Terra Online

Terra Online
32. Duel


__ADS_3

Saat membuka matanya, Ares sudah berada di tempat yang berbeda. Sejauh yang bisa ia lihat, Ares melihat jika setiap rumah mempunyai pagar dari kayu yang membatasi mereka dengan daerah luar, rumah-rumah yang ada disini juga terlihat sangat berbeda dengan yang ada di Kota Loka.


"Kita mau kemana?" Ares melihat Kuro dengan tatapan tajam saat ia bertanya.


"Sudah, ikut aja hehe," Kuro dengan sedikit tertawa menepuk punggung Ares dan menariknya untuk pergi.


Ares yang pasrah hanya menghela napas saat ia mengikuti Kuro dengan sedikit perasaan enggan. Saat ia perhatikan lagi disini juga ada cukup banyak pertokoan yang membuat sedikit tertarik untuk mengunjunginya.


"Kuro! Kamu sudah kembali!" Seorang pemuda dengan tampang mengantuk dan memakai zirah ia juga membawa dua katana yang menggantung di pinggangnya Ares sudah bisa menebak jika orang itu akan mengambil Job Samurai.


"Kiniro! Hehe, tentu saja! Bagaimana yang lain?" Kuro terlihat sangat senang saat bertemu dengan pemuda yang ia panggil dengan nama Kiniro.


"Biasa mereka sedang bertarung di luar kota," Kiniro dengan muka mengantuk menjawab pertanyaan Kuro dengan senyuman.


"Ay-oh ya! Kenalkan ini Ares temanku," Kuro yang sepertinya baru ingat jika Ares ada disebelahnya mengenalkannya pada Kiniro yang sudah bersiap pergi.


"Kukira aku dilupakan, aku Ares salam kenal," Ares bergumam di awal lalu memperkenalkan namanya pada Kiniro.


"Salam kenal, aku Kiniro," Kiniro juga memperkenalkan dirinya. Keduanya saling mengamati dengan seksama.


"Mau duel?"


"Mau bertarung?"


Ares dan Kiniro berucap secara bersamaan setelah mereka saling mengamati. Dengan senyum kecil Ares mengganguk, begitu juga dengan Kiniro yang tersenyum.


"Ka-kalian mau bertarung?" Kuro dengan canggung bertanya pada keduanya yang masih bertukar senyum.


"Yah, sepertinya menarik khi...khi.." Kiniro menatap Kuro yang masih tersenyum canggung dan membuat tanda agar Kuro dan Ares mengikutinya ke tempat teman-temannya yang lain.


Sampai di luar kota, Ares terpana melihat pemandangan yang ada didepannya. Banyak pohon-pohon sakura yang indah tumbuh didepannya.


"Bagus kan?" Kuro yang ada di samping Ares melihat ke depan dengan pandangan kagum, walaupun ia sudah sering kesini tapi ia tetap saja masih mengagumi pohon-pohon sakura yang tumbuh disini.


"Ya, pemandangan disini bagus," Ares tersenyum tulus saat melihatnya, ia kembali kagum dengan Terra Online yang bisa menyajikan pemandangan seindah ini.

__ADS_1


"Kuro! Ares! Kemari!" Kiniro yang melihat Ares dan Kuro berhenti bergerak memanggil mereka dengan berteriak.


Ares dan Kuro yang tersadar mulai berjalan menuju ke tempat Kiniro dan teman-temannya yang terlihat di dekatnya.


"Kuro-kun~" seorang gadis yang berpakaian layaknya kunoichi yang membawa short sword di punggungnya melompat dan memeluk Kuro dengan erat yang membuat Ares menjadi sangat terkejut.


"Aoi! Lepas," Kuro yang dipeluk terkejut dengan muka yang memerah Kuro berusaha melepaskan pelukan gadis yang ia panggil sebagai Aoi.


"Ka-kau punya pacar?!" Dengan tampang tidak percaya dan ragu, Ares bertanya pada Kuro yang masih memerah dan berusaha melepaskan pelukan Aoi.


"Tentu saja Kuro-kun punya pacar!" Setelah melepaskan pelukannya pada Kuro, Aoi dengan tampang bangga mengibaskan rambut biru panjangnya menggunakan tangannya.


"A-apa?! Sejak kapan?!" Kuro yang terlihat bingung bertanya pada Aoi dengan sedikit keras.


"Jadi, Kuro-kun ti-ti-tidak mengakuiku?" Aoi membuat ekspresi sedih dan terlihat akan menangis sambil menatap Kuro yang melihatnya dengan tampang tidak percaya.


"Tidak tidak maksu-"


"Yeee Kuro-kun"


"Shiro, dimana Guree dan Noukon?"  Kuro yang masih di dalam dekapan Aoi bertanya pada pemuda yang memakai jubah putih dan penutup mata di mata kirinya.


"Mereka? Entahlah dari tadi aku tidur disini," Shiro bangun dari tanah dan mengambil nodachi yang ia sandarkan pada pohon sakura yang berada di dekatnya


Saat keduanya masih saling berbincang, Ares dan Kiniro sudah sedikit menjauh untuk memulai duel resmi mereka berdua sebagai sesama pengguna pedang.


