This Is Me

This Is Me
Part 8


__ADS_3

Seorang gadis kecil meneteskan airmatanya karena melihat ibunya disiksa sedemikian rupa.ia sangat menyesal tidak bisa melakukan apapun untuk ibunya.Dia hanya bisa berteriak meminta pemgampunan denga berlinang air mata.


Pukulan demi pukulan selalu diterima ibunya dengan sangat keras.setiap orang itu menendang.memukul ataupun mendorongnya ketanah.hati anak itu nyeri dan berantakan akan kah itu berhenti.......


MAMA....


Al terbangun dengan rasa nyeri dibagian belakang punggungnya.ia meringis sakit dan perlahan menyentuh tulang belikatnya.ingatab terakhir melintas dibenaknya.


Huh....sungguh cemen,beraninya main belakang.Tiga lawan satu saja sudah kalah coba satu lawan satu,bahkan jika negara ini bukan negara hukum...aku sudah akan mencingcangmu dengan bebwrapa bagian dan melemparmu kesungai....er terlalu berlebihankah?Tidak itu sudah cukup untuk wanita penggoda...


"Apa kamu sudah selesai memikirkan cara balas dendam."Al menoleh kesamping dengan kaget mendengar seseorang berbicara.


"Ehh..."ternyata dia tidak sendiri disana.Dan juga kenapa dia bisa tau isi dari pikiran Al."kak Leon kenapa kakak ada disini?dan dimana ini?"Sebenarnya Al sudah tau kalau sekarang dia berada di uks tetapi merasa canggung akhirnya keluarlah pertanyaan yg tidak masuk akal.


Tetapi Leon hanya diam dan tidak mengucapkan apapun lagi.Al sudah terbiasa menghadapi Leon yg hemat bicara seperti ini.dan saat menghadapi keheningan lagi seseorang memasuki ruangan yg pastinya dokter uks itu lebih tepatnya ia termasuk jurusan kedokteran kampus itu sama seperti Leon.


"Halo Al,apakah ada yg tidak nyaman."


Dokter itu menghampiri Al dan juga Leon dengan senyum diwajahnya dan Al langsung melihatnya.setelah Al lulus SMA Al belum pernah melihatnya dan sekarang ia bertemu dengannya bahkan Al tak sadar kalau dia kuliah disini.


"Kak Raras...."


Kini kenangan masa kecilnya kembali terlintas dibenaknya.mereka bertiga.Alana,Raras dan juga Leon adalah teman masa kecil.Raras yg merupakan anak dari kakak Valdo yaitu ayah dari Al itu adalah teman sekaligus kakak Al.


Mereka bertiga selalu bersama,bermain bersama antara suka dan duka juga bersama.pernah waktu itu mereka bertiga bermain ditaman belangkang rumah nenek,disana mereka bermain pasir dengan imajinasi masing-masing membuat sebuah kue pasir.Leon yg dulu sangat jahil itu terus saja menggoda Al sampai-sampai ia nangis.dengan jengkel Raras yang umurnya lebih muda satu tahun dari Leon itu marah marah karena Leon menjahili Al.dengan menyesal sebagai permintaan maaf Leon memberikan semua mainannya kepada Al.


Dengan tidak sadar Al meneskan air matanya,mengenang masalalu yang begitu indah.Masa Lalu yg telah dilupakan oleh Leon.kapan Leon akan mengingat masa indah itu.


"Kak Raras...Al kangen.."Al memeluk Raras dengan cepat sampai ia merasakan nyeri lagi dibagian belakang tubuhnya."aduhh...."


"Astaga Al,lihatlah....kamu masih sakit kenapa ada acara peluk pelukan segala."lain dengan ucapannya Raras yg ikut memeluk Al dengan menyalurkan rasa rindunya.


"Hiks...Kakak Al sangat merindukan Kakak...hiks kenapa aku tidak tau kalau kakak kuliah disini."


"Udah jngan nagis.."Al mengusap air mata Al dengan sàyang."mungkin karena kamu kurang update kali padahal akukan sangat populer dikampus ini iyakan Leon??"


Raras menoleh kebelakanh dan diikuti oleh Al.Bahkan Al sempat melupakan kalau Leon ada disana dan segera Al mengusap air matanya.Leon hanya diam menyaksikan interaksi didepannya.Tidak menjawab pertanyaan raras.Al berfikir apakan Raras tidak tau kalau Leon hilng ingatan."


Dengan perlahan Al mendekat kearah Raras dan berbisik"Kak Ras,kak Leon sedang lupa ingatan...bahkan Al yang imuet ini telah dilupakan olehnya...kan Al jadi sedih jadinya..."


"Hahahah...."belum sempat Al menyelesaikan kalimatnya,Raras sudah tertawa dengan kencang."iya...Kakak sudah tau kok Alana yabg imuet haha...."


