Terra Online

Terra Online
35. Kembali ke Kota Loka


__ADS_3

Di depan rumah teleportasi Kota Loka, Kiniro duduk sambil meminum potion, ia sudah bisa bernapas lega karena sudah jauh dari anak buah kakaknya.


"Ares!" Kiniro berteriak saat melihat orang berambut putih dengan jubah hitam yang menunggangi seekor serigala.


"Kiniro?" Saat melihat kebelakang, Ares melihat Kiniro yang duduk di depan rumah teleportasi. Ia segera menyuruh Wolfshef untuk bergerak ke arah Kiniro.


"Kau kenapa?" Melihat Kiniro yang terluka, Ares bertanya dengan heran dan bingung.


"Kau!!!" Kiniro tanpa basa-basi mencabut katananya dengan cepat dan menebas Ares. Wolfshef melompat mundur saat Ares tidak siap untuk menghindar dari serangan Kiniro.


"Apa yang kau lakukan?" Ares mengerutkan keningnya dengan bingung. Ia benar-benar tidak paham kenapa Kiniro menyerangnya dengan amarah.


"Ittoryu Kiniro: Arashi," Kiniro bergerak dengan cepat dan menyerang Ares bertubi-tubi. Untuk mempertahankan dirinya Ares melompat dari Wolfshef dan menarik Dragon Fang dari sarungnya.


"Kalian! Tolong jangan bertarung di dalam kota!" Tiga orang penjaga yang bersenjatakan tombak ditambah seseorang yang membawa pedang besar di punggungnya mendatangi Ares dan Kiniro yang hampir bertarung. Para pemain yang melihat ini mulai saling berdiskusi secara pribadi tentang apa yang terjadi, bahkan ada beberapa yang mengabadikan momen tersebut.


"Ah! Ares!" Salah satu orang yang mendatangi mereka berdua melihat Ares dan merasa sedikit terkejut.


"Tuan Sadawira?" Ares bergumam dengan pelan saat ia melihat Sadawira diantara para penjaga yang menghampirinya.


"Kenapa kamu bertarung di dalam kota?" Sadawira dengan ramah bertanya pada Ares yang sudah menyarungkan kembali Dragon Fang.


"Tidak, tidak apa, saya hanya ada sedikit kesalahpahaman dengan teman saya," Ares dengan sopan menjawab pertanyaan Sadawira, saat ia sudah berdiri di dekatnya.


"Salah paham?! Kau hampir membunuhku," Kiniro dengan kesal menonjok muka Ares dengan cukup keras yang membuat Ares terkejut.


"Kapan aku melakukannya?" Ares dengan bingung bertanya pada Kiniro yang masih terlihat sangat kesal.


"Sepertinya aku paham," Sadawira tersenyum ramah pada keduanya saat ia menjelaskan tentang armor yang dipakai Ares dan efek samping kekuatannya yang bisa membuat penggunanya kehilangan kendali.


"Dengan kata lain, efek sampingnya cukup berbahaya, jadi jangan terlalu sering dipakai," Sadawira memberikan nasihat ke Ares. Ares yang mendengarnya mengganguk dengan serius.

__ADS_1


Karena waktu penyerangan Desa Goblin, Jedi juga pernah memberitahunya tentang hal ini. Ditambah dengan yang dikatakan oleh Sadawira hal itu sudah cukup untuk membuat Ares berhati-hati saat menggunakannya.


Setelah berembuk sejenak Ares dan Kiniro akhirnya berbaikan, meskipun Kiniro masih terlihat cukup kesal. Sadawira yang melihat sudah tidak ada hal yang perlu diperhatikan pamit untuk pergi pada Ares dan Kiniro.


"Kalian disini?" Kuro yang berlari menuju ke rumah teleportasi dengan niat membantu Ares dan Kiniro, saat melihat keduanya di depan rumah teleportasi ia berhenti.


"Ya," keduanya menjawab Kuro dengan datar dan singkat.


Setelah Ares dan Kiniro menjawab pertanyaan-pertanyaan Kuro yang penasaran apa yang terjadi sewaktu yang lain pergi. Mereka berjalan menuju ke markas New Olympus dengan sunyi.


Masuk ke dalam rumah yang menjadi markas New Olympus, Ares terdiam. Suasana yang biasanya sepi saat ini benar-benar menjadi sangatlah ramai.


"Hi...shi...shi... Kenapa Ares?" Minerva tertawa kecil saat ia berjalan mendekati Ares yang diam melihat keramaian yang ada didalam.


"Tidak apa Minerva, aku hanya terkejut? Mungkin," Ares menggelengkan kepalanya lalu berjalan menuju salah satu kursi yang kosong dan duduk disana.


