Time Travel Qin Hao Yan

Time Travel Qin Hao Yan
BAB 9


__ADS_3

“Baiklah! Pemenang dari pertandingan pertama ini dimenangkan oleh qin hao yan! Selamat, kau benar benar memenangkan pertandingan sesuai dugaan.” Ucap kaisar long ling juan


“Ah, kaisa terlalu memuji, aku hanya beruntung karena beberapa burung dan kupu kupu mungkin mengelilingiku hingga memukai kalian, jadi aku menang, jika itu tidak terjadi mungkin orang lain yang menang.” Ucap qin hao yan pada kaisar long ling juan


Kaisar long ling juan terkekeh kecil kemudian memberikan hadiahnya pada qin hao yan kemudian ke tempat pertandingan selanjutnya


Di tempat pertandingan kedua adalah di taman, semua peserta dapat memilih antara melukis pemandangan dan kaligrafi


Qin hao yan karena tidak ingin susah-susah melukis ia memilih kaligrafi


Semua peserta terlihat bingung dengan pemikiran qin hao yan yang berbeda dari wanita pada umumnya


Begitupun dengan Bai ding luo yang juga penasaran dengan isi pikiran qin hao yan.


“Bagaimana bisa kau memilih kaligrafi? Padahal semua peserta memilih melukis pemandangan.” Tanya bai ding luo pada qin hao yan


“Aku malas melukis jadi memilih kaligrafi, memang apa bedanya jika beda pendapat?” Ucap qin hao yan pada bai ding luo


“Tapi perbedaan pilihan itu…” Ucap bai ding luo


“Memang berbeda tapi kemahiran lebih penting, mungkin dia mahir dalam hal kaligrafi tapi memilih untuk melukis pemandangan untuk membuat orang orang memujinya.” Ucap qin hao yan


“Dengan berusaha keras melukis pemandangan yang tidak dikuasai dapat menjatuhkan diri sendiri secara otomatis, itu artinya memaksakan diri atau kehendak.” Ucap qin hao yan pada bai ding luo


Bai ding luo kini mengerti dan tidak menggangu persiapan qin hao yan lagi


Beberapa saat kemudian giliran qin hao yan untuk menampilkan kaligrafinya tapi tidak ada satupun alat kaligrafi


“Permisi yang mulia, apakah tidak ada alat kaligrafi yang dapat digunakan?” Tanya qin hao yan pada kaisar long ling juan


“Aku rasa aku baru saja menarub beberapa alat untuk kaligrafi…” Ucap kaisar long ling juan

__ADS_1


Qin hao yan diam sejenak dan memikirkan solusinya dengan cepat


Sedangkan wanita wanita yang membenci qin hao yan tertawa terbahak bahak bersama sama


“Ah! Aku tahu! Kalian berdua tolong ambilkan aku baskom dan isi dengan tinta yang banyak kalau perlu hingga setengah baskom, ambilkan juga kertas yang sangat lebar dan panjang.” Ucap qin hao yan pads kedua pengawal yang ada di samping kaisar long ling juan


Kaisar long ling juan juan mengizinkan dsn kedua pengawal tersebut segera mengambil apa yang qin hao yan inginkan


Beberapa menit kemudian sebuah kertas dengan ukuran jumbo terlihat dibawa pulang oleh satu pengawal dan baskom yang berisi penuh dengan tinta di angkat oleh dua pengawal


Kedua bahan tersebut di taruh di hadapan qin hao yan


Qin hao yan mengambil kertas jumbo tersebut dan membukanya kemudian menyebarnya ke segala arah hingga semua tanah yang ia injak tertutupi dengan kertas tersebut


Setelahnya ia membuka sepatunya kemudian mencelupkan kedua kalinya di baskom yang penuh tinta kemudian menaiki kertas tersebut lalu perlahan bergerak kesana kemari seperti sedang menari dan latihan bertarung


Hal tersebut membuat semua orang yang memperhatikan terkejut


“Bagus…Sangat bagus! Pertandingan kedua dimenangkan oleh qin hao yan!” Ucap kaisar long ling juan dengan kagum pada qin hao yan


“Baiklah, babak keduanya sederhana, kalian hanya perlu menjawab pertanyaan umum saja” Ucap kaisar long ling juan


Qin hao yan meminta izin pada kaisar long ling juan kemudian pergi membasuh kakinya hingga bersih kemudian kembali lagi ke sana


Terlihat masing masing peserta telah menjawab masing masing satu pertanyaan


“Baik, pertanyaan terlahir. Apakah kaisar, menteri, jenderal, pengawal, dan rakyat jelata itu berbeda? Bagaimana pendapat sekalian? Dan mengapa demikian?” Ucap seorang pelajar pada semua peserta


Hahaha pertanyaannya lumayan bodoh lah ya 😄


Semua peserta tampak terdiam dan tidak mengatakan apa apa

__ADS_1


Untungnya qin hao yan tiba di saat yang tepat dan mendengarkan pertanyaan dari pelajar tersebut


“Secara logika semua manusia itu sama, yang membedakannya hanyalah derajat dan tingkatannya masing-masing.” Ucap qin hao yan sambil duduk dan memuang teh kemudian meminumnya


Jawaban sesederhana itu tapi makna yang terkandung didalamnya melebihi jawaban


“Sangat luar biasa, jawabannya memang berbeda dengan jawaban yang saya miliki, tapi jujur jawaban dari nona ini memang sangat luar biasa, anda membuat mata kami terbuka lebar kedepan nona.” Ucap pelajar tersebut pada qin hao yan


“Terima kasih, itu memang sudah sewajarnya, jika satu manusia dianggap anjing tidak berguna maka manusia lainnya juga adalah anjing yang tidak berguna.” Ucap qin hao yan pada semuanya


Kaisar long ling juan terlihat sangat kagum dan setuju dengan pendapat qin hao yan


“Pemenang dari pertandingan ini adalah qin hao yan, selamat.” Ucap kaisar long ling juan


“Dan terakhir pemenang dari pengujian sopan santun adalah qin hao yan juga.” Ucap kaisar long ling juan pada semua peserta


“Apa?! Pertandingan pengujian sopan santun? Sejak kapan yang mulia mengadakannya? Kami bahkan baru selesai pertandingan melukis dan kaligrafi.” Komplain seorang peserta pada kaisar long ling juan


Kaisar long ling juan tersenyum sambil terkekeh kecil dan menggeleng gelengkan kepalanya


“Kau benar benar polos, pengujian sopan santun dimulai sejak kalian mulai memasuki istana ini.” Ucap kaisar long ling juan pada peserta tersebut


“Benar, dan sejak memasuki istana ini qin hao yan telah memperlihatkan kesopan santunannya.”


Di saat itu juga seorang wanita cantik muncul di belakang qin hao yan


Wanita itu adalah salah satu selir Kekaisaran yang terkenal bermartabat dan tidak mengejar gelar ratu atau apapun


“Yang dikatakan selir wei benar sekali.” Ucap kaisar long ling juan pada semua peserta


Sedangkan semua peserta terlihat tidak terima dengan kekalahan telak yang mereka dapatkan

__ADS_1


See you


__ADS_2