The Last Clan Blue

The Last Clan Blue
46. Sejarah Dunia Clonning


__ADS_3


"Apa? Siapa dia? Jangan-jangan ...."


"Dia adalah Leandra Bluezer, sosok petarung terkuat, berkharisma, tampan dan disegani oleh semua orang."


"Kenapa nama belakangnya Bluezer? Apakah dia benar kakek buyutku?"


"Benar tuan, dia adalah kakek buyutmu."


Agra terdiam dan menyaksikan sosok pria tersebut menghentikan pertarungan itu.


"Berhenti kalian semua! Jika kalian masih ribut aku jamin tulang kalian patah karenaku." -Leandra


"Sialan dia datang lagi!"


Salah satu petarung berteriak dari keributan dan seketika mereka merasa panik usai kedatangan Leandra.


"Hey! Kau pikir kami takut denganmu?" Jawab salah satu petarung berbadan besar.


"Cih? Benarkah?"


Leandra mengangkat tangannya dan ia mengeluarkan salah satu pedang andalannya, ia mulai mengayunkan pedangnya dan menebaskan pedang tersebut ke area sekitar. Mereka yang menyerang Leandra akhirnya terpental jauh.


Saat itu Agra yang menyaksikan aksi Leandra muda merasa tercengang dan kebingungan.


"Sistem! Aku melihat dia menggunakan pedang biasa bagaimana dia bisa melakukan tebasan dengan kekuatan sebesar itu? Aku melihat tidak ada kekuatan didalam pedang itu."


"Tuan Leandra adalah tipe petarung jarak jauh, tapi bukan berarti dia kesulitan saat menghadapi pertarungan jarak dekat, ia menggunakan cara lebih efektif untuk bertarung dengan musuh dijarak terdekat menggunakan senjata biasa namun sebelumnya ia mengaliri pedang tersebut dengan kekuatannya sendiri."


"Hmm ... Semacam perpindahan energi ya? Benar juga! Sebuah senjata diciptakan hanya untuk pertarungan jarak dekat. Aku pernah kalah telak saat berlatih pedang dengan Master Sword sialan itu, karena aku menyerangnya dengan jarak jauh."


"Itu karena kebodohan tuan sendiri."


"Kau mulai lancang denganku ya sistem sialan!"


"Maaf saya hanya mengutarakan kritik."


"Cih!"


Agra kembali melihat situasi usai bertarung namun mereka semua ternyata telah melarikan diri karena ketakutan melawan Leandra, sementara itu Leandra memutuskan untuk pulang namun ia malah dihadang oleh sekelompok orang yang tiba-tiba muncul dihadapannya.


Agra masih melihat dengan jelas situasi Leandra sekarang dan ia melihat bahwa Leandra saat itu sedang bertekuk lutut dihadapan sekelompok orang misterius itu.


Dengan jubah yang berwarna putih dengan kerudung yang menutupi kepalanya, membuat Agra kesulitan melihat wajah mereka.


"Kenapa dia berlutut dihadapan mereka? siapa mereka?" Tanya Agra dengan rasa penasaran.


"Tuan, mereka adalah dewa chakra." jelas sistem.


"Kelima orang itu?"


"Benar tuan, seperti yang saya katakan tadi disini anda bisa bertemu dengan dewa chakra. Seseorang mencoba merekam ulang masa lalu mereka demi tuan, supaya tuan bisa berpikir luas tentang dunia ini."


"Biar kutebak orang yang baru saja kau maksud pasti yang selalu bersembunyi dibalik sistem kan? Cih ... Dasar pengecut."


"Beliau adalah orang yang baik dan saat ini beliau sedang memperhatikan tuan."


"Aku tidak peduli! Seseorang yang tidak mau menunjukkan wajahnya kehadapanku dan menjerumuskan ku kedalam dimensi ini tidak bisa ku anggap baik."


"Hahaha ... Ternyata kau punya prinsip yang kokoh ya? tenang saja setelah perjalananmu selesai aku akan memperkenalkan diri." Suara misterius itu muncul kembali.


"Aku pegang janjimu."


"Aku suka dengan rasa penasaranmu kepadaku, hahaha ..."


Sistem terprogram kembali!


"Teruslah seperti itu pengecut!"


"Tuan waktunya anda melompat kedimensi selanjutnya, ini menyangkut keputusan para dewa chakra dan pembentukan klan serta wilayahnya. Disitulah anda akan terhubung dengan mereka semua."


"Apa? Terhubung?"