"Oi, di video itu kau kan?" Jedi mendekati Ares dan bertanya dengan sedikit antusiasme terdengar dari suaranya.


"Lihat video yang kukirim," Jedi menepuk jidatnya, ia mengira Ares sudah melihat video yang ia kirim atau paling tidak ia sudah melihatnya di internet atau forum.


Melihat video yang dimaksud oleh Jedi, Ares mengerutkan dahinya dan mulai menggigit ibu jarinya, ia tidak ingat ada orang di sekitarnya. Saat melihatnya lebih lanjut, Ares menjadi semakin kesal. Karena video itu sudah tersebar pasti identitasnya akan dicari yang merupakan hal merepotkan menurut Ares.


---


Setelah beberapa hari berlalu pendaftaran untuk lomba di Kota Truewill akhirnya dibuka satu hari sebelum lomba dimulai.


Ares bersama anggota New Olympus dan Kiniro beserta teman-temannya berjalan bersama untuk ke Kota Truewill.


Walaupun berjalan bersama, saat perlombaan sudah dimulai nanti mereka akan menjadi musuh, karena Kiniro dan teman-temannya memutuskan untuk ikut berpartisipasi dalam perlombaan untuk menguji kemampuan mereka.


Mereka semua saat ini memakai jubah, para anggota New Olympus memakai jubah hitam dengan lambang bewarna merah dipunggung mereka yang berupa sebuah pedang yang bersilangan dengan belati, diatasnya ada sebuah staff penyihir yang terlilit rantai dan disisi yang satunya terdapat busur yang siap menembakkan anak panah dengan bunga Iris terletak diatasnya, di bagian tengah lambang juga ada cakram bergerigi.

__ADS_1


Disisi lain, Kiniro dan teman-temannya memakai jubah yang bervariasi, Kiniro menggunakan warna emas yang selaras dengan warna rambutnya yang terlihat terang, disisinya Aoi menggunakan jubah biru dengan sedikit warna merah, Guree menggunakan jubah abu-abu yang terlihat sedikit terang berbanding terbalik dengan Noukon yang memakai jubah biru tua yang lebih gelap. Terakhir Shiro yang membawa nodachi di pundaknya menggunakan jubah putih.


Meskipun mereka memakai jubah yang cukup bervariasi, ada satu kesamaan di jubah mereka. Di bagian dada sebelah kanan mereka masing-masing terdapat gambar matahari terbit dengan katana di kedua sisinya.


"Kita akan bertarung nanti ya?" Didepan aula teleportasi Kuro tersenyum memandangi Kiniro dan teman-temannya.


"Uahaha, santailah, kita hanya musuh di arena kan," Shiro tertawa renyah saat ia menepuk pundak Kuro.


"Benar sekali Kuro-kun!" Aoi tanpa ada yang menyadarinya sudah menempel pada Kuro.


---


Sampai di Kota Truewill, mereka segera menuju ke tempat pendaftaran yang dibagi menjadi empat tempat agar mempercepat pendaftaran.


"Aku benar-benar tidak ingin bertarung dengan mereka," Kuro menghela napasnya saat party New Olympus sudah mencapai tempat pendaftaran.


"Hi...shi...shi... Sebenarnya aku tertarik bertarung melawan pacarmu Kuro~" Minerva tertawa kecil saat ia menjilat bibirnya, telinga kelincinya juga terlihat sedikit bergerak saat ia berbicara.


"Sebelum itu, yang lebih penting coba kalian lihat antrean ini," Jedi menunjuk ke arah antrean yang terlihat cukup panjang.


"Ini pasti akan cepat!" Iris mencoba berpikiran positif saat ia memeluk Wolfshef dengan erat, merasa enggan untuk melepaskan serigala imut itu.


"Ini lama!" Setelah dua jam mengantre Kuro sudah mulai merasa frustasi karena antreannya hanya bergerak sedikit sejak mereka datang tadi.


"Aku cari minum bentar," Jedi berniat pergi dan mulai berjalan untuk menjauh.


"Kau hanya ingin pergi kan?" Dengan dingin Kuro menarik Jedi untuk kembali ke tempatnya.


"Ti-ti-tidak aku hanya ingin cari minum," Jedi dengan gugup menjawab pertanyaan Kuro yang terlihat begitu serius.


"Kau ingat? Kita bawa air minum dan beberapa roti kering untuk bekal," Kuro dengan senyum dingin berbicara pada Jedi.

__ADS_1


"Hah," Jedi menghela napasnya dan kembali ke tempatnya, menyerah untuk mencoba pergi.


__ADS_2