Terra Online

Terra Online
48. New Olympus vs Shira team


__ADS_3

Di salah satu dahan pohon yang lumayan besar, Kuro mengintai wilayah bendera milik tim Shira.


"Bagaimana?" Ares bertanya sambil memegang gagang pedangnya dengan waspada.


"Gawat, lumayan banyak jebakan, harusnya aku bisa membersihkannya tapi disana ada tiga orang lawan," Kuro yang sudah turun dari dahan pohon memberikan laporan.


"Aku ambil swordman dan monk itu, Minerva sebisa mungkin sibukkan Shira, Kuro lakukan," Ares mencabut Dragon Fang dari sarungnya dan langsung berjalan maju langsung ke arah musuh.


"Fire Executed!" Ares tanpa keraguan menebaskan pedangnya secara vertikal langsung mengarah ke 3 orang yang sedang berjaga dan menyebabkan keterkejutan.


"Ares, kita seharusnya bertukar salam dahulu, tapi kamu langsung menggunakan serangan area yah itu buruk," Shira yang menggunakan magic barrier mengangkat tongkatnya sambil membetulkan posisi kacamatanya.


"Maaf Shira tapi aku sedang terburu-buru," Ares hanya menatap ke arah Shira sebelum mengangkat tangannya dan melemparkan fireball ke arah Shira dan kedua temannya.


"Nao, Code aku sudah memberi kalian buff kalahkan dia akan kubantu dari sini!" Shira memberikan arahan pada kedua temannya dengan cepat sambil kembali menggunakan sihir pertahanan.


Ares yang melihatnya memegang rune bewarna putih kekuningan, ia agak ragu untuk menggunakan rune yang satu ini, Restraint rune yang masih baru bisa ia buat setelah naik ke level empat.


Yang membuat Ares ragu sangatlah simpel, ia tidak tahu apa yang dibatalkan oleh restraint rune hanya satu skill yang akan digunakan lawannya atau semua skillnya dan hal itu benar benar membuatnya dilema.


Melihat kedua orang yang siap menerjang ke arahnya, Ares tidak lagi ragu untuk melemparkan restraint rune ke arah Shira, akan tetapi terhalang oleh Code yang merupakan seorang monk.


"Oh batu ini membuatku tidak bisa mengeluarkan skill?" Code dengan suara berat berbicara dengan cukup keras untuk didengar oleh teman-temannya.


Ares yang melihatnya langsung menggunakan power rune dan menerjang ke arah musuh secara langsung. Dengan pedang yang terlapisi enchant blade, Ares yang masih berlari menebaskan pedangnya ke arah Nao yang secara reflek mengambil pedangnya untuk menangkis.


Setelah beberapa kali beradu tebasan disaat Nao kembali melancarkan serangannya, Ares tidak balas menyerang ia memilih untuk menunduk dan menjegal kaki Nao dan membuatnya terjatuh.


Tidak membuang-buang waktu Ares mengeluarkan lightning slash yang langsung diarahkan ke bagian dada dan leher Nao yang membuatnya langsung terbuyarkan.

__ADS_1


"Shira apa yang kau lakukan?!" Melihat Nao buyar tanpa perlawanan berarti Code berteriak sambil menangkis serangan Napoleon.


"Sayang sekali, tapi Shira sedang sibuk," Ares memanggil Napoleon untuk kembali ke sisinya dan berhadap-hadapan dengan Code yang terlihat cukup marah.


Saat Ares sampai didepannya barulah Code sadar akan pertarungan yang ada di dekat bendera timnya, Shira dengan menggunakan sihir semampunya sedang berhadapan dengan Minerva yang menari dengan cakramnya, tidak jauh dari situ Kuro sedang menonaktifkan jebakan-jebakan yang dipasang oleh timnya.


"Kau!" Code meraung keras saat ia mulai berlari untuk menghentikan Kuro yang tentu saja tidak bisa dibiarkan oleh Ares.


Napoleon yang mencegat Code menggeram dan menampilkan gigi taringnya untuk mengintimidasi baut baut petir tercipta di sekitarnya yang menandakan suasana hatinya yang buruk.


"Napoleon sedang marah sepertinya dia tidak suka hasil pertarungannya denganmu tadi, tapi yasudahlah," Ares menghembuskan napasnya ringan,"wind slash," tanpa basa basi lagi Ares menyerang Code secara langsung.


Untuk menghindarinya Code melompat ke samping di luar jangkauan wind slash milik Ares.


"Sial," dengan suara rendah Code bergumam dan menatap mata Ares dengan menantang.