Duhh kurang update lagi nih...


"Baiklah,apakah ada keluhan Al sayang?"

__ADS_1


"Ehem...hanya sedikit nyeri kok kak."


"Oke....aku sudah memeriksanya dan cideramu tidak terlalu berlebihan hanya sedikit karena syok dan luka luar kamu hanay butuh satu minggu untuk sembuh jaga kesehatan oke!!"


"Emmm.."Al mengangguk dgn mengerti.


"Dan Leon antara Al terlebih dahulu."


Walaupun Raras lebih mudq daripada Leon ia selalu memanggil Leon tidak pake embel-embel kakak atau sebagainya bahkan kalau dilihat lihat Raras lebih cocok menjadi kakak mereka daripada adik.selalu memberi ceramah dan perintah.


Leon langsung pergi menuju parkiran tanpa mengucapkan satu katapun untung saja ada kak Raras yang membantu coba kalau tidak,ia akan berjalan seorang diri walaupun Al ngesot sekalian Leon pasti tidak akan membantunya.


Saat sampai Al diposisikan duduk didepan sebelah Leon yang sudah siap.Raras mengucapkan beberapa ceramah lagi dan perintah untuk menjaga diri.setelah mobil berjalan menuju rumah Al,Al seperti lupa akan sesuatu.


Nah...si dou sohipnya yang kelupaan.Al mencoba untuk merogoh tas yg ada dibawahnya tetapi nyerinya terasa.Leon yg meliriknya tau kalau Al pasti ingin mengambil hpnya,peka dia tuh....


Leon langsung mengambil alih dan mengambil untul Al tanpa melihat.


"Makasih kak.."karna tidak ada jawaban Al mengankat bahu dan melihat Hpnya.


Si kecil Alana.


Guys...maap nih aku pulang duluan😥


Istrinya Sehun.


S kecil Alana.


Alhamdullilah..enggak kok Sinta sayang cuma luka luar aja ini aku pulang dianter ama calon suami.😄


Istrinya Sehun.


Iya...oh ya Al kamu tau kalau yg nolongin plus anter kamu itu kak Leon.


Si kecil Alana.


Benarkah.. jadi aku digendong ama kak Leon gitu...beneran?jangan boong sin gak lucu.


Istrinya Sehun.


Astaga...beneran Al kenapa aku boong coba...pas itu kak Leon kan jadi senior club basket lah dia mau ngambil bola basket yg ada digudang belakang sekolah.pas kak Leon mau ngambil dia liat kamu berantem ama Laura dan kucingnya,kak Leon liat Laura mukul kamu dan karena dia telat yaa kamunya udah kena pukul.Dan lebih terkejutnya Kak Leon kayak superhero dan langsung nangkep kamu dari belakang gitu...


Si kecil Alana.


Ahhhh...beneran kamu sin...kagak boong kan dan kenapa kamu tau?.

__ADS_1


Istrinya Sehun.


Idihh..kagak percayaan nih bocah,kita tu ikut kak Leon kebelakang lebih tepatnya Farel ikut club basket dia mau bantu kak Leon.


Si kecil Alana.


Wah....emang calon imam akoh ini😘..mana si Farel?...


Istrinya Sehun.


Entah katanya sih ada keperluan mendesak.


Si kecil Alana.


He sin..gimana Laura ama kucing-kucingnya?


Istrinya Sehun.


Owh tenang aja dia udah dapet karma,stelah kamu dianter ke uks,dosen penyayang kamu yaitu pa Jo langsung memberinya skrors tiga minggu jadi kamu udah bebas darinya tiga minggu.


Si kecil Alana.


Yauda...makasih ya infonya kalau gitu udahan ya by😘.


Istrinya Sehun.


Okeee...by gwa beb😘


Al memasukan Hpnya didalam saku bajunya.dengan jantung yang berdetak bahkan saat membaca pesan dari Sinta yang mengatakan kalau Leon menolongnya itu sudah berdetak kaya drum mau jebol.


Al menatap wajah Leon dengan mata berbinar.Tambah cinta dia sama Leon.emang baginya Leon adalah calon imam yg hampir sempurna untuknya karna didunia ini tak ada manusia yg sempurna jadi ya itu Leon yang sempurna bagi Al.


Leon hanya mrlirik Al dari samping.entah setelah melihat benda gepeng setannya Al tambah aneh bagi Leon,senyum-senyum sendiri kayak orang gila.


"Usap air liurmu."


"Ehh."Al langsung mengusap air liurnya yang hampir keluar untung aja itu hampir coba kalau udah keluar malu banget dianya.


"Kak Leon makasih ya...."


Leon hanya melirik tanpa membalas.


TBC🐢


VOTE AND COMENT YA GUYS😙

__ADS_1


__ADS_2