"Apa mereka akan duel?" Shiro yang melihat keduanya bertanya pada Kuro yang masih berbincang dengannya dan belum menyadari jika Ares dan Kiniro sudah bergerak menjauh.


"Mereka? Eh?!" Kuro yang baru menyadarinya sedikit terkejut dan akhirnya pasrah, ia benar-benar tidak bisa menghalangi duel mereka, 'yah lagipula itu hanya duel biasa,' Kuro berpikir karena ia merasa sedikit berlebihan.


"Ayo lihat," Shiro berjalan mendekati tempat duel sambil membawa nodachi miliknya diatas pundaknya.


Ares dan Kiniro yang sudah saling bertatapan masing-masing mengamati lawannya dengan seksama selama beberapa detik.


Yang pertama bergerak adalah Kiniro saat ia mengeluarkan salah satu katananya dari sarung pedang miliknya dan menyiapkan kuda kuda untuk bertarung.

__ADS_1


Ares mengikuti dengan mengeluarkan Dragon Fang dari sarungnya, ia juga mulai membuat kuda kuda untuk bertarung melawan Kiniro.


"Aku mulai!" Kiniro berlari dan menebas Ares secara vertikal, Ares dengan cepat membentuk sikap bertahan dan menangkis serangan Kiniro dengan Dragon Fang. Karena ini duel resmi, level dan stat mereka berdua juga sudah disesuaikan untuk membuat duel ini menjadi lebih adil.


"Enchant Blade, Lightning Slash!" Ares menyerang balik setelah menggunakan Enchant Blade pada Dragon Fang untuk menambah kekuatannya.


Kiniro yang diserang menghindarinya dengan sangat lincah, ia juga masih mempertahankan senyum dan wajah mengantuknya.


"Sepertinya kau bukan orang biasa Kiniro," Ares mengomentari Kiniro setelah Kiniro berhasil menghindari serangan Ares, Ares cukup terkejut karena stat mereka berdua telah disesuaikan jadi bisa dibilang yang digunakan oleh Kiniro adalah murni sebuah teknik yang tidak akan bisa digunakan oleh orang biasa.


"Khi...khi... Mungkin?" Kiniro menjawab Ares dengan santai sambil menyiapkan katana miliknya untuk menyerang.


"Bash!" Kiniro menebaskan katananya secara horizontal dengan niat untuk memotong Ares. Kali ini Ares tidak menangkisnya, ia melompat dan berjalan naik ke atas untuk menghindari serangan dari Kiniro.


"Terbang? Tidak, itu? Berjalan di udara?!" Kiniro sejenak diam karena tidak percaya apa yang ia lihat saat ini karena baru kali ini ia melihat teknik yang membuat seseorang bisa berdiri di atas angin.


"Itu bukan skill kan?" Kiniro dengan binar dimatanya bertanya pada Ares yang masih menggunakan wind step.


"Menarik, sepertinya kamu juga tau tentang teknik pertarungan," Kiniro melanjutkan sambil tersenyum dengan antusiasme yang sangat terlihat dimatanya.


"Sepertinya kau juga tau ya?" Dengan senyum kecil Ares balik bertanya saat ia mengangkat Dragon Fang tinggi lalu menebas secara vertikal ke arah Kiniro yang masih berada di bawahnya,"Exceed Strike," gelombang energi pedang bergerak dengan cepat ke arah Kiniro yang masih tersenyum.


"Ittoryu Kiniro: Arashi," Kiniro menghilang dari tempat awalnya dan terhindar dari serangan Ares.


"Sight," Ares yang menyadari Kiniro sudah tidak ada ditempatnya, menggunakan Sight untuk mencarinya.


"Disana! Garuda Sword Technique: Garuda Invansion!" Mengetahui tempat Kiniro, Ares menggunakan teknik pertarungan miliknya. Ia mengayunkan pedangnya dengan kecepatan tertinggi yang bisa ia capai.


Kiniro sendiri juga sudah mulai menebas dengan sangat cepat seperti badai, senjata keduanya terus menerus bertabrakan yang menimbulkan percikan api di antara mereka.


"Nitoryu Kiniro: 20 Renda!" Setelah 15 menit bertarung tanpa adanya kemajuan, Kiniro menarik katana miliknya yang lain menggunakan tangan kirinya lalu melancarkan serangannya dengan sangat cepat.


Ares berusaha untuk menghindar dan menahan serangan Kiniro sebaik yang ia bisa, tetapi ia tetap mendapatkan luka karena serangan Kiniro.


"Nitoryu Kiniro: Furasshu," dalam sekejap mata Kiniro sudah berada di belakang Ares dan menggumamkan sesuatu.

__ADS_1


Ares yang melihat Kiniro ada dibelakangnya dan menyarungkan katana miliknya sedikit bingung, sampai ia mendapat notifikasi yang mengatakan jika ia telah kalah dan Kiniro berhasil memenangkan duel ini, karena tanpa ia sadari HP miliknya hanya tersisa 1%


__ADS_2