Terra Online

Terra Online
61. Shiro vs Sora


__ADS_3

"Apa maksudnya ini?" Shiro yang menggunakan jubah putih bersama anggota lainnya bertanya dengan dingin saat ia melihat Kota Miru yang sudah kosong.


Tidak hanya itu, di depan Kota Miru pasukan Guild Sunrise sudah bersiap untuk perang, walaupun Shiro sudah menduganya satu hal yang ia tidak duga, Guild Sunrise seperti sudah tau tepat dimana pasukannya akan berada padahal ia sudah memberitahukan pada orang-orang yang ia percaya tentang kemungkinan penyusupnya.


"Ah jadi begitu, apa aku salah mengira? Atau pengkhianatnya ada diantara kami berenam?" Shiro menghela napas saat ia mengangkat nodachi miliknya untuk melakukan penyerangan.


"Hentikan! Shiro!" Mendengar namanya disebut, Shiro berhenti dan melihat seseorang yang menyebut namanya dengan dingin.


Melihat seorang pria melangkah maju Shiro menyeringai lebar melihat seseorang yang sangat ia kenal itu.


"Kamu akhirnya muncul kembali Sora," Shiro berbicara dengan nada mengejek, ia sangat mengenal Sora yang merupakan salah satu dari Empat Jendral Matahari sekaligus sang tangan kanan, Benjiro. Ia sangat mengenalnya karena Sora adalah orang yang sering berduel dengannya saat mereka berlatih di Dojo.


"Kau pikir hanya karena satu kekalahan aku tidak akan kembali?" Sora menanggapi dengan acuh sambil terus berjalan ke arah Shiro.


"Yah, lalu apa yang kau inginkan?" Shiro bertanya dengan dingin saat ia mengeluarkan nodachi miliknya dari sarungnya dan bersiap untuk memulai serangan.


"Tahan seranganmu, aku ingin menantangmu berduel, satu lawan satu," Shiro yang mendengarnya mengerutkan kening, ia tidak paham dengan apa yang dipikirkan Sora, karena jelas jika mereka langsung bertarung dia akan dirugikan karena levelnya lebih rendah tapi jika ini menjadi duel kerugiannya akan hilang.


"Dengan syarat, jika aku menang, tarik mundur mereka semua aku tidak ia ingin ada korban,"Setelah menetapkan persyaratannya Sora menarik katana dari pinggangnya dan membentuk kuda-kuda untuk berduel.


"Hah, begitu? Kau ingin tanpa korban? Padahal kau tau sendiri Benjiro yang memulai ini, apa dulu kau juga senaif ini Sora?" Shiro yang menyetujui duel berbicara dengan suara rendah dan sedikit kemarahan.


"Shadow sword technique number one, slash!"


"Shadow sword technique number five, counterattack!"


Saat Shiro menebas ke arah Sora secara vertikal dengan nodachi-nya, Sora segera menangkis dengan katana miliknya sebelum memutar tubuh dan melakukan serangan balik lewat samping kanan Shiro.


Shiro yang melihat serangan masuk menjatuhkan tubuhnya ke kiri untuk menghindari serangan Sora dan menatap Sora lekat-lekat.


"Shadow sword technique number three, Shadow prick," Tanpa menunggu Shiro bangun, Sora kembali menyerang tidak seperti samurai ataupun pengguna katana biasa yang menyerang dengan tebasan kali ini Sora mencoba menyerang Shiro dengan menusukkan katana miliknya.


Shiro yang melihatnya tersenyum kecut saat ia mengarahkan nodachi miliknya untuk menangkis tusukan dari Sora.


Saat itu juga meskipun katana Sora terlihat berhasil tertangkis, Shiro jatuh berlutut dengan HP yang berkurang 10%


"Kau menggunakan teknik yang tidak bisa aku kuasai," Shiro bergumam pelan dan menebaskan nodachi-nya secara horizontal untuk melukai kaki Sora yang berhasil dihindari oleh Sora yang melompat ke belakang.


