
"Huh, disini lebih membosankan daripada yang kukira," Dragon yang menggantikan Phoenix di Naira Kingdom mengeluh saat mengamati situasi yang benar-benar damai.
Di hadapannya terdapat banyak anggota Shadow yang berjaga maupun keluar masuk hutan. Juga ada beberapa anggota yang membawa orang-orang yang pingsan dan disatukan di tempat yang disediakan.
"Seberapa banyak sebenarnya yang dibutuhkan?" Dragon bergumam sambil melihat orang-orang pingsan yang dijadikan satu.
"Apakah ada yang mengganggumu Tuan Dragon?" Seorang wanita dengan topeng merpati bertanya pada Dragon yang terlihat merenung.
"Tidak, aku hanya penasaran berapa banyak orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan ritual ini," Dragon menjawab sebelum diam sejenak,"sejujurnya aku ingin tau apa yang diinginkan Phoenix dengan menerima quest ini, ini tidak terlihat seperti Shadow," Dragon melanjutkan dengan nada berat.
"Benar, Jika ritual ini berhasil bisa dipastikan akan ada kekacauan besar di dunia ini terlepas dari perang melawan iblis di Atlantik," Pigeons membenarkan, ia yang sudah tahu efek betul efek dari ritual ini bergidik.
"Nona Pigeons! Tuan Dragon!" Saat keduanya masih bercakap-cakap dari belakang mereka Blue dan Pink dengan buru-buru mendekati mereka.
"Ada apa? Kalian terlihat khawatir?" Pigeons sambil mengerutkan kening bertanya, sedangkan Dragon hanya melihat keduanya dengan tenang.
"Di Changbai Mountain banyak anggota Empire dan Eternity yang berkemah disana," Blue memberikan informasi yang ia dapat kepada Dragon dan Pigeons.
"Dan bagaimana dengan Star World?" Dragon bertanya dengan nada meragukan, ia yakin jika ada kesalahan pasti pertempuran akan pecah.
"Sampai sekarang mereka masih mengumpulkan anggota mereka kemari, yang sudah datang saat ini ada di sisi barat hutan," Pink menjawab dengan tegang.
"Tenanglah tidak perlu tegang," Pigeons terkikik melihat Pink, disana Dragon melihat ke arah barat.
Matanya yang bewarna emas dibalik topengnya berbinar saat ia melihat ke arah dua kubu yang saling berhadapan seakan ingin perang pecah diantara mereka.
"Apa ada yang perlu diwaspadai?" Dragon bertanya dengan nada santai, tetapi auranya yang berkobar memperlihatkan bahwa dia sangat bersemangat saat ini.
"Aah ya, di pihak Empire disana ada salah satu petingginya Whoiam, dan di pihak Eternity ada Aether yang merupakan ketua mereka," Pink menjawabnya.
"Hm, Ketua Eternity keluar tapi Empire tidak ya?" Dragon bergumam perlahan saat ia mengingat beberapa tokoh terkenal yang ada di Empire dan Eternity.
"Apakah hanya itu?" Dragon kembali bertanya dengan keraguan yang terlihat jelas.
__ADS_1
"Menurut pengintai ya, hanya itu yang terlihat sampai sekarang," Blue menjawabnya dengan cepat mengantikan Pink yang terlihat sudah tidak tahan lagi.
"Yang terlihat ya? Itu artinya mungkin saja ada yang lain, kita harus bersiap untuk yang paling buruk kan?" Di balik topengnya, Dragon menyeringai.
"Ah, Phoenix maaf sepertinya aku tidak akan bisa menepati janji," dengan suara kekanakannya Dragon melihat ke arah langit dan bergumam dengan senyuman lebar.
***
Disuatu tempat di Benua Eropa, seorang gadis bertopeng Phoenix tiba-tiba merasakan sesuatu yang tidak enak.
***
"Sekarang kita bagaimana?" Kuro bertanya saat ia melihat anggota Guild Star World yang bersiap berangkat untuk ekspedisi mereka.
"Kita tinggal berbaur dengan mereka, dan kita juga akan menyerang perkemahan itu bersama-sama mungkin saja kita akan melakukan serangan kejutan," Lysa memberikan pendapatnya dengan senyuman cerah.