"Sebenarnya ada hal yang tidak diketahui oleh publik tentang sejarah sebenarnya. Terutama saat pertemuan rahasia oleh lima dewa chakra dengan tuan Leandra jadi anda harus bersiap memasuki dimensi itu, karena disitulah informasi yang anda butuhkan berada. Namun saat anda memasuki portal dimensinya anda akan kehilangan begitu banyak energi saat berada didalam dimensi itu karena dimensi tersebut ada hubungannya dengan diri tuan."


"Hmm ... jadi dimasa lalu aku sudah ada begitu?"


"Bukan! Tepatnya anda sudah diramalkan."


"Diramalkan ya?"


Agra terdiam sembari memikirkan kondisinya saat ini, disamping itu ia masih dalam genggaman Redfire Clan dan ia mulai mengingat kembali tujuan misinya saat ini. Ia harus melindungi hal yang berharga baginya dan merebut kembali dua tempat berharga milik keluarganya yaitu bukit sealer blue dan kastil milik keluarga Bluezer.


Namun Agra sadar bahwa dirinya masih belum memiliki pengetahuan luas tentang dunia, begitu banyak informasi yang belum ia dapatkan tentang kebenaran dunia ini. Bahkan misteri dari sejarah dunia clonning yang dirahasiakan dan tidak terpublikasikan masih begitu banyak yang harus dibongkar.


Pertemuan rahasia, penelitian clonning, orang misterius yang sedang mengintainya bahkan sampai sosok yang diramalkan. Semua masih begitu samar dipikiran Agra.


"Tuan ada apa?" Tanya sistem.


"Demi tempat itu aku harus melawan raja Leviathan kembali, setidaknya aku masih bisa merebut dua tempat berharga milik keluarga kami." Jelas Agra.


"Tuan pasti bisa!"


"Serta demi dunia ini dan kekuatan perdamaian aku akan melaluinya meskipun tubuhku tercabik oleh pedang sekaligus."


"Oleh karena itu anda harus bersiap menemui mereka."


"Baiklah sitem! Buka portal dimensi itu sekarang! energiku masih begitu banyak untuk masuk kedalamnya." Agra dengan nada semangatnya.


~Jika dengan cara ini aku bisa mengetahui siapa sebenarnya yang harus aku perangi maka aku akan melakukannya!


Portal dimensi itu telah dibuka dan saatnya Agra mulai memasuki dimensi tersebut.


Sriiiiiingggg .....


******


ABAD PERTENGAHAN


(MASA PENENTUAN)


Pembentukan dunia Clonning

__ADS_1


Sebuah pertemuan besar antara kelima dewa chakra dan manusia menciptakan sejarah baru bagi dunia karena para dewa chakra akan mengubah dunia lama menjadi dunia baru yang dinamakan dunia clonning.


Dalam pertemuan besar tersebut mereka telah memilih kandidat pemimpin untuk menerima chakra milik dewa chakra. Masing-masing chakra memiliki 5 elemen alam yaitu gabungan air dan udara, api, tanaman, logam, tanah.


"Selamat datang dipertemuan besar antara para dewa dan manusia. Saat ini kami telah mengesahkan kebijakan dan peraturan baru yang akan kalian gunakan dimasa mendatang. Disini kami akan menurunkan tanggung jawab dunia ini kepada para manusia dan kami akan membentuk sebuah kelompok untuk kalian yang bisa dinamakan klan. Kami juga akan membagi beberapa wilayah didunia ini untuk kalian tempati." Dewa Chakra tingkat I mengumumkan dengan suara lantangnya.


"Dan kami juga telah memilih kandidat pemimpin dari kelima klan, untuk lebih jelasnya silakan kalian para kandidat maju kedepan untuk memperkenalkan diri, Biarkan mereka melihat wajah para kandidat yang akan menjadi pemimpin kalian." Sorak Dewa chakra tingkat III.


Kelima klan itu pun maju kedepan untuk memperlihatkan dirinya didepan para manusia awam. Sementara itu Agra yang baru datang ikut bergabung dalam barisan rakyat awam, ia mencoba mengamati situasi tersebut.


"Biar kubacakan isi dari hasil rapat kami para dewa chakra."


Dewa chakra tingkat II mengambil dokumen yang berisi keputusan dari para dewa dalam pembentukan dunia Clonning dan mulai membacanya.


________________________________________________________


HASIL KESEPAKATAN



Kandidat pertama



Leandra Bluezer berasal dari negeri barat satu-satunya pewaris dari keluarga Bleuzer. Memiliki latar belakang yang kelam tentang keluarganya yang menjadi korban pembunuhan massal dan penghianatan. Hidup sendirian dalam kekayaan keluarganya.