"Menyerahlah Shiro, seperti dulu kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku," Sora menatap Shiro dengan mata lelah ia tidak terlihat terlalu bersemangat untuk bertarung.


"Menyerah? Setelah kalian menyewa dark guild untuk menyerang anggota yang berada di bawah Kiniro?"Shiro menatap Sora tajam sambil menyeringai.

__ADS_1


"Memangnya kau punya bukti?" Sora berbalik tanya pada Shiro sambil mengerutkan keningnya.


Tanpa menjawab Shiro bangkit, tapi ia tidak membawa nodachi-nya yang tergeletak di tanah, ia secara perlahan berjalan ke arah Sora dengan ekspresi campur aduk.


"Apa?" Sora yang menurunkan kewaspadaannya bertanya dengan bingung saat melihat Shiro berjalan ke arahnya tanpa membawa senjata Shiro yang terlihat tidak membawa senjata apalagi saat duel tidak bisa mengambil item dari inventori.


Tanpa menjawab Shiro mengambil pedang pendek dari balik jubahnya dan menusuk Sora di perutnya,"Killing technique, number one, weasel."


Melihat dirinya terkena status bleeding dan poisoned pandangan Sora menjadi gelap, ia tidak mengira Shiro akan menggunakan cara seperti itu.


"Kau! Bahkan menggunakan racun?!" Dengan marah Sora menebaskan katana-nya dengan sangat cepat untuk mengakhiri duel dengan cepat.


Shiro yang melihat amarah Sora menyeringai dan berlari kebelakang untuk mengambil kembali nodachi-nya dan menangkis serangan Sora.


Setelah beberapa kali saling serang, Shiro menyadari meskipun ia memberikan debuff pada Sora, ia tetap tidak bisa menang jika hanya mengandalkan teknik pertarungan tanpa menggunakan skill dari sistem game.


"Wind slash!" Shiro langsung berlari ke arah Sora setelah ia menebas dan mengeluarkan salah satu skill yang ia pelajari.


Sora yang melihatnya hanya menggunakan block untuk menahan saat matanya melirik ke arah Shiro yang berniat menyerang dari sisi kiri tubuhnya.


"Kena kau!Shadow blast! " Shiro tanpa menunggu apapun segera menebas secara vertikal dengan seluruh kekuatannya sambil menggunakan salah satu skill terkuat yang ia punya.


Terkena efek ledakan, Sora terbang beberapa meter sebelum terjatuh saat HP miliknya sudah berkurang setengahnya sekarang menyisakan 50% sedangkan Shiro masih 68%


"Huh," Sora yang baru saja bangun kembali menghela napasnya dengan lelah, "aku tidak ingin terlalu keras padamu Shiro meskipun di game tapi sekarang sepertinya aku harus."


Setelah selesai mengucapkan beberapa kata, Sora berteriak yang membuat banyak orang bingung, tetapi diantara mereka juga ada yang tercengang, mereka tahu apa teriakan itu.


Itu adalah skill War Cry salah satu skill yang bisa menghilangkan semua debuff pengguna dan memberikan buff serta perlindungan terhadap efek negatif selama dua menit. Disamping itu War Cry mempunyai efek tambahan untuk memberikan buff pada pasukan selama 10 menit.


Yang membuat terkejut, skill ini sebenarnya tidak mudah diperoleh orang yang diketahui mempunyai War Cry sejauh ini hanya ketua War Viking, dan salah satu dari 12 kursi utama Guild Olympus, Mars.


"Kau bisa menggunakan skill seperti itu sialan," Shiro tertawa mengejek pada dirinya sendiri yang mengira bisa mengalahkan Sora dengan trik-triknya.


"Darimana kau mendapatkannya?" Shiro bertanya pada Sora sambil memperkuat kewaspadaannya.


"Yah, itu rahasia,"Sora menjawab dengan datar sebelum melesat maju dan menebaskan katana miliknya untuk menyerang Shiro yang mengambil posisi defensif dan mulai terdesak.