"Hey kau masih ingat kita di pihak Empire kan?" Kuro bertanya dengan sedikit tertekan saat Lysa berbicara dengan santai tentang menyerang perkemahan Eternity yang merupakan sekutu Empire.
"Yah, Lysa sangat benar tentang hal ini," Ares menyetujuinya sambil mengangguk-angguk.
"Baik semuanya! Aku Jierui akan menjadi pemimpin kelompok ini sampai kita bergabung dengan anggota lain yang sudah menunggu!" Seorang pria yang terlihat tampan dengan armor khas ksatria memperkenalkan dirinya sebagai pemimpin kelompok.
Setelah itu, mereka pertama-tama menggunakan rumah teleportasi hingga kota terdekat dengan lokasi yang dituju sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Setelah beberapa waktu perjalanan, mereka masuk ke dalam wilayah Changbai Mountain.
"Apa yang akan kita lakukan?" Salah satu anggota kelompok bertanya pada Jierui yang bertindak sebagai pemimpin.
"Aku sendiri ingin mengatakan akan melakukan penyergapan," Jierui berbicara sebentar sebelum tersenyum dan melanjutkan,"Tapi kalian tahu semdiri kan itu adalah hal yang sangat mustahil."
"Apalagi menurut informasi terbaru yang dikirimkan, Ketua Eternity, Aether terlihat di perkemahan mereka."
Mendengar itu kebanyakan dari anggota kelompok mengerutkan kening, Aether sendiri cukup terkenal sebagai pengguna sihir berskala besar yang bisa meratakan seluruh pasukan.
__ADS_1
Ia bahkan sering disandingkan dengan Alette yang merupakan tangan kanan Magic Queen, Fleur serta salah satu pengguna sihir terbaik di Eropa.
"Itu artinya jika kita menyerang, kita hanya akan dimusnahkan, aku cukup yakin 100%" Jierui kembali melanjutkan kata katanya setelah jeda sejenak.
"Jadi apa yang akan kita lakukan?"
"Misi dibatalkan kita akan langsung ke tempat anggota Star World yang lain menunggu, aku sudah mendapatkan konfirmasi dari atasan, lagipula sejak awal ini misi sampingan," Jierui menjawab dengan santai sambil mengangkat bahunya.
"Y-ya baiklah kalo begitu."
"Tapi, meskipun aku bilang begitu, sebenarnya ini hanya menunda bentrokan kita dengan mereka."
"Yah lagipula sejak awal Eternity dan Empire tidak menyukai kita, terlebih sekarang setelah kita bekerja sama dengan 10 besar seperti Shadow mereka pasti merasa terancam,"perempuan disebelah Jierui yang sedari tadi hanya diam dan mengamati melanjutkan apa yang dikatakan Jierui dengan senyuman lembut.
"Haha Fangsu, itu memang benar perseteruan dan permusuhan aliansi mereka dengan kita sepertinya akan susah untuk diperbaiki atau bahkan mustahil."
***
"Fuh akhirnya sampai," Setelah sampai ke tempat anggota Star World yang lain.
Sesaat setelah tiba mereka segera dibagikan jadwal untuk berjaga, khususnya yang memiliki job dan skill yang cocok dengan tugas ini.
Menurut perkiraan mereka akan bentrok sekitar 1-2 hari lagi, tetapi mempertimbangkan Shadow yang secara aktif datang dan pergi dari perkemahan Star World sepertinya itu akan terjadi lebih cepat dari perkiraan.
"Kau sudah melakukannya?" Lysa yang melihat Ares baru saja login bertanya dengan senyum tipis.
"Ya tentu saja,"Ares menjawab seadanya sebelum ia berbalik dan menuju ke tenda miliknya.
Yang ditanyakan Lysa tentu saja mengenai informasi yang diberikan pada Deep dan Empire, karena bagaimanapun juga itu adalah pertukaran mereka.
"Jadi apa yang dikatakannya?" Lysa bertanya sambil mengikuti Ares dengan penasaran.
"Deep bilang Empire akan menyerang dua hari lagi itu sudah diputuskan jadi seharusnya tidak ada masalah," dengan konfirmasi itu perang antara guild-guild terbaik di Dinasty Wei sudah diputuskan.
__ADS_1