Leandra Bluezer akan mempimpin Klan Blue dan mewarisi chakra milik dewa chakra tingkat V dengan elemen inti gabungan air dan udara.



Kandidat kedua



Elf Frederick berasal dari negeri barat, memiliki latar belakang yatim piatu sejak umur 5 tahun dan menjadi pengelana sejak usia 7 tahun karena wabah mematikan didaerahnya.


Elf Frederick akan memimpin Klan Redfire dan mewarisi chakra milik Dewa chakra tingkat IV yang berelemen Api.



Kandidat Ketiga



Avrille Mighton berasal dari negeri barat, mantan ratu mafia yang kejam. Dia meninggalkan kehidupan gelapnya demi sebuah keadilan dan dan kedamaian hatinya.


Avrille mighton akan memimpin Klan Vander dan mewarisi chakra milik dewa Chakra tingkat III yang berelemen Tumbuhan/tanaman.



Kandidat keempat



Lie Lien bermarga Lien dari negeri timur berprofesi sebagai pedagang, ia juga seorang petarung yang lihai dalam menguasai jurus-jurus ciptaan keluarganya.


Lie Lien akan memimpin Klan Cavalie dan mewarisi chakra milik dewa chakra tingkat II yang berelemen logam.




Tuan Bakuhatsu dari negeri timur dia adalah salah satu penakluk Mitologi terkenal dari 7 penakluk mitologi yang ada didunia ini.


Dia akan memimpin Klan Loneblast dan mewarisi chakra milik Dewa chakra tingkat I yang berelemen tanah.


________________________________________________________


"Itulah isi dari hasil penentuan kami dan mereka yang terpilih adalah orang yang terkuat dan benar-benar mengerti arti dari kedamaian itu sendiri. Kami harap kalian menerima dengan lapang dada mengenai keputusan kami, untuk pembagian wilayah nanti akan kita sampaikan melalui edaran surat. Kalian nanti akan melakukan beberapa pengujian untuk masuk menjadi anggota dari lima klan. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kalian cocok dimasukkan kedalam klan mana berdasarkan potensi internal kalian, jadi kami harap partisipasi dari kalian semua. Sekian, terima kasih." Dewa chakra tingkat II mengakhiri pidatonya.


"Huahhh ... Pidato yang seperti dongeng ini membuatku mengantuk." Ujar Agra yang dari tadi menyimak isi dari hasil penentuan dewa chakra.


~"Hmmm ... Aku jadi salah fokus dengan kandidat kelima tadi. Penakluk Mitologi ? apa itu?" Batin Agra.


Mereka pun melepaskan lima merpati putih untuk menandai peresmian pemilihan kandidat menjadi ketua klan.


"Mulai sekarang dunia ini akan kami ubah menjadi dunia Clonning." Ujar Dewa Chakra tingkat V.


"Maaf dewa chakra saya ingin bertanya kenapa bisa dikatakan dunia Clonning. Setahuku Clonning itu adalah simbol dari keidentikan gen." Tanya Leandra.


"Karena kami juga telah menciptakan gen clonning angkatan pertama untuk membantu para manusia dalam pembangunan dunia ini. Mereka nantinya akan berdampingan dengan manusia." jelas Dewa Chakra tingkat V.


~"Hmm ... Jadi itu alasan dibentuknya dunia clonning, para dewa itu mengharapkan adanya perdamaian dan kerukunan dengan makhluk buatan yang disebut clonning itu." batin Agra sembari menyimpulkan.


Pertemuan besar itu akhirnya selesai, semua orang membubarkan diri dan kembali kerumah masing-masing.


"Akhirnya selesai juga peresmiannya. Aku harus menerobos masuk ke ruangan dewa chakra untuk mengetahui maksud pertemuan rahasia mereka dengan kakek buyut."


Agra pun bergerak mencari ruangan dewa chakra, usai beberapa menit menelusuri akhirnya Agra menemukannya.


didalam ruangan tersebut kelima dewa chakra bersama dengan Leandra sedang membahas sesuatu hal yang sangat penting.


"Kenapa anda memanggil saya kesini?" Tanya Leandra.


"Aku ingin membahas tentang anak yang diramalkan dimasa depan. Dia adalah sosok yang berlatar belakang kelam nantinya karena didalam tubuhnya ada simbol yang kami buat dengan gabungan chakra kami." Ujar Dewa Chakra tingkat V.