"Spiral air!" Sora menebas dan membentuk spiral dengan katana-nya dengan cepat sehingga bahkan Shiro tidak bisa mengikuti pergerakannya.


"Shadow sword technique, number ten,Finishing!" Melihat Shiro yang sudah terjatuh tanpa keraguan Sora mengayunkan katana-nya dengan cepat.

__ADS_1


"Aku menang lagi,"Ucap Sora dengan suara kecil pada Shiro yang sekarang hanya mempunyai beberapa HP yang tersisa.


"Apa yang terjadi? Kenapa semua berkumpul disini?"


Saat Shiro akan menyuruh pasukannya mundur karena kekalahannya, sebuah suara yang sangat dikenal Shiro menginterupsi yang membuatnya sangat terkejut.


"Kiniro? Kenapa ka-"


"Apa yang terjadi Shiro?"


Sebelum Shiro selesai bertanya Kiniro memotongnya dan bertanya pada Shiro, Sora yang melihatnya cukup terkejut karena menurut informasi yang ia dapat seharusnya Kiniro tidak akan datang dan yang merencanakan semuanya adalah Shiro.


"Apa ada kesalahan?" Sora bergumam pelan meragukan bawahannya tapi setelah melihat Shiro yang bingung ia beranggapan kalo infonya tidaklah salah.


"Begitu?" Wajah Kiniro yang biasanya terlihat mengantuk saat ini terlihat dingin dan datar, Shiro yang baru saja memberitahukan semuanya pada Kiniro hanya bisa menunduk, ia tidak tahu apa yang akan dipikirkan Kiniro.


"Kin-"


"Tidak apa Shiro, kalian melakukannya untukku kan? Kalo begitu akan kubantu, lagian yang salah mereka kan?" Bibir Kiniro membentuk sebuah senyum saat ia melangkah maju dan mendekati Sora yang menjadi waspada.


"Tidak perlu sewaspada itu Sora, bukankah dulu kita sangat akrab?" Kiniro berbicara pada Sora dengan ramah ia bahkan tidak menyentuh katana-nya sama sekali.


"Tapi yang dibelakangmu berbeda Sora, maafkan aku ini harus dilakukan," sambil menyentuh bahu Sora, Kiniro berbicara pelan yang membuat Sora terkejut.


"Aktifkan berkah Dewa Takemikazuchi," Kiniro bergumam perlahan setelah beberapa detik ia mengeluarkan katana miliknya yang sudah diselimuti oleh petir.


"I-itu?! Berkah Dewa Takemikazuchi!" Salah satu orang yang mengenalinya berteriak ketakutan, di Kekaisaran Sakura berkah dari Dewa Takemikazuchi adalah salah satu yang terkuat.


"Apa? Padahal aku saja gagal dalam tes untuk menjadi anggota kuil!"


"Benar! Kuil Dewa Takemikazuchi itu mempunyai persyaratan dan ujian yang sangat sulit untuk diselesaikan!"


Tidak mendengarkan perkataan orang-orang disekitarnya, Kiniro bergumam sekali lagi,"God Lightning Strike."


Tanpa keraguan Kiniro menebaskan katana-nya dan saat itu juga petir besar dari katana-nya langsung mengarah pada pasukan yang dibawa oleh Sora.


Pada akhirnya banyak diantara pasukan Sora yang tewas ditempat, sedangkan yang selamat hampir semua terkena efek stun yang disebabkan oleh skill Kiniro.


Kiniro sendiri sebenarnya tidak ingin menggunakan skill yang baru didapatnya ini karena meskipun terlihat sangat kuat, harga yang harus dibayarkan juga cukup mahal, saat ini ia menggunakan seluruh mana miliknya, selain itu staminanya juga berkurang sangat banyak. Yang lebih parah sebenarnya adalah setelah menggunakan itu ia tidak akan bisa mengakses berkah Dewa Takemikazuchi untuk satu hari penuh dan levelnya akan berkurang satu.


"Shiro,"Kiniro berbalik dan tersenyum kecil pada Shiro,"ayo kita pulang."

__ADS_1


__ADS_2