The Perfect Cupu

The Perfect Cupu
Part 18


__ADS_3

*****


"Sitiiii, lu tau nggak?" teriak Ditto dari belakang


Serasa tak tahu apa apa aku hanya menjawav dengan menaikkan pundakku sambil menggelengkan kepalaku.


"Lu itu menjadi siswa trending topic di sekolah ini" ujar Ditto sambil terengah engah


"Oh ya?," ucapku


"Ya elah Sit, nggak usah sok polos deh" ujar Ditto


"Eh dit temenin saya yuh" ucapku


"Kemana?" ujar Ditto


"Ke perpus, saya cuman mau nyari bahan buat olimpiade sebentar lagi" ujarku sambil melangkahkan kakiku


"Siap Sit, gue akan slalu menemani kamu dimanapun kamu berada" ucap Ditto dengan sigap.


Kepalaku menggeleng melihat tingkah aneh dari Ditto. Kemudian kami berjalan bersama di langkah kaki yang bersahutan antara aku dan Ditto.


"Dit, aku boleh nanya ngga?" ucapku dengan muka polos di tengah perjalanan


"Tanya aja kali, nggak usah izin dulu" ujar Ditto


"Dit, kamu kenapa sih mau berteman dengan orang sepertiku?" Ucapku dengan berhati hati


"Siti harus berapa kali gue bilang sama lu sih?, gue berteman nggak memandang kasta, gue tau lu sit, sebenarnya lu itu orangnya baik" ucap Ditto yang memberhentikan langkah


"Makasih Dit, kamu sudah baik sama saya" ucapku


"Sit, gue mohon lu jangan tanya lagi" Ucap Ditto memohon


"Iya dit, maaf" ujarku


"Lupakanlah Sit" ujar Ditto

__ADS_1


Kami melanjutkan perjalanan kami menuju ke perpustakaan dan tak ku duga saat aku memasuki ruan perpustakaan mataku tertuju pada salah satu sosok yang sedang duduk terdiam membaca buku.


"Siti, bukannya iti kak Brayn ya?" ucap Ditto sambil menepuk nepuk pundakku


"Iya yah, emang dia udah sembuh?" sahutku


"Ahh emang gue pikirin, mending lu cepetan cari bahan buat olimpiade kamu nanti keburu masuk" ucap Ditto yang tak memperdulikan gerak gerik kak Baryn


Berbeda denganku arah pikiranku teetuju dan terfokus pada kak Brayn dan aku tidak terlalu memperhatikan ucapan dari Ditto.


"Woyyy, Sit" Ucap Ditto yang mengarahkan telapak tangannya ke atas ke bawah di wajahku


"Eh dit, apaan sih" ucapku


"Lu suka sama kak Brayn?" sahut Ditto


"Ihh siapa bilang" ucapku


"Hayooo nggak usah bohong..!" sahut Ditto


"Dittoo..." sahutku menutupi malu


"Ihhh Ditto..." sahutku menutupi malu


Di sisi lain ternyata jeberadaanku dengan Ditto telah di amati oleh kak Brayn dari posisi dia membaca.


"Ehh dit, kamu ngerasa kalo dinperhatiin sama kak Brayn?" ujarku sambil melirik ke arah kak Brayn


"Ahh biasa aja sit" ucap Ditto


"Hmmm" gumamku


Aku kemudian bergegas untuk mencari buku buku yang aku perlukan pada saat olimpiade nanti. Aku melewati lorong demi lorong rak buku kemudian aku memilih milih dan membaca singkat buku tersebut. Di lorong buku yang lain aku merasa ada seseorang yang sedang memperhatikanku, yah siapa lagi kalo bukan kak Brayn. Namun aku bersikap pura pura tak mengetahuinya.


Aku terus mencari buku buku yang aku temukan sampai sampai aku bertemu pada satu titik sudut mata sesorang dan ternyata setelah aku menatapnya dengan jelas itu merupakan mata dari kak Brayn. Tubuhku mendadak kaku, rasanya campur aduk nggak karuan.


"Woy, lama banget" teriak Ditto menepuk pundakku, yang membuatku sontak terkejut

__ADS_1


Aku mengalihkan pandanganku menuju ditto dan melupakan satu titik temu antara tatapanku dengan kak Brayn.


"Ditto, jangan bikin aku terkejut" ucapku merasa kesal


"Habisnya lu lama banget, dasar perempuan" sahut ditto


"Siti...." ujar suara yang tiba tiba datang


Padanganku dan Ditto kemudian berpindah menuju ke sumber suara yang ternyata kak Brayn


"Kenapa kak?" ucapku


"Nanti habis pulang sekolah gue tunggu lu di gerbang" ujar kak Brayn sebelum pergi meninggalkan aku dan ditto


"Iy....a kak" ujarku sebelum kak Brayn pergi


"Noh anak kenapa sit?, lu pasti habis pelet tuh anak kan??" ucap ditto dengan menunjuk tangannya ke arahku


"Ihhh, ngapain juga aku ngepelet tuh orang" ujarku


"Lah terus kalo nggak, dia kok bisa baik sama lu sih?, aneh" ucap Ditto bertanya tanya


"Kesambet kali" sahutku


Aku bergegas kembali ke kelas saat aku ngerasa buku yang aku pinjam sudah cukup


Di satu titik pertemuan antara aku dan kamu


Biasmu adalah anganku


Dan kasihmu adalah cintaku


Mungkin pada saat ini kamu masih belum milikku


Tapi doaku semoga kamu tetap menjadi milikku


Jangan lupa like dan koment

__ADS_1


Follow akun author juga ya


Love you....


__ADS_2