This Is Me

This Is Me
Part 7


__ADS_3

Saat Al berserta kedua sohipnya memasuki gerbang kampus dan kali ini atau mulai dari sekarang Al berjanji bahwa ia tidak akan terlambat lagi.setidaknya ada sedikit kemajuan mengejar belahan hatinya.


Lorong-lorong kampus dihiasi sedemikian rupa untuk menarik minat para junior yang telah bergabung dikampus itu.beberapa hiasan yang dipadu dengan seragam kebanggaannya masing masing membuat orang bersemangat.


"Ayo dek.....pilih club kami,silahkan kalian isi formulirnya."Dari club tari


"Pilih club kami aja dek enak bisa belajar bagaimana caranya memanah dengan benar."Dari club panahan.


"Mari dek belajar dengan club kami."Dan masih banyak lagi yang menawarkan club mereka.


Setiap club menunjukan bakatnya masing-masing.ada dengan cara dengan menampilkannya dengan menari,menyanyi bahkan membuat lelucon.ketika sohip itu bahkan sampai bingung mau memilih yang mana.


"Al,kamu ingin masuk di club mana?"Sinta dan juga Farel bertanya kepada Alana yang sedari tadi celingak-celinguk.


"Jelas aku milih Taekwondo lah,tapi dimna letak pendaftarannya clubnya."


"Kamu beneran mau masuk club Taekwondo Al?."Sinta menghentikan Alana yg akan pergi.


"Ya mau gimna lagi sin,kan aku bisanya cuma club itu dan kalau aku tidak ikut club manapun pak Jo yang sangat menyayangiku itu."Dengan nada menyindir."Malah akan tambah menyayangiku kan jadi repot nantinya."


"Bagaimana kalau kamu ikut club yang berkaitan dengan perempuan kayak tari gitu."Farel ikut angkat suara.


"Gila kamu ya rel,aku kan nggak bisa kayak gituan tau.udah-udah aku mau nyari tempat pendaftarannya dulu dan kalian kalau udah nemu bilang aku ya by."Al pergi meninggalkan kedua sohipnya mencari letak pendaftarnnya.


"Ayo dek ikut club Taekwondo kami."


Akhirnya dapet juga club yang dicara oleh Al.Al segera menghampiri club itu dan mendaftar.


"Dek mau daftar ke club kami."Seorang lelaki dengan baju Taekwondo menyodorkan formulir kepada Al."Ehhh...kamukan junior yang dilapangan basket itukan,yang ngasih roti dan juga air minum?"


Al sedikir memincingkan matanya untuk mengingat.lelaki ini adalah sahabat Leon yang menyaksikan secara langsung kejadian diantara mereka.


"Hemmm...iya kak."


"Wah kebetulan sekali kita bertemu,aku belum sempat berterimakasih pada kamu."


"Tidak papa kok kak."


"Oh ya apa kamu berminat masuk ke club taekwondo kami?."


"Emm.."Al menganggukan kepalanya bersemangat.

__ADS_1


"Bagus kalau begitu,ini isi formulirnya dan juga nanti pulang kuliah kita kumpul dikelas taekwondo oke."


"Baiklah...oh ya kak aku mau nanya.kak Leon ikut club mana aja?"Al sedikit mendekat kearah lelaki itu.


"Apa kamu tidak ingin berkenalan dengan ku terlebih dahulu,aku ini adalah senior club taekwondo mu tau."dengan nada menggoda.


"Ehhhh...maaf kaka namaku Alana Putri Rosealina D,kakak bisa panggil aku Al."Al menyodorkan tangan dan dibalas lelaki itu.


"Hahha aku hanya bercanda,aku Andrian salam kenal."


"Baiklah sekarang kan kita sudah kenal,kak tolong beritahu aku kak Leon itu masuk club mana saja."


"Apa semua harus aku sebutian atau hanya favoritnya saja?"


"Terserah saja kak."


"Oke,club favorit Leon itu basket,renang,band dan atletik kalau sampingannya ith berkuda sama panahan."


Al tercengang dan membuka mulutnya lebar.Leon mengikuti club banyak sekali bagaimana caranya dia membagi kegiatan-kegiatan tersebut.Andrian segera menutup mulut Al pelan.


"Awas lalat bisa masuk."


"Emmm....dia sangat aktif bahkan dia bisa memenangkan semua club itu."


"Wahh...tidak salah aku menyukai kak Leon."Al berbinar dengan senang.