"Blade stop, critical explosion," saat itu juga pedang Ares dihentikan oleh tangan Code dengan lancar, Ares yang melihat pedangnya dihentikan terkejut, ia melupakan skill khas seorang monk.


"Iron fist!" Code yang membalikkan keadaan segera meninju Ares tepat di ulu hati yang membuat Ares sedikit mengerang bagaimanapun pukulan seorang monk tetaplah menakutkan meski ia menggunakan armor.


"Chain combo," Code terus melanjutkan pukulannya yang hampir kesemuanya mengarah ke daerah seperti persendian dan wilayah vital yang membuat Ares terkena efek lumpuh dan HP miliknya turun secara drastis.


"Finish combo," Code mengepalkan tangan kanannya dan menariknya ke belakang untuk menyiapkan pukulan yang akan mengakhiri combo yang ia lakukan.


keadaan Ares sendiri tidak terlalu baik, ia terlihat babak belur ditambah terkena kelumpuhan walaupun tadi rune protection miliknya sempat aktif tapi bahkan itu gagal menghalau semua serangan Code yang membuat Ares sedikit frustasi terlebih ia bahkan tidak bisa mengaktifkan skill yang ada pada pedangnya karena Dragon Fang saat ini sedang terjatuh.


"Kau sudah kalah," Code menatap Ares dengan serius dengan tangan yang masih terkepal dibelakangnya siap untuk memberikan pukulan.


"Begitu? Kuharap kau tidak salah," Ares tersenyum kecil dan memberikan tanda pada Napoleon dengan gerakan tangan sederhana untuk menyerang Code, sedangkan tangannya yang satu lagi mengambil beberapa Beast Rune dan melemparkannya.

__ADS_1


Code yang sedikit terganggu oleh serangan Napoleon segera mengarahkan tinjunya ke arah Ares dan langsung memukulnya.


"A-apa?!" Code berteriak dengan terkejut tinjunya tidak mengenai Ares yang masih terduduk beberapa langkah didepannya melainkan terkena seekor Silver Ape yang merupakan monster level 50.


Tidak hanya itu di sisi kanan dan kiri Ares saat ini ada seekor bison yang merupakan monster hewan buas berlevel 20 dan eh kelinci? Berlevel 2.


"Kau serius? Kelinci?" Code memberikan pandangan penuh tanya pada Ares yang hanya mengerang sebagai jawaban.


"Kalian serang dia!" Ares memberikan perintah kepada hewan-hewan yang berhasil dipanggil oleh Beast Rune walaupun agak kurang memuaskan baginya sendiri.


***


Disisi lain Minerva yang terkena gravity fall menjadi lambat dan membuatnya menjadi target mudah bagi Shira yang mengeluarkan sihir-sihir serangan dasar.


"Twist throw," sambil menggertakkan giginya Minerva melemparkan cakram di tangan kanannya langsung ke arah Shira dengan kuat. Meski begitu kecepatan cakram yang dilemparkan oleh Minerva tetap menurun karena masih di dalam jangkauan skill Shira.


Shira dengan bijaksana tidak mencoba menangkis ataupun menghindari cakram yang dilemparkan Minerva, ia lebih memilih menggunakan skill bind dan menghentikan gerakan cakram.


Minerva yang melihat itu menjadi muram dan segera berlari ke arah Shira dengan lumayan cepat walaupun ia sebenarnya sudah menggunakan kecepatan penuhnya tetapi karena efek dari skill Shira kecepatannya menurun lumayan banyak.


"Jump Shoot!" Minerva melompat lurus langsung ke arah Shira, Shira yang melihatnya segera menggunakan magic barrier.


"Keunggulan ras demihuman memang mengerikan jika seperti ini, padahal sudah terkena efek gravity fall tapi masih lumayan cepat," Shira berbicara saat cakram Minerva mengenai barrier miliknya, meskipun sudah dalam dugaannya kalo dia tidak bisa membuat Minerva menjadi sangat lambat tapi hal ini masih mengejutkan baginya.


"Elemental wrath," Shira mengarahkan tongkatnya ke depan disaat itu juga beberapa bola api besar muncul dan mulai berputar.


"Terbakarlah."


Bola-bola api mulai berputar dan membentuk tornado yang cukup besar hingga membuat perhatian Ares, Code dan Kuro teralihkan. Di dalam tornado api Minerva yang terkejut tidak sempat menghindar dan akhirnya terlalap api dan terbuyarkan menjadi debu disaat tornado menghilang.

__ADS_1


__ADS_2