
"Kalau iya kenapa?"
"Berani-beraninya kau!"
Lalu saya menyerang mereka dengan semua kemampuan yang saya miliki.
"Bawa dia kembali cepat!"
"Baik ketua!"
"Tidak akan kubiarkan kalian membawanya pergi lagi!"
Saya kemudian mengeluarkan pedang dan mulai bertarung dengan salah satu ketua dari komplotan mereka.
Ketangkasannya dalam berpedang bisa diakui bahkan caranya menyerang dan menangkis benar-benar luar biasa namun dalam pikiran saya sudah tertanam untuk menang jadi saya berpikiran bahwa saya tidak boleh kalah dari mereka demi tuan muda.
Sriiingg ...
"Argghh ... Lenganku!"
"Haha ... Akhirnya aku berhasil menggores lenganmu kau cukup terampil juga ya? Menarik sekali ditambah lagi darahmu yang mengalir bukanlah darah manusia namun darah hasil eksperimen gen clonning. Hahaha ... Menarik! Sungguh menarik! Lihatlah apa yang kita temukan hari ini? Sample terakhir dari gen clonning ada dihadapan kita."
"Wah ... Ketua hari ini kita sangat beruntung!" Ujar salah satu dari kelompok itu.
"Jangan banyak basa-basi lepaskan tuan muda! Serahkan dia padaku!"
"Menyerahkannya? Asal kau tahu dia adalah aset berharga kami."
"Baiklah kalau kau tidak ingin menyerahkannya aku yang akan mengambilnya dari kalian."
__ADS_1
Sraastttss ... Sring .... Sring ...
~"Suara tebasan pedangku sedikit menggoyahkan mereka, sekarang saatnya!"
Akhirnya saya berhasil merebut tuan muda dari mereka, saya pun berlari kencang menuju kuda milik tuan Agruero. Saat saya hendak menaikinya mereka ternyata melempar jarum pelumpuh kearah kami hingga akhirnya bahu saya terkena sasarannya.
Saya pun lebih dulu menaikkan tuan muda keatas punggung kuda dan mengikatnya menggunakan tali pengaman supaya tidak terjatuh. Jarum pelumpuh itu bekerja lebih cepat dari yang saya duga hingga akhirnya saya memutuskan untuk tetap tinggal tapi sebelum racun itu bekerja sampai ke syaraf, saya sempat menuliskan sebuah surat keberhasilan saya dan ucapan selamat tinggal untuk keluarga Bluezer.
"Wahai kuda kastil bawalah tuan muda kembali ke kastil dengan cepat! Selamatkan dia! Biarlah aku menetap disini karena aku sudah terluka. Pergilah!"
Kuda itu seakan mengerti perintah yang ku beri akhirnya kuda itu pergi membawa tuan muda. Melihat tuan muda berhasil diselamatkan ketua dari kelompok itu marah besar.
"Kurang ajar! Aku belum sempat menandainya dan kau berani membawanya pergi, sekarang rasakan akibatnya!"
Pria itu menancapkan tiga jarum lagi kepada saya. Seketika tubuh saya merasa lemas dan tidak bisa bergerak.
"Kau tidak tahu siapa kami? Kami adalah anggota organisasi khusus yang bernama ENCENTY (Energy Central Unity) organisasi kami bersifat terpusat dan terbesar dari organisasi lainnya. Sekarang kau tidak bisa bergerak, sebagai penebusan atas kesalahanmu membawa lari aset kami kau akan aku ubah menjadi seekor kucing."
Mereka memasukkan tubuhku kedalam sebuah peti lalu menutupku rapat-rapat, didalam peti itu saya melihat kabut tebal berwarna putih menyelimuti saya hingga membuat saya kesulitan bernapas. Waktu itu saya terjebak di dalam peti selama beberapa menit lalu saya berhasil menyelamatkan diri namun mereka sudah pergi dan hanya saya yang tersisa di sungai itu.
Saya juga menyadari akan perubahan tubuh saya yang mengecil dan rupanya yang dikatakan mereka sepenuhnya benar. Mereka telah mengubah saya menjadi seekor kucing dan meninggalkan saya sendirian.
Hari-hari saya menjadi seekor kucing benar-benar rumit penciuman, penglihatan serta selera makan saya mulai berubah. Saya merasa bahwa diri saya seratus persen mulai berubah menjadi kucing sungguhan.
Saya sangat menyukai ikan dan saya juga mulai menyukai berburu, terkadang karena lapar yang tidak bisa ditahan saya ikut kucing-kucing lainnya mencuri di rumah penduduk.
Saya mulai mengerti bahasa para kucing dan setiap kali kami mencuri dari rumah para penduduk kami selalu ketahuan, para penduduk selalu memukuli kami habis-habisan bahkan salah satu dari kami mati karena terkena pukulan benda tumpul.
Saya terus berkelana tak tahu arah dengan perut keroncongan, saya sempat memutuskan untuk kembali ke kastil Whiteblue dan melihat kondisi tuan muda. Namun sayang petugas kastil tidak mengijinkan kucing gelandangan masuk ke kastil.