"Kalau begitu makasih atas infonya ya kak,formulirnya aku bawa dulu by."Al pergi mencari teman-temannya dengan riang.


"Ckck...imut sekali dia."kata Andrian sambil melanjutkan aktifitasnya.


Al pergi sambil melihat lihat beberapa club yang cukup menarik baginya.Sebenarnya Al tidak tertarik denga club manapun kecualu taekwondo ini hanya sekedar untuk menghibut diri.Saat Al melijat Fashion show Al tidak sengaja menambrka seseorang.


"Maaf..maaf."


"Woi..kalau jalan itu liat liat dong."teriaknya dengan mendorong bahu Al.


"Santai dong,akukan sudah mint maaf."Al tidak terima dan balas mendorongnya.


"Owwhh sipenggodo nihh..apa sekarang mata kamu sudah tidak kamu pakai hemm..."Ya dia adalah musuh bubuyutan Al dari Smp entahlah tuhan tidak memihak Al.dia harus masuk ditahun yg sama serta jurusan yg sama dengan musuhnya ini.


"Terus yang ada dikepalaku ini apa hah?"Al menunjuk matanya sendiri."Ini matakan,kamu tidak rabunkan,jelas jelas ada dua mata disini dan kamu bilang aku tidak memakainya.Haisss....emang yang aneh itu siti."

__ADS_1


Al nyengir dan segera meninggalkan musuhnya dan juga para anak buahnya,tetapi belum sempat tiga langkah Al dihadang oleh kedua anak buah Laura ya namanya Laura cantikan tapi kelakuannya beda dari namanya.


"Mau apa kalian hem."


"Jangan banyak tanya,ayo bawa kebelakang sekolha."


Al tidak memberontak dan mengikuti orang itu dwngan gampang.Al diseret menuju lokasi belakang sekolah yg memang cukup sepi.Al tidaj akan taky dengan apa yg akan terjadi,ia sudah lelah merasa takut selama ini.


Setelag samapai Al dihempaskan ketanah begitu saja oleh kedua anak buah Laura.Al berdiri dengan perlahan sambil menepuk tangan untum memebersihkan tanah yg menempel.


Aku denger kamu dulu sempet deket dengan kak Leon."Laura melipat kedua tangan kedada besar miliknya.


"Terus."


"Jangan sombong ya kamu Al,kak Leon itu tidak suka tipe cewek yg kayak kamu.udah enggak pinter,berdada kecil lagi."


Dengan tidak sadar Al menunduk untuk melihat dadanya,memang sih dadanya tidak sebesar Laura tetapi dadanya standar kok.belum tentu Leon suka berdada besar,tetapi kebnyakan lelaki memang menyukai dada besar.bagaimana kalau Leon suka yg semangka daripada jeruk.


"Kak Leon tidak menyukai orang yg sok cantik sepertimu."Al melirik dari atas sampai bawah tubuh Laura dengan jijik.


"Berani-beraninya kamu...hajar dia."perintah Laura dituruti anak buahnya.


Mereka berdua maju bersama,sedangkan Al menarik senyum masam menanggapi.salah satunya ingin menendang Al tetapi segera ia cengkram dan menendang salah stu kaki yg tidak terpakai sampai membuatnya jatuh.yang lain tidak terima segera memukuli wajah Al dgn cepat Al menghindar.sebenarnya Al dan Laura yang paling cantik Al tetapi karena ia tidak mementingkan gaya pakaian ia tidak pernah memperhatikannya.


Setelah menghindar Al menarik tangan itu dan membanting tubuh orang lain ketanah dengan gampang kedua anak buah Laura merasa sakit dan tidak kuat untuk melawan.


"Bagaimana...hemm..ingin lagi."Al merasa puas.


Tetapi tiba-tiba seseorang memukulnya dengn sebuah kayu dari belakang.Al merasa sangat skit,walaupun ia pintar berekelahi tetapi tubuhnya hanyalah tubuh seorang gadis yang halus,ia bahkan mengingingkan tubuh yg sangat kuat.


"A...pa..ya..yang kamu la..kukan."mata Al sedikit kabur.


"A...Al...akuuu."


Entah dunia menjadi gelap dan Al tidak sadar.Al perlahan jatuh ketanah karena tidak kuat menahan nya.tetapi belum sempat ia terjatuh tangan yang kokoh menangkapnya.


TBC🐢


Hai..hai jangan lupa vote and coment oke👍


Maaf bila banyak typo karna ngetik nya juga pake hp hehe....

__ADS_1


__ADS_2