati-hati dalam menjaga identitasnya, jadi ia tidak tau bagaimana Ran bisa tahu.
__ADS_1
"Yah, ini hanya tebakanku, karena yang membuat pengumuman di forum itu Dewa Perang, kemungkinan besar dia salah satu pemimpin dan kau juga menggunakan rune tadi," Ran menjelaskan alasannya bertanya pada Ares dengan senyum ramah.
"Entahlah," Ares hanya asal menjawab saat ia menyuruh Napoleon untuk mengambil drop item Goblin Chief, yang didapat merupakan barang barang yang cukup bagus, ia menemukan sebuah jubah berperingkat uncommon dan satu staff berperingkat rare. Selain itu juga ada tiga skillbook yang cukup bagus menurutnya.