The Perfect Cupu

The Perfect Cupu
Part 45


__ADS_3

Aku membaringkan tubuhku diatas kasur kesayanganku. Aku memulai membuka ponselku yang mati seharian. Termasuk data internetnya aku hidupkan. Satu persatu pesan di whatsapp masuk. Bunyi kluntang klunting terus bersaut sautan. Satu persatu pesan aku baca dari bawah. Ternyata tak ku sangka. Reynan meninggalkan beberapa pesan yang belum pernah aku baca sebelumnya.


Reynan


Haii Alyn..


Hai Cupu...


Hallooo?? Semangatt ngejalanin hari harimu, tetap tersenyum di mata yang terpancar jelas dari sudut pelipis matamu :)


Selamattt atas donor mata buat loo, cieee... Sekarang udah bisa lihat dunia lagi deh, hohohoho :v


Alynn.. Gua ngga ingin lo nangis lagi, gua ngga ingin lo bermuka murung terus, gara gara dunia lo yang gelap. Sebanarnya disini dunia gua juga gelap. Gua ngelihat langit gelap tak berawan, bintangpun tak satupun menampakkan dirinya, dan mungkin bulan tidak muncul karna ia sedang bersembunyi. Lynn.. Seandainya lo tahu bahwa didunia yang berwarna dan didunia gelap loo itu sama mungkin jika lo tahu pasti lo tak selalu berharap ingin melihat dunia ini kembali. Lyn.. Hari hari lo masih panjang, Kak Raka masih butuh putri kecilnya dan Brayn, dia masih butuh lo untuk menopang hidupnya. Hadirnya gua tak sepantas dan tak seberapa pentingnya hadirnya lo dikehidupan mereka. Lo tahu sendiri dari kecil mamah dan papah gua ngga pernah menganggap gua ada. Lynn.. Gua sayang sama lo, dan yang perlu lo ketahui sebenarnya lo itu orang yang aku prioritaskan selama ini dan lo adalah salah satunya orang yang aku cintai sampai detik ini. Terimakasih Lyn.. Lo sudah banyak ngerubah hidup gua, menyadarkan gua, dan mungkin masih banyak lagi beberapa cerita yang tak pernah usai...


Catlyn.. Meskipun kini kamu tidaklah menjadi pribadi yang sempurna, namun menurutku kamu tegap yang teristimewa, kamu adalah salah satu prioritas yang aku utamakan didunia ini setelah mamahku.. Kamu tau? Setiap kali malam datang, di atad kasur aku selalu bercerita dengan mamah yang senantiada menjadi pendengar setiaku tentang kelucuan kamu di setiap harinya. Bahkan sampai detik ini aku masih ingin membuatmu tertawa lepas meskipun aku sudah tidak bisa lagi hadir menemanimu.. Alyn, berjanjilah padaku, tertawalah disetiap kali kamu menangis, jangan sakiti mataku hanya karna tangisanmu, kamu perempuan yang kuat... Love you Alynnn..


Lagi lagi air mataku mampu mengubah segalanya. Mungkin ia tahu betapa baiknya seorang pemiliknya. Nafasku seakan sesak seketika saat membaca bait demi bait pesan yang bertuliskan nama Reynan. Berulangkali aku mencoba menghapus beberapa air mata yang berhasi lolos, namun nyatanya semua itu tidak akan pernah berakhir. Aku membuang ponselku jauh jauh dari pandanganku, sebab ku tahu yang ku temui dari layar ponsel tersebut hanyalah Reynan. Mulai dari gallery foto yang terpenuhi oleh aibku dan aibnya. Background wa dan line yang terpampang jelas terdapat fotoku dan fotonya yang sedang berbahagia. Tak lupa nama kontak yang selama ini aku sematkan.


*****


"Alyn, kakak boleh masuk?" ujar kak Raka mengetuk pintu


"Masuk aja" sahutku sambil mengusap bagian yang telah berhasil terlewati oleh air mata.

__ADS_1


"Kamu kenapa?" kata kak Raka berusaha duduk di sampingku


"Gua ngga papa!"


"Jangan bohong, tuh mata lo yang sembam terlihat jelas banget" ucap kak Raka seraya nenatapkan matanya jelas jelas ke wajahku


"Ishhh, kak Raka apa apaaan sih" sahutku mengalihkan pandangan


"Lo mau ikut gua ngga?" ucap kak Raka membuatku membalikkan pandangan


"Kemana?" sahutku


"Nahkan, lo habis nangis" sindir kak Raka


****


"Bi..." teriakku sekencang kencangnya


"Iya non gimana?"


"Gua nanti mau pulang malem, kalo ditanya sama Raka bilang aja kalo gua ke kantor!" pintaku pada bi Ani


"Iya non baik"

__ADS_1


Aku melangkah keluar rumah. Menaiki salah satu mobil yang terjajar rapi di garasi rumah bak istana ini.


*****


"Kak alyn... Gua boleh minta foto sama lo?" ucap salah satu adek kelas yang terlihat sangat cupu


"Oh boleh" ujarku sambil menamati gerak gerik darinya


Dia cukup cupu tapi dia memiliki kecerdasan yang tinggi buktinya dia masih mau menjalin keakraban ke orang lain yang menurutku lebih tinggi tahtanya dibandingkan dia.


"Kak Alyn.. Boleh ngga saya jadi teman kakak?"


Bola mataku lantas berputar searah jarum jam 360° lebih sempurna. Tenggorokanku yang masih menelan ludah saat ini tiba tiba terhenti seketika.


"Lo yakin mau temenan sama gua?" tanyaku kepadanya


"Iya kak aku yakin malah yakin banget, aku tahu kok kakak itu orangnya baik" ujar si cupu itu dengan nada yang sangat lantang


"Kak alyn, aku mohon kakak mau nerima sebab aku mau buktikan sama mereka kalo aku juga bisa berteman sama kak alyn"


"Tentu saja boleh, kamu itu cantik dan jangan pernah dengerin kata temen temen kamu. Kamu itu punya banyak kelebihan yang tersimpan dihati kamu" ucapku sambil tersenyum hangat.


Untuk siapapun yang rela berjuang mati matian, bersabarlah. Tuhan sedang merencanakan sesuatu diluar nalar dugaanmu.

__ADS_1


Selamat membaca :)


__ADS_2