"Anak yang diramalkan?" tanya Leandra.


"Benar dia nantinya terlahir sebagai salah satu dari keturunanmu." Jelas Dewa chakta tingkat V.


"Lalu kenapa anda memanggil saya kemari, tidak mungkin anda hanya memberitahukan hal itu saja, pasti ada hal penting didalamnya."


"Benar, disaat usianya nanti mencapai remaja ia akan dihancurkan oleh berbagai kondisi bahkan lebih parah darimu nanti. Jadi aku memintamu memberikan separuh jiwamu untuk simbol ini agar kau bisa menemuinya dan membantunya."


"Hmm ... jika itu adalah hal terbaik untuk dia aku akan melakukannya."


Agra saat itu sedang menyaksikan proses penanaman separuh jiwa Leandra.


"Satu hal lagi yang ingin kami sampaikan kepadamu, Klan yang kau pimpin nantinya akan menjadi kepala dunia, jadi tugas kau adalah pemimpin klan Blue sekaligus pemimpin dunia clonning."


"Kenapa harus aku tuan? Aku merasa ini tidak pantas memegang tanggung jawab ini sendirian."


"Kau tidak Sendirian tapi kau akan kami bimbing nantinya. Dan satu hal lagi simpan baik-baik kotak hitam ini sampai nanti ke keturunanmu yang diramalkan itu. Hanya dia yang mampu membuka kotak hitam ini nantinya."

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu tuan."


Agra saat itu masih menguping pembicaraan dewa chakra dengan Leandra, namun ditengah itu semua tiba-tiba symbol five syclon ditubuh Agra menyala dan membuat Agra kesakitan. Ia merasa ditarik keluar dari dimensi itu.


Aaaaaarrgghhh ....


Sriiingg ...


*********


"Bukalah matamu Agra Le Bluezer!"


"Huh? Ka–kakek Leandra!"


~"Kenapa wajahnya berubah tua? Jangan-jangan aku terhubung oleh dimensi roh kakek buyut."


"Benar! saat ini kau terhubung olehku!" Jawab Leandra dengan senyum kecilnya.


"Hemm ... Dasar anak nakal, menguping pembicaraan orang tua itu tidak sopan!"


"Maaf kek bukannya mau membantah tapi itu terjadi sudah lama dan aku juga terjebak didalam masa lalu kakek."


"Aku tidak peduli alasanmu apa, yang terpenting kau anak yang nakal."


"Kok bisa begitu?" Heran Agra.


"Jadi kau salah satu keturunanku yang diramalkan oleh Dewa Chakra ya? hahaha ... ketampanan ku ternyata menurun kepadamu cicitku hehehe ..." Leandra sembari memegang wajah Agra.


~"Entah mengapa yang kulihat saat ini tidak seperti yang dikatakan orang-orang." Batin Agra dengan ekspresi wajah yang mengernyitkan alis.


"Kudengar klan Blue hancur ya?"


"Iya."


"Dan kau salah satu klan Blue serta keturunanku yang tersisa?"


Kali ini Agra hanya menganggukkan kepalanya dan menundukkan wajahnya kebawah.


"Maaf kakek buyut aku tidak bisa menjaga mereka semua." Wajah sedih Agra terlihat saat ia mengingat kejadian yang menimpa klan dan keluarganya.


"Kau sudah melihat sendiri alasan mengapa aku bisa disini kan? Jadi aku tidak perlu mengatakannya lagi."


"Iya."


"Terus terang saja, sebaiknya hilangkan rasa bersalahmu itu, bebaskan dirimu dari rasa penyesalan. Itulah kunci utamamu untuk keluar dari dimensi ini."


"Rasanya begitu sulit."


"Kau tahu kan resiko yang akan kau alami jika kau berlama-lama disini?"


"Iya aku tahu kek."


Leandra pun mengeluarkan sebuah cahaya dari tangannya dan menunjukkannya kepada Agra tentang cahaya tersebut.


"Lihatlah, cahaya ini adalah penghubung antara dirimu dengan seluruh anggota klan Blue yang sudah tewas termasuk keluarga inti Bluezer, jika kau menyentuhnya kau bisa melihat raut wajah mereka disana."


"Benarkah kek? aku bisa melihat mereka?"


"Benar! Tapi ini hanya sebentar saja setelah itu cahaya ini akan padam dan menghilang, sekarang letakkan tanganmu keatas cahaya ini."


"Baik!" Agra menuruti perintah Leandra untuk meletakkan tangannya diatas cahaya itu.


