The Perfect Cupu

The Perfect Cupu
Part 24


__ADS_3

Kali ini aku sudah berada di negeri dimana aku merasa sangat nyaman tanpa beban sebelumnya. Namun kali inu berbeda aku datang dengan penuh beban tidak seperti dulu.


********


Aku memaski kamar operasa untuk pertama kalinya. Berharap akan ada keajaiban di mataku yang buta ini. Aku mengehelaikan nafasku sebelum aku terbius oleh obat yang membiusku.


Tak mengerti telah beberapa jam aku tertidur dan terbius oleh obat itu, namun kali ini aku telah terbangun dan seakan akan aku sudah pergi dari kamar operasi itu.


"Baby, are you sure?" ucap seseorang yang masih samar samar di telingaku


"Yes i am sure" sahutku tanpa basa basi


"How are you?" sahut suara itu yang merupakan suara momy


"I am fine," sahutku kembali


Tok tok tok...


Suara ketukan pintu dari luar kamar


"Well, Catlyn, this time you have to hope that the operation will be successful" ujar dari seorang dokter yang tiba tiba datang


Mataku masih terbalut dengan perban yang cukup rapi.


"Hmmm, i hope that the operation will be succesful" sahutku setelah tak sabar mengetahui kabar gembira ini

__ADS_1


Dokter perlahan membuka balutan perban yang mengelilingi kepalaku dan menutupi kedua mataku. Perasaanku semakin tak karuan ingin cepat cepat melihat dunia lagi seperti dulu.


Kapas dua yang menempel di kedua mataku di buka secara perlahan lahan oleh dokter itu. Dann semua tahap telah selesai hanya tinggal aku membuka mataku dan berharap bisa melihat seperti dulu.


"now you try to open your eyes slowly" ujar doker itu


Aku memulai untuk mencoba membuka mataku secara perlahan lahan dan hasilnya yahhh seperti yang ku duga.


Awalnya aku melihat mereka masih terlihat samar samar, namun setelah hitungan beberapa detik aku bisa melihat dunia ini dengan sempurna.


"Momy, Kak Raka, Dady" sahutku sumringah dan sangat senang


Mereka bertia memelukku seketika karna aku kembali tersenyum lagi melihat kondisiku yang sekarang ini


"Uhhh, kesayangan kakak udah bisa ngelihat lagi, jadi jangan nangis mulu" ledek Kak Raka


"Thanks dok" sahutku


Aku memeluk kak Raka seketika dengan pelukan hangatku.


"Raka, jaga adikmu ya nanti Catlyn sudah boleh pulang dan sayangnya dady ada acara dengan momy ke luar negeri jadi kalian baik baik di Indonesia ya" ujar Dady


"Kerja aja terus tanpa ada waktu buat gue" sahutku berdecak kesal


"Baby, maka dari itu sayang karna dady sayang sama kamu jadi Dady harus pergi" ujar Dady sambil mengelus elus rambutku

__ADS_1


"Maafin Momy ya baby" sahut Momy


"Okey, gue yang ngalah" sahutku dengan terpaksa


"Terus saja sana kerja ngga usah perduliin gue. Mau gue matipun kalian ngga bakalkan peduli sama gue. kalian cuman perduliim dunia kerja kalian sendiri. mom dad, kenapa harus lahirkan Catlyn kalau kalian tidak pernah menginginkan Catlyn ada? "


"Sayang, momy dan dady sayang kok sama Catlyn, kamukan tau sendiri kerja mom and dad kayak gimana. Maafin momy and dady yaaa sayang.. momy and dady gini buat kamu"


"Sudahlah.. sana pergi biar gue jaga diri sendiri tanpa perlu kalian ketahui"


"Maafin kami ya sayang"


Terimakasih Tuhan


Aku bersyukur atas apa yang Engkau berikan padaku kali ini


Engkau telah menjawab doa permohonanku


Aku sangat sangat bersyukur pada dirimu Tuhan


Gimana gays ceritanya?


Budayakan vote dan juga follow


Thanks buat support ya

__ADS_1


Love you..,


__ADS_2