Saya memutuskan untuk mengintip kondisi keluarga Bluezer dari atap-atap kastil. Disana saya melihat bahwa tuan muda terlihat sehat dan bugar begitu juga raja Agruero dan Ratu Kai. Saya juga tak lupa untuk melihat makam master Elena, disana saya melihat lukisan wajah saya terpampang disamping lukisan wajah master.
__ADS_1
Tak hanya lukisan wajah, peti mati dan baju yang terakhir kali saya pakai juga ada disamping pemakaman master. Ternyata tuan Agruero waktu itu sempat mencari saya dan menemukan peti serta baju yang saya pakai.
Namun yang membuat saya sedih mereka sudah mengumumkan kepada penduduk kastil bahwa saya telah mati mereka juga membuat penghormatan terakhir untuk saya karena misi penyelamatan tuan muda. Saya juga mendengar bahwa tuan muda sedang mengalami hilang ingatan.
Belum sempat saya bertemu dengan tuan muda Lilie si gadis pelayan itu mengusirku dari kastil dan membawaku ke sebuah taman.
"Tetaplah disini yaa ... Kastil bukanlah tempat yang cocok untukmu kau akan terluka disana."
Selama ini yang aku tahu para gen klonning tidak pernah bisa merasakan sebuah emosi. Lalu sepertinya tidak semua pernyataan itu benar, setelah melihat Lilie dan anggota keluarga Bluezer saya merasa seperti hancur dan sangat sedih, saya merasa ingin menitihkan air mata.
Terkadang saya berpikir bahwa kehidupan saya sekarang sudah berbeda dan saya harus sepenuhnya ikhlas menjalani kehidupan ini sebagai seekor kucing. Hingga suatu hari ada seorang pria memungut saya di jalanan dia membawa saya ke laboratorium miliknya. Saya sudah pasrah dengan apa yang saya lalui sekarang, pria itu menjadikan saya sebagai bahan eksperimen lagi dia mencoba mengubah saya menjadi makhluk mitologi hasil ciptaannya sendiri.
Selama bertahun-tahun saya ditahan di laboratorium itu, saya bahkan tidak ingat berapa umur saya saat itu. Tuan muda pasti juga sudah mengalami pertumbuhan. Pria yang menahan saya juga sudah terlihat menua, rambut dan jenggotnya ditumbuhi bulu putih dan begitu lebat. Di kemejanya sudah terdapat identitas bertuliskan profesor Seigiro Hakku.
Sepertinya orang itu sudah mendapatkan gelar tinggi. Profesor tua itu memberikan sebungkus serbuk racun kepada saya dan memberitahu saya untuk melakukan sebuah misi penting.
"Kau sekarang adalah bagian dari peliharaan Klan Redfire. Jadi aku perintahkan kau untuk menjalankan misi membunuh keluarga Bluezer. Masuklah kedalam kastil Whiteblue dan jatuhkan bungkusan serbuk beracun itu kedalam sumber air mereka."
Mendengar perintah itu saya merasa marah dan mencoba untuk memberontak namun dia menggunakan sengatan listrik untuk menaklukkan saya, akhirnya saya terpaksa untuk melakukannya.
Saya pergi ke kastil Whiteblue atas perintah pak tua itu namun saya tidak menyentuh sumber air keluarga Bluezer dan saya membiarkan diri saya pulang tanpa menyelesaikan misi.
Pak tua itu kemudian marah melihat saya tidak mengambil misinya. Saya pun dihukum cambuk bahkan saya tidak diberi jatah makan selama sebulan, lebih baik saya yang menderita demi keselamatan keluarga Bluezer apalagi mereka sudah pernah membantu saya melewati masa-masa sulit.
Hukuman yang saya terima ternyata tidak berhenti sampai disitu, setelah satu bulan menjalani hukuman cambuk saya pun harus menerima eksekusi mati. Namun berkat kekuatan baru yang saya miliki akhirnya saya berhasil selamat dari eksekusi tersebut, saya kemudian melarikan diri dari wilayah klan Redfire dan menjauh dari mereka.
Berbulan-bulan saya melarikan diri dari klan Redfire dan bersembunyi di hutan Vedernight sekarang saya malah melihat peperangan besar antara klan Redfire dan klan Blue di tempat persembunyian saya. Saya saat itu bergegas mencari tuan muda namun tuan muda Agra sudah ditahan oleh pasukan Redfire. Sedangkan tuan Agruero dan nyonya Kai beserta klan Blue lainnya telah tewas.
Sangat miris melihat nasib klan Blue sedang diambang kehancuran apalagi tuan muda masih ditahan oleh pasukan musuh. Saya kemudian menuju ke kastil Redfire Clan barangkali saya menemukan tuan muda. Setelah menelusuri beberapa jam saya akhirnya menemukan tuan muda ditahan di penjara bawah tanah.
Disitulah saya bersyukur melihat tuan muda masih sehat dan tumbuh besar. Dia sudah terlihat dewasa dan saat itulah awal saya bertemu kembali dengan tuan muda hingga pada akhirnya sekarang saya mampu kembali ke wujud manusia berkat tuan muda.
__ADS_1