"Pejamkan matamu sebentar dan rasakan keberadaan mereka disini."


Agra mengikuti setiap yang dikatakan Leandra dan ia mulai merasakan kemunculan jiwa-jiwa klan Blue yang telah mati.


"Sekarang buka matamu dan apa yang kau lihat?"


"Dibelakang kakek terlihat banyak sekali orang-orang memandangku dengan senyuman hangat. disamping kakek ada ayah dan ibu, serta ada sepupu-sepupu keluarga besar Bluezer."


"Mereka semua adalah generasi klan Blue ke-7 yang hidup bersamaan denganmu."


"Kenapa kalian tidak membenciku? Kenapa kalian malah menaruh harapan kepadaku? Aku adalah orang yang meninggalkan kalian dalam pertempuran dan membiarkan kalian tewas!"


"Mereka bisa mendengarmu tapi kau tak bisa mendengar mereka, karena mereka dan aku sebenarnya tak seharusnya disini. Kau sudah melihat wajah mereka kan? Cahaya ini mulai padam mungkin sebentar lagi akan menghilang bersamaan dengan mereka."


~"Huh? Biarkan waktu singkat ini berjalan lebih lama, aku ... Aku sangat ingin mengatakan kepada mereka satu hal ..." Batin Agra.


"Semuanya! maafkan aku! Mungkin dengan hidupku saat ini aku akan mewujudkan keinginan kalian yang sebenarnya. Meskipun sulit aku akan berusaha, aku juga akan merebut tempat berharga kita dari klan Redfire dan suatu saat aku akan mengubah dunia ini menjadi perdamaian yang kuinginkan sendiri. Maaf kalau aku mengusik dunia kalian yang sekarang, tapi aku juga berterima kasih karena kalian telah mempercayakan dunia clonning kepadaku. Jadi sekarang kalian bisa tenang dan beristirahat dengan damai disana. Selamat tinggal semuanya! Aku menyayangi kalian!" Agra melambaikan tangan dan melepaskan air matanya.


Jiwa-jiwa itu pun lenyap bersamaan dengan cahaya yang ada di tangan Leandra.


"Ini adalah lambaian terakhir dari klan Blue dan juga orang tuamu. Mulai sekarang kau telah terputus oleh dimensi roh klan Blue, dimensi rohmu kini telah berdiri sendiri tanpa ikatan apapun. Saatnya aku pergi dan lanjutkan misimu, bebaskan keinginanmu untuk melakukan tindakan selama kau tidak salah."


"Tung–"


Tangan Leandra mengepal kearah dahi Agra dan menyentuhnya.


"Tunggu apalagi cepat bukalah portal jalan keluar antar dimensi itu! supaya kau bisa keluar dari tempat ini dengan selamat. Jangan ragu melakukan sesuatu ya? Cicit kesayanganku."


"Apakah ini akan menjadi pertemuan pertama dan terakhir kita kakek buyut?"


"Haha ... Mungkin, tapi kalau boleh jujur sekali melihatmu kenapa aku langsung menyayangimu ya?"


"Itu karena aku cucumu kakek, wajarlah kalau kau memiliki perasaan seperti itu."


"Baiklah, sebenarnya aku ingin lebih lama denganmu tapi dunia kita sudah berbeda. Mau apalagi? Baiklah berhati-hatilah untuk kedepannya ya."


"Tenang saja kakek aku akan mengingat pesan kakek."


"Itu baru cucu kesayanganku."


Leandra perlahan menghilang dan lenyap, ia kini berada sendirian dalam dimensi rohnya. Agra terdiam dan mengamati sekitarnya, terlihat begitu suram dan telaga roh yang tadinya berwarna biru muda kecerahan sekarang menjadi hijau gelap. Suasana terasa redup dan dimensi rohnya sekarang terasa sunyi.


Perubahan suasana dimensi roh? Jadi selama ini jiwa kakek buyutlah yang mengisi kekosongan dimensi ku dan menjaga suasananya. tapi sekarang aku benar-benar sudah tidak bisa berkomunikasi dengan mereka lagi.


Kesepian? Kenapa? Padahal Vendrinna mampu terhubung ke dimensi rohku juga? Haha ... Mengingat Vendrinna membuatku rindu dengannya.


Agra kemudian melihat portal yang sebenarnya, ia kemudian meraih portal itu dan seketika tubuhnya terserap keluar dari dimensi itu.


Aku ingin segera menyelesaikan masalah ini dan memeluknya dengan erat saat bertemu dengannya nanti.